POJOKSATU.ID - Menurut data Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 menunjukkan peta persaingan yang cukup beragam.

Di tengah instansi besar yang selalu dipadati ribuan pelamar, ada pula sejumlah instansi yang justru mencatat jumlah pelamar relatif sedikit dibanding formasinya.

Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi peserta yang ingin memperkuat strategi memilih instansi dengan persaingan lebih longgar.

Baca Juga: Kades Anggadita Karawang Siapkan Rumah Pribadinya untuk Janda Terdampak Relokasi

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menjadi salah satu instansi dengan tingkat persaingan terendah.

Dari 65 formasi, hanya 391 pelamar yang mendaftar, menghasilkan rasio kompetisi 1:6.

Persaingan yang tetap kompetitif namun jauh lebih longgar dibanding kementerian besar lainnya.

Baca Juga: Miris! Guru PPPK Grobogan Hanya Digaji Rp 300 Ribu Per Bulan, Ini Penjelasan Resminya!

Posisi berikutnya ditempati Kementerian PANRB yang membuka 61 formasi dan menerima 478 pelamar, dengan tingkat persaingan 1:8.

Angka ini menunjukkan bahwa meskipun KemenPANRB dikenal luas, peminatnya masih relatif sedikit.

Yang paling menonjol adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Instansi ini membuka 500 formasi, namun jumlah pelamar hanya 495 orang.

Baca Juga: Viral! Bireuen Dilanda Banjir Parah, Bupatinya Sibuk Bahas Hal yang Tak Penting, Di Mana Empatinya?

Artinya, persaingan berada di angka 1:1—bahkan lebih banyak formasi dibanding pelamarnya.

BRIN pun menjadi instansi dengan peluang lolos terbesar pada CPNS 2024.

Instansi lain dengan jumlah pelamar rendah yakni Setjen Komnas HAM (38 formasi, 510 pelamar; 1:13) serta Sekretariat Jenderal MPR (25 formasi, 549 pelamar; 1:22).

Meski jumlah pelamarnya tidak terlalu besar, rasio persaingannya tetap lebih longgar dibanding instansi yang menerima puluhan ribu pendaftar.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mencatat 889 pelamar untuk 53 formasi (1:17), disusul Setjen Wantannas dengan 900 pelamar untuk 64 formasi (1:14).

Baca Juga: Jimly Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Bandang Sumatera Sebagai Bencana Nasional, Tak Usah Takut

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat 1.016 pelamar untuk 194 formasi, menghasilkan persaingan 1:5, salah satu yang paling longgar di antara instansi besar.

Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (KY) menawarkan 145 formasi dan menarik 1.055 pelamar (1:7).

Masih tergolong rendah bila dibanding instansi yudisial lainnya. Di urutan terakhir ada Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan 82 formasi dan 1.211 pelamar (1:15).

Baca Juga: Warga Heboh! Kayu Banjir Longsor dari Tapsel dan Sibolga Terbawa Hingga ke Pesisir Nias Selatan

Fenomena ini bisa menjadi strategi bagi peserta yang ingin memaksimalkan peluang lolos.

Memilih instansi dengan persaingan lebih rendah dapat menjadi langkah realistis dan efektif dalam menghadapi ketatnya seleksi CPNS 2024.***