POJOKSATU.id - Institut Seni Budaya Indonesia Aceh atau ISBI Aceh merupakan satu-satunya perguruan tinggi seni yang ada di Provinsi Aceh.

Kampus ini lahir dengan semangat mengembangkan kreativitas seni dan budaya Aceh agar dapat dikenal tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.

ISBI Aceh resmi berdiri pada 6 Oktober 2014 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2014.

Kampus ini berlokasi di Kota Jantho yang merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga: KKP Hentikan Pemanfaatan Ruang Laut Tak Berizin Seluas 30 Ha di Gresik

Dalam pengembangannya, ISBI Aceh dibekali lahan seluas sekitar 30 hektare.

Saat ini perguruan tinggi tersebut memiliki dua jurusan dengan sembilan program studi yang mendukung pengembangan berbagai bidang seni dan budaya.

Pada Jurusan Seni Pertunjukan terdapat lima program studi, yaitu Seni Tari, Seni Karawitan, Seni Teater, Kajian Sastra dan Budaya, serta Bahasa Aceh.

Sementara itu, Jurusan Seni Rupa dan Desain memiliki empat program studi, yakni Desain Komunikasi Visual, Kriya Seni, Seni Rupa Murni, dan Desain Interior.

Baca Juga: Otak Maextro

Sebagai satu-satunya perguruan tinggi seni di Aceh, ISBI Aceh memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas dan pengembangan seni budaya daerah.

Nilai masyarakat madani dan kekayaan budaya Melayu menjadi landasan utama dalam proses pendidikan di kampus ini.

Melalui pendekatan tersebut, ISBI Aceh berupaya melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.

Untuk menunjang proses pendidikan, kampus ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas akademik seperti Laboratorium Terpadu, Perpustakaan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Baca Juga: Kasus Mengejutkan di Polda NTT! Dirresnarkoba Dicopot Usai Diduga Peras Tersangka hingga Rp375 Juta

Juga ada Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran, Pusat Urusan Internasional, hingga berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa.

Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, ISBI Aceh juga aktif meningkatkan kualitas kinerja akademik dengan mengacu pada Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri atau IKU PTN yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek.

IKU PTN sendiri memiliki delapan indikator penting, di antaranya lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, hingga kelas yang kolaboratif dan partisipatif.

Pada tahun 2024, ISBI Aceh berhasil meraih penghargaan nasional dalam pencapaian IKU 7 pada Liga PTN Seni 2023, yakni kategori kelas kolaboratif dan partisipatif.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Netflix untuk Temani Libur Lebaran, Seru Ditonton Bersama Keluarga

Ke depan, ISBI Aceh terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan kolaborasi dalam proses pembelajaran guna mencapai seluruh indikator kinerja tersebut.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM juga menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem pembelajaran di kampus ini agar proses belajar semakin menarik, kreatif, dan kolaboratif.

Dengan berbagai pengembangan tersebut, ISBI Aceh diharapkan mampu terus melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, serta mampu membawa seni dan budaya Aceh semakin dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.***