POJOKSATU.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah mengenalkan program bernama Megawati Fellowship melalui Badan Penelitian Pusat.
Program ini menyediakan beasiswa khusus untuk mahasiswa tingkat S2 dan S3.
Untuk memenuhi syarat mendapatkan beasiswa ini, mahasiswa diharuskan untuk melakukan penelitian yang terkait dengan tiga tema utama yang telah ditetapkan oleh PDI-P.
Tema pertama berkaitan dengan pemikiran-pemikiran Bung Karno, termasuk ideologi, Pancasila, konsep marhaenisme, keadilan sosial, demokrasi.
Baca Juga: PDIP Luncurkan Megawati Fellowship: Peluang Mendidik Pemimpin Masa Depan, Catat Syarat Ketat Beasiswa!
Bahkan konsep demokrasi yang diprakarsai oleh Bung Karno yang menjadi perhatian khusus dalam kalangan filsuf-filsuf tertentu.
"Bagaimana penghargaan terkait hak asasi manusia, nasionalisme, sosio-demokrasi oleh Bung Karno dan para pendiri bangsa."
"Dan banyak sekali tema yang sangat kaya, cita-cita menuju negara hukum itu sendiri, bentuk negara kesatuan Republik indonesia, menjadi satu objek kajian yang menarik," kata Wakil Ketua Balitpus PDI-P Alexander Sonny Keraf, Selasa (3/10/2023).
Tema kedua menyangkut penelitian tentang bagaimana Megawati telah secara konsisten menerapkan ideologi dan visi Bung Karno terkait dengan Wong Cilik dan bagaimana dia tetap setia pada prinsip negara hukum.
Tema ketiga adalah penelitian mengenai PDI Perjuangan yang mengklaim dirinya sebagai Partai Soekarnois.
Untuk mahasiswa program S2, tersedia dana penelitian sebesar Rp 75 Juta.
Baca Juga: Usai Pertemuan Jokowi-SBY di Istana Bogor, Pengamat Politik Singgung Jatah Kursi Menteri dan Megawati
Sementara itu, bagi mahasiswa program S3, dana penelitian berkisar antara Rp 100 hingga 200 juta tergantung pada kompleksitas dan materi penelitian yang dilakukan.
Selain memenuhi persyaratan pendidikan, mahasiswa yang ingin mengikuti program Megawati Fellowship juga diharuskan melakukan kegiatan penelitian
Serta, para mahasiswa harus mengerjakan tugas administratif yang berkaitan dengan program tersebut.
Mereka juga harus berkomitmen untuk menyelesaikan penelitian dalam waktu enam bulan dan memberikan surat keterangan dari kepala program studi di perguruan tinggi tempat mereka kuliah.
Kemudian, proposal penelitian harus disusun sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh Program Megawati Fellowship.
Terkait dengan proses pengajuan proposal, calon peserta harus melakukan komunikasi dengan tim seleksi Program Megawati Fellowship dengan mengirimkan dokumen-dokumen berikut.
1. Pernyataan minat (Statement of interest)
2. Riwayat hidup (Curriculum Vitae/CV)
3. Proposal penelitian
4. Salinan identitas seperti KTP, paspor, atau SIM
5. Surat keterangan dari perguruan tinggi tempat mereka belajar.
Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI-P, menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan langkah lanjutan dalam mengakui pentingnya riset dan inovasi dalam mendorong kemajuan bangsa.
Baca Juga: Imbas Manuver Politik Kaesang ke PSI, Ada Kekecewaan Tersendiri Bagi Megawati : Singgung Rekrutmen Karbitan
"Semuanya melandasi pergerakan PDI Perjuangan yang bersekutu dengan ilmu pengetahuan," kata Hasto dalam konferensi pers di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Selasa.
"Maka pada momentum yang tepat, kami meluncurkan Megawati Fellowship Program, yang bisa diikuti oleh para putra putri bangsa termasuk juga oleh rekan-rekan pers," lanjutnya.
Dengan Megawati Fellowship, PDI-P menunjukkan komitmennya terhadap riset, inovasi, dan pemahaman yang lebih dalam tentang pemikiran-pemikiran besar Bung Karno serta perjalanan Partai Soekarnois.
Bagi para mahasiswa S2 dan S3 yang memiliki minat dalam tema-tema ini, beasiswa ini adalah peluang emas untuk berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang sejarah dan ideologi Indonesia.
Semoga program ini menjadi langkah awal untuk menginspirasi riset dan kontribusi berarti bagi kemajuan bangsa.***



