POJOKSATU.id – Di tengah derasnya arus informasi digital dan berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini, ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun karakter positif.
Berbeda dengan ekskul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) yang lebih fokus pada kemampuan membaca, menulis, dan memahami kaidah Al-Qur'an, Rohis memiliki cakupan yang lebih luas.
Kegiatan ini tidak hanya membahas ilmu keislaman, tetapi juga melatih kepemimpinan, kemampuan organisasi, komunikasi, serta kepedulian sosial.
Melalui berbagai kegiatan seperti kajian Islam, mentoring, tadarus Al-Qur'an, diskusi remaja, bakti sosial, hingga penyelenggaraan acara keagamaan sekolah, anggota Rohis belajar menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya memperdalam wawasan agama, ekskul Rohis juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, bekerja sama dalam tim, mengelola kegiatan, hingga menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan bertanggung jawab.
Karena itulah banyak sekolah menjadikan Rohis sebagai salah satu ekstrakurikuler yang tidak hanya membangun sisi spiritual siswa, tetapi juga mengembangkan kemampuan sosial dan kepemimpinan.
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional 2026, Dandim Karawang Bacakan Pesan Menteri PPPA
Apa Itu Ekstrakurikuler Rohis?
Rohani Islam atau Rohis merupakan organisasi atau ekstrakurikuler keagamaan di sekolah yang bertujuan membina pemahaman Islam, meningkatkan kualitas ibadah, serta membentuk karakter siswa berdasarkan nilai-nilai keislaman.
Dalam kegiatan Rohis, siswa tidak hanya mengikuti kajian agama, tetapi juga belajar mengelola organisasi, membuat program kerja, menjadi panitia kegiatan, menyampaikan pesan kebaikan, hingga melakukan berbagai aksi sosial.
Materi yang dipelajari dalam Rohis biasanya mencakup aqidah, akhlak, fiqih ibadah, sejarah Islam, dakwah remaja, kepemimpinan Islami, hingga pembahasan berbagai tantangan generasi muda di era digital.
Baca Juga: Pakar Hukum Minta Pemerintah Tutup Celah Regulasi Pengguna Obat Keras di UU Kesehatan
Materi Latihan dan Pembahasan dalam Ekskul Rohis
Salah satu hal menarik dari ekskul Rohis adalah materi yang tidak hanya bersifat teori, tetapi juga dikemas melalui diskusi, mentoring, praktik organisasi, dan kegiatan sosial.
Beberapa keterampilan utama yang dikembangkan anggota Rohis antara lain:
-
Kepemimpinan Islam (Islamic Leadership), yaitu kemampuan memimpin organisasi, mengambil keputusan, dan bekerja sama berdasarkan nilai-nilai Islam.
-
Public Speaking dan Dakwah, yaitu keterampilan berbicara di depan umum, menyampaikan ceramah, menjadi moderator, hingga menyampaikan pesan positif kepada orang lain.
-
Manajemen Acara Keagamaan, berupa kemampuan menyusun konsep, membagi tugas, dan mengelola kegiatan seperti peringatan hari besar Islam.
-
Keterampilan Sosial dan Empati, melalui pembiasaan membantu sesama serta terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 3 Cirebon Edukasi 150 Siswa soal Keselamatan Kereta Api
Adapun materi pembahasan yang sering diberikan dalam kegiatan Rohis meliputi:
-
Aqidah dan Akhlak, yaitu pembinaan keimanan serta pembentukan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
-
Fiqih Ibadah Dasar, seperti tata cara bersuci, shalat, puasa, dan berbagai amalan lainnya.
-
Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dengan mempelajari perjalanan Nabi Muhammad SAW, para sahabat, serta tokoh Islam sebagai teladan.
-
Pemikiran Remaja dan Tantangan Modern, seperti membahas pengaruh negatif pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, cyberbullying, hingga penggunaan media sosial secara bijak.
Baca Juga: Kuntadi Resmi Dilantik Jampidsus Baru, Leonard Jampidum, Asep Mulyana Wakil Kejagung
Kegiatan yang Dilakukan Anggota Ekskul Rohis
Ekskul Rohis memiliki kegiatan yang beragam, mulai dari pembinaan internal hingga aksi sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Beberapa kegiatan rutin Rohis antara lain:
-
Mentoring atau Liqo Mingguan, yaitu diskusi kelompok kecil bersama pembimbing untuk membahas materi keislaman, pengembangan diri, dan berbagi pengalaman.
-
Kajian Remaja Islam, berupa kegiatan diskusi atau ceramah dengan menghadirkan pembicara untuk membahas isu keagamaan dan kehidupan remaja.
-
Tadarus dan Pembinaan Al-Qur'an, sebagai kegiatan untuk meningkatkan kedekatan siswa dengan Al-Qur'an.
Baca Juga: Anak Telur
-
Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), seperti Maulid Nabi, Isra Mi'raj, Pesantren Kilat (Sanlat), dan kegiatan Ramadan di sekolah.
-
Mading Islami dan Konten Kreatif, yaitu membuat tulisan, poster, video edukasi, atau konten positif bertema keislaman.
-
Rihlah atau Tadabur Alam, berupa kegiatan luar ruangan seperti perjalanan edukasi, outbound, atau kegiatan kebersamaan untuk mempererat ukhuwah.
-
Bakti Sosial, seperti penggalangan donasi, santunan anak yatim, bantuan korban bencana, hingga kegiatan kebersihan masjid.
Baca Juga: Insiden Satpam dengan Sopir Alphard di Bundaran HI, Wagub Rano Sebut Sudah Selesai Masalahnya
Mengapa Banyak Siswa Memilih Ekstrakurikuler Rohis?
Banyak pelajar bergabung dengan Rohis karena ingin memperdalam ilmu agama sekaligus mendapatkan pengalaman organisasi yang bermanfaat.
Selain itu, lingkungan Rohis juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk bertemu teman-teman dengan minat positif dan belajar menjadi pribadi yang lebih aktif.
Beberapa alasan Rohis menjadi salah satu ekstrakurikuler yang diminati antara lain:
-
Memperluas wawasan tentang ajaran Islam.
-
Membiasakan diri melakukan kegiatan positif.
-
Belajar berorganisasi dan menjadi pemimpin.
-
Melatih kemampuan berbicara di depan umum.
-
Berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan sekolah.
-
Membangun pertemanan yang positif.
10 Manfaat Mengikuti Ekstrakurikuler Rohis
1. Memperdalam Pengetahuan Agama Islam
Rohis membantu siswa memahami berbagai aspek keislaman, mulai dari aqidah, ibadah, akhlak, hingga nilai-nilai Islam yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Membentuk Karakter Religius
Melalui pembiasaan kegiatan positif, siswa belajar menerapkan sikap jujur, amanah, disiplin, rendah hati, dan bertanggung jawab.
3. Membiasakan Ibadah Secara Konsisten
Kegiatan seperti tadarus, kajian, doa bersama, dan pembinaan ibadah membantu siswa membangun kebiasaan spiritual yang baik.
4. Melatih Kepemimpinan
Melalui organisasi dan kepanitiaan, anggota Rohis belajar menyusun program, membagi tugas, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap kegiatan.
Baca Juga: Para Atlet Muda Raih Beasiswa Academy di Banyuwangi BMX Supercross 2026
5. Mengembangkan Kemampuan Berkomunikasi
Diskusi, presentasi, kultum, hingga menjadi pembawa acara membantu siswa meningkatkan kemampuan berbicara dan menyampaikan gagasan.
6. Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Berbagai kegiatan sosial mengajarkan siswa untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
7. Melatih Kerja Sama Tim
Setiap kegiatan Rohis membutuhkan koordinasi antaranggota sehingga siswa terbiasa bekerja sama dan menghargai peran orang lain.
8. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Kesempatan menjadi panitia, moderator, pembicara, maupun pemimpin kegiatan membuat siswa lebih percaya diri.
9. Mengembangkan Kemampuan Organisasi
Anggota Rohis belajar mengelola kegiatan, membuat perencanaan, mengatur administrasi, hingga melakukan evaluasi program.
10. Menjadi Bekal Kehidupan di Masa Depan
Nilai tanggung jawab, kepemimpinan, kepedulian, dan etika yang dipelajari dalam Rohis menjadi bekal penting bagi kehidupan siswa di masa mendatang.
Tiga Manfaat Utama Rohis bagi Pelajar
Pengembangan Spiritual
-
Memperdalam ilmu agama.
-
Meningkatkan kualitas ibadah.
-
Memahami nilai-nilai akhlak Islami.
-
Membiasakan membaca Al-Qur'an.
-
Menumbuhkan keimanan.
Baca Juga: Terima Kasih Bupati Aep, LKS Gratis Sudah Diterima Siswa SMPN 1 Karawang Timur
Pengembangan Mental dan Karakter
-
Membentuk karakter religius.
-
Melatih disiplin.
-
Meningkatkan rasa percaya diri.
-
Mengembangkan jiwa kepemimpinan.
-
Menumbuhkan tanggung jawab.
Pengembangan Sosial
-
Melatih kerja sama tim.
-
Mengembangkan kemampuan organisasi.
-
Meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
-
Memperluas pergaulan positif.
-
Membiasakan semangat berbagi.
Ekstrakurikuler Rohis bukan hanya tempat untuk mempelajari ilmu agama, tetapi juga ruang bagi siswa untuk bertumbuh menjadi pribadi yang aktif, peduli, dan memiliki karakter kuat.
Melalui pembinaan spiritual, latihan organisasi, serta berbagai kegiatan sosial, Rohis membantu pelajar mempersiapkan diri menjadi generasi yang tidak hanya memiliki wawasan keislaman, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. ***




