POJOKSATU.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dijadwalkan hadir langsung di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Senin, 5 Januari 2026.
Kehadiran tersebut untuk menjadi pembina upacara pada hari pertama masuk sekolah di wilayah yang terdampak banjir bandang dan longsor.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan kehadiran Mendikdasmen merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di daerah yang sedang mengalami musibah.
“Insya Allah Pak Menteri akan hadir dan menjadi pembina upacara di SMA 4 Kejuruan Aceh Tamiang, Senin,” kata Murthalamuddin di Banda Aceh, Sabtu, 3 Januari 2026.
Menurutnya, momen hari pertama masuk sekolah dipilih agar kehadiran Mendikdasmen bisa langsung memberikan dorongan semangat kepada para siswa, guru, dan seluruh unsur pendidikan yang terdampak bencana.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Mendikdasmen datang langsung ke salah satu wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah akibat banjir bandang dan longsor.
Dorong Pemulihan Pendidikan Pascabencana
Murthalamuddin berharap kehadiran Mendikdasmen dapat menjadi pemicu percepatan pemulihan sektor pendidikan, terutama pembangunan kembali fasilitas sekolah yang rusak.
“Kita berharap dengan kehadiran Pak Menteri dapat mempercepat pemulihan dan pembangunan berbagai fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana,” ujarnya.
Baca Juga: BNPB Ungkap 1.177 Meninggal, 148 Orang Masih Hilang, Pengungsi Bencana Sumatera 242.174 Jiwa
Murthalamuddin yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh menjelaskan, Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah yang terdampak paling serius dalam bencana yang terjadi pada 26 November 2025.
Bencana banjir bandang dan longsor tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur pendidikan di wilayah tersebut.
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang mencatat, dari total 459 sekolah yang ada, sebanyak 394 sekolah terdampak bencana.
Baca Juga: Panduan Memilih Program Studi SNBP dan SNBT 2026, Lengkap dengan Jadwal dan Ketentuannya
Rinciannya, 47 sekolah mengalami kerusakan ringan, 269 sekolah rusak sedang, dan 78 sekolah lainnya mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, hanya 65 sekolah di Aceh tamiang yang dilaporkan tidak terdampak. ***



