POJOKSATU.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., meresmikan pembangunan gedung baru Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Mendiktisaintek yang didampingi oleh Rektor UNS, Ketua Dewan Profesor UNS, Wakil Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), serta Ketua Senat Akademik UNS.

Momentum tersebut berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Dies Natalis ke-50 Universitas Sebelas Maret pada Rabu (11/3/2026) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS.

Baca Juga: BRIN dan Kemenbud Kolaborasi Riset Peradaban Nusantara, Telusuri Jejak Hingga 1,8 Juta Tahun

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., juga menandatangani prasasti peresmian Pusat Studi Tropical Herbal Medicine UNS.

Kedua peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan fasilitas akademik dan riset yang terus dikembangkan oleh Universitas Sebelas Maret.

Penguatan Pendidikan Vokasi di UNS
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru Sekolah Vokasi merupakan bagian dari komitmen UNS dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

Baca Juga: VIRAL Tinggal di Amerika 30 Tahun, Wanita ini Ikhlas Hibahkan 80 Hektar Tanah di Jawa Barat untuk Dihijaukan

Menurutnya, penguatan sarana pendidikan vokasi menjadi langkah strategis untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia industri.

“Gedung baru SV UNS yang berada di Kampus Tirtomoyo, Jalan Kolonel Sutarto No. 150 K, Jebres, Surakarta ini dirancang memiliki tujuh lantai dan satu semi-basement dengan total luas bangunan sekitar 9.986 meter persegi,” terang Prof. Hartono.

Gedung tersebut dirancang dengan mengusung konsep green building yang menekankan efisiensi energi serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Baca Juga: WhatsApp Luncurkan Akun Khusus Anak, Orang Tua Bisa Awasi Chat dan Panggilan

Konsep ini juga bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus ramah lingkungan bagi mahasiswa dan civitas akademika.

Fasilitas Modern untuk Pembelajaran Praktik
Kehadiran gedung baru ini dinilai menjadi langkah penting dalam penguatan sarana dan prasarana pendidikan vokasi di UNS.

Berbagai fasilitas di dalam gedung dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik yang menjadi ciri utama pendidikan vokasi.

Beberapa fasilitas yang akan tersedia di antaranya meliputi:
- Laboratorium praktik modern

- Ruang praktik mahasiswa

- Sarana pembelajaran berbasis teknologi

- Ruang kolaborasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Skenario Mitigasi Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah

Seluruh fasilitas tersebut dirancang agar proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik yang lebih kuat bagi mahasiswa.

Implementasi Konsep Teaching Factory
Gedung baru Sekolah Vokasi UNS juga diharapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan vokasi unggulan di lingkungan kampus tersebut.

Infrastruktur yang tersedia akan mendukung implementasi konsep teaching factory, yaitu model pembelajaran yang mengintegrasikan proses pendidikan dengan praktik kerja nyata.

Melalui pendekatan ini, mahasiswa dapat belajar langsung melalui simulasi proses produksi maupun layanan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Baca Juga: Lebaran Tenang, PLN Juga Diskon Listrik 50 Persen pada Maret 2026, Ini Cara Klaim dan Rincian Biayanya

Model pembelajaran ini juga memungkinkan mahasiswa untuk memahami dinamika dunia kerja sejak masih berada di lingkungan kampus.

Dengan demikian, lulusan vokasi diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia industri.

Dorong Transformasi Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Pembangunan fasilitas baru ini juga menjadi bagian dari langkah transformasi Sekolah Vokasi UNS menuju pendidikan vokasi berstandar internasional.

UNS menilai bahwa dukungan infrastruktur modern dan sistem pembelajaran yang terintegrasi dengan industri merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing lulusan vokasi.

Melalui penguatan sarana pendidikan tersebut, UNS berharap mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Baca Juga: Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026 Apa Saja? Dari Tiket Pesawat hingga Tarif Tol, Ini Daftar Lengkapnya

Selain itu, lulusan vokasi juga diharapkan mampu bersaing di tingkat global seiring meningkatnya tuntutan kompetensi tenaga kerja di era industri modern. ***