POJOKSATU.id - Sebanyak 96 dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) telah resmi menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) mengenai Jabatan Akademik Profesor mereka.

Penyerahan KMA tersebut dilakukan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, pada Kamis 23 Oktober 2025.

KMA diserahkan secara simbolis kepada lima perwakilan profesor, di antaranya Prof. Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy., Prof. Dr. Subhan, M.Ed. Prof. Dr. Mahsusi, M.M., Prof. Dr. Susanto, M.A. dan Prof. Dr. H. Abdul Khobir, M.Ag.

Baca Juga: Gubernur Banten Tekankan Peran Strategis Pesantren dalam Membangun SDM Unggul

Menteri Agama menyampaikan apresiasinya atas capaian akademik tertinggi yang diraih para dosen tersebut.

Ia menekankan, Profesor adalah jabatan akademik tertinggi yang tidak mungkin diraih dalam waktu singkat.

"Ini buah dari komitmen, ketekunan, dan dedikasi panjang dalam bidang keilmuan," ujar Menag.

Baca Juga: Gubernur Banten Tekankan Peran Strategis Pesantren dalam Membangun SDM Unggul

Menag Nasaruddin Umar menilai hadirnya para profesor yang relatif muda menunjukkan adanya akselerasi pengetahuan yang positif di lingkungan PTKIN.

"Ini pertanda baik bahwa ada percepatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di kampus-kampus keagamaan," ungkapnya.

Menag menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir dari perjalanan keilmuan dan memberikan peringatan penting.

Baca Juga: Satpol PP Tangsel Tertibkan 37 Reklame Ilegal di Alam Sutera dan Bintaro

"Jika profesor tidak meng-upgrade dirinya dalam dunia keilmuan, bisa jadi ia tertinggal oleh mahasiswanya yang kini sangat cepat menguasai teknologi informasi. Maka teruslah belajar dan berinovasi," tegas Menag.

Para akademisi juga diingatkan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus melayani publik.

"ASN, terlebih seorang profesor, harus menjadi role model. Jadikan keilmuan bukan hanya untuk pengajaran, tetapi juga pengabdian kepada bangsa," pesan Menag Umar.

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin melaporkan bahwa total profesor di Kemenag kini berjumlah 1.473 orang.

Baca Juga: Santri Dinilai Punya Saham Besar dalam Kemerdekaan, Wagub Banten Ajak Teladani Nilai Pesantren

Sebelumnya, jumlah profesor di lingkungan Kemenag sebanyak 1.377 orang, terdiri atas 1.097 laki-laki dan 280 perempuan.

Dengan bertambahnya 96 profesor hari ini, totalnya menjadi 1.473 orang, terdiri atas 1.190 laki-laki (80,8%) dan 283 perempuan (19,2%).

Kamaruddin berharap komposisi ini dapat mendorong lebih banyak profesor perempuan, sejalan dengan semangat Kurikulum Cinta yang digagas Menag.

Baca Juga: Beasiswa Gongbu Scholarship Batch 2 Masih Buka Pendataran, Yuk Simak Cara Daftar dan Syaratnya, Raih Bantuan Pendidikan Rp5 Juta Sekarang juga!

"Kami berharap akan semakin banyak perempuan Kemenag yang menembus jabatan akademik tertinggi. Ini bagian dari afirmasi sekaligus refleksi atas nilai-nilai kasih, kesetaraan, dan cinta dalam dunia pendidikan," ujar Sekjen Kemenag.

Penambahan guru besar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sumber daya manusia di pendidikan tinggi keagamaan.***