POJOKSATU.id, PEMERINTAH melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan akses serta mutu pendidikan anak usia dini.

Salah satu langkah nyata yang kini tengah berjalan adalah program Revitalisasi Satuan Pendidikan PAUD di berbagai daerah di Indonesia.

Kasub Tim Sarana dan Prasarana Direktorat PAUD, Heru Kurniawan, mengungkapkan bahwa revitalisasi dilakukan untuk memperbarui fasilitas belajar agar lebih aman, layak, dan mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.

Baca Juga: Nancy Coffee Serang, Tempat Nongkrong Estetik yang Nyaman Buat WFC dan Healing Ringan

Menurutnya, fasilitas yang baik adalah pondasi utama bagi tumbuh kembang anak-anak usia dini.

“Realisasi revitalisasi bahkan melampaui target awal. Ini hasil kerja sama dan koordinasi yang solid di antara tim dan pihak daerah untuk memastikan program ini benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah,” ujar Heru.

Program ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp529,534 miliar dengan target awal 1.241 satuan pendidikan.

Namun, capaian di lapangan justru menembus angka 1.517 satuan pendidikan, menandakan komitmen kuat dalam pemerataan layanan pendidikan dasar.

Baca Juga: Mobil Tangki Terbakar di SPBU Kemanggisan, Pertamina Gerak Cepat Amankan Situasi dan Pasokan BBM

Hingga September 2025, progres pembangunan berjalan pesat.

Sekitar 75% lembaga berada pada tahap 0–25% pembangunan, 13% telah mencapai 25–50%, dan 9% sudah masuk fase 50–75%.

Pekerjaan fisik meliputi pembangunan ruang kelas baru, renovasi toilet, pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga penyediaan area bermain dan alat permainan edukatif (APE).

Beberapa contoh keberhasilan dapat dilihat di TK Bahari Kabupaten Lebak, Banten, serta TK Dharma Husada Kota Cimahi, Jawa Barat, yang saat ini menunjukkan kemajuan signifikan.

“Meskipun tantangan lapangan tidak kecil, kami optimistis ribuan anak usia dini di seluruh Indonesia segera menikmati lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan,” tutur Heru.

Baca Juga: Prof Ikrar Bocorkan Isi Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Kertanegara, Tak Bisa Bantu Soal Ijazah

Ia menambahkan, “Pendidikan anak usia dini harus tumbuh dalam ruang yang inspiratif. Itulah yang kami wujudkan melalui program ini.”

Apresiasi dari Daerah

Program ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak.

Kepala TK Pertiwi 1 Kecamatan Serang, Purbalingga, Kotinah, mengaku sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah.

“Sekarang ruang belajar anak-anak jauh lebih nyaman dan aman.

Rasanya seperti mendapat hadiah besar untuk masa depan mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Eko Wahyudi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal menyebut program revitalisasi ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pemerataan mutu pendidikan dasar.

“Kami di daerah siap mendukung penuh agar fasilitas PAUD makin merata dan bermutu demi menyongsong Generasi Emas 2045,” katanya.

Baca Juga: Cafe Temen Tangerang, Surga Baru Anak WFC dengan Diskon Pelajar dan Studio Foto

Tak hanya guru dan pengelola sekolah, para orang tua pun turut merasakan dampak positifnya.

“Dulu kami khawatir dengan kondisi sekolah yang sudah tua. Sekarang setelah direvitalisasi, bangunannya kuat dan anak-anak semangat ke sekolah setiap pagi. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli,” ungkap Budi, salah satu wali murid.

Program Revitalisasi PAUD Kemendikdasmen menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menata kembali infrastruktur pendidikan dasar.

Langkah ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda Indonesia yang unggul, berdaya, dan siap menghadapi masa depan. ***