POJOKSATU.id - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi ternama di Indonesia yang memiliki peran penting dalam mencetak lulusan siap kerja.
Kampus ini sebelumnya dikenal dengan nama Politeknik Universitas Indonesia atau Fakultas Non-Gelar Teknologi (FNgT).
Perubahan nama menjadi Politeknik Negeri Jakarta dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 207/O/1998.
Sejak saat itu, PNJ berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi vokasi yang mandiri dan terus meningkatkan kualitas pendidikannya.
Baca Juga: Mahfud MD Singgung Potensi Korupsi MBG 'Tak Pernah Jelas Mekanisme Pemeriksaannya'
PNJ saat ini memiliki tujuh jurusan dengan total 36 program studi yang terdiri dari jenjang Diploma Tiga (D-3) atau Ahli Madya (A.Md.), Sarjana Terapan (S.Tr.), hingga Magister Terapan (M.Tr.).
Selama perjalanannya, PNJ telah meluluskan sekitar 35.934 alumni.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 22.764 lulusan berasal dari bidang rekayasa dan 13.170 lulusan berasal dari bidang tata niaga.
Sebagian besar lulusan PNJ bekerja di berbagai perusahaan nasional maupun multinasional.
Baca Juga: 10 Permainan Seru untuk Kumpul Keluarga Saat Lebaran, Dijamin Bikin Suasana Makin Meriah
Selain itu, ada pula yang berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta menjadi wirausahawan.
Para alumni PNJ juga dibekali dengan uji kompetensi sesuai bidangnya sehingga memiliki kemampuan profesional untuk mengisi berbagai posisi strategis di dunia kerja.
Lulusan program D-3 umumnya bekerja sebagai teknisi senior yang mampu mengatasi berbagai persoalan teknis di bidangnya.
Sementara itu, lulusan Sarjana Terapan banyak menempati posisi profesional di berbagai perusahaan dan instansi.
Baca Juga: 8 Permainan Seru Berbagi THR Saat Lebaran, Bikin Suasana Kumpul Keluarga Makin Meriah
Dalam menghadapi era globalisasi serta tuntutan industri yang semakin kompetitif, PNJ membekali mahasiswa dengan keseimbangan antara teori dan praktik.
Hal ini tercermin dari kurikulum yang memiliki komposisi sekitar 40 persen teori dan 60 persen praktik.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pembelajaran kewirausahaan serta penjaminan mutu atau quality management.
Tujuannya adalah agar lulusan PNJ mampu menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Baca Juga: XCMG Mlilir
Visi Politeknik Negeri Jakarta
Menjadi politeknik unggul bertaraf internasional untuk mendukung daya saing bangsa.
Misi Politeknik Negeri Jakarta
Menyelenggarakan pendidikan vokasi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan seni yang menghasilkan lulusan berkarakter serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Mengembangkan penelitian, peningkatan, serta penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan seni untuk menghasilkan produk inovasi berkualitas guna meningkatkan daya saing bangsa.
Baca Juga: Kritik Pedas Mahfud MD soal MBG Sebut Program Bagus, Tapi Tata Kelola Amburadul!
Mengembangkan institusi yang efisien, efektif, dan akuntabel berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi yang terus berkembang, Politeknik Negeri Jakarta berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri dan pembangunan bangsa.***




