POJOKSATU.ID - Sebagai tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah disepakati pada akhir tahun lalu.

Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM (BMBPSDM) Kemenag mulai mengoperasikan program pembelajaran digital antikorupsi.

Program ini dirancang untuk menciptakan sistem pencegahan korupsi yang lebih terukur melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Pelatihan ini akan dilaksanakan dalam tujuh gelombang mulai awal April hingga Mei 2026.

Baca Juga: Gandeng KPK, Kemenag Targetkan Penguatan Integritas 354 Ribu Pegawai!

Dengan menggunakan platform Massive Open Online Course (MOOC), para peserta akan mendalami materi mengenai pengelolaan konflik kepentingan, regulasi gratifikasi, dan penguatan mentalitas jujur dalam birokrasi.

Meskipun target awal yang disepakati bersama KPK berjumlah 33 ribu orang, pihak kementerian memutuskan untuk meningkatkan jangkauan hingga 42 ribu peserta pada fase pertama.

Sasaran program ini mencakup spektrum pegawai yang luas, mulai dari pimpinan perguruan tinggi, kepala madrasah, kepala KUA, hingga pejabat fungsional di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kemenag Membuat Ribuan Masjid Kini Lebih dari Sekadar Tempat Salat saat Mudik Lebaran!

Menariknya, pegawai yang akan memasuki masa purna bakti juga dilibatkan secara aktif.

Hal ini bertujuan agar nilai-nilai integritas yang didapat selama pelatihan tetap dapat disebarluaskan ke tengah masyarakat meskipun mereka telah menyelesaikan masa tugas sebagai abdi negara.***