POJOKSATU.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali membuka peluang bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkarier di dunia pendidikan tinggi.

Pada tahun 2025 ini, ITB membuka rekrutmen dosen tidak tetap (DTT) untuk berbagai bidang keilmuan dengan total 65 formasi yang tersedia.

Awalnya, masa pendaftaran direncanakan berakhir pada 26 Oktober 2025. Namun, pihak kampus memperpanjang waktu pendaftaran hingga 9 November 2025 sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi para calon pelamar yang ingin ikut berpartisipasi dalam seleksi ini.

Rekrutmen ini terbuka bagi lulusan magister (S2) maupun doktor (S3) dari dalam maupun luar negeri yang memiliki semangat mengajar dan berkontribusi di lingkungan akademik ITB.

Baca Juga: 10 Website Penyedia Sumber Data Statistik untuk Penelitian yang Dijamin Kredibel

Untuk menjadi calon dosen tidak tetap ITB, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan akademik.

Beberapa di antaranya adalah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia maksimal 38 tahun untuk pelamar S3, serta maksimal 33 tahun bagi pelamar S2 per 31 Desember 2025.

Selain itu, calon dosen juga wajib berkelakuan baik, sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari ketergantungan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).

Pelamar juga tidak boleh memiliki riwayat pidana, tidak sedang menjalani proses hukum, serta tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari instansi sebelumnya.

Syarat lain yang tak kalah penting, calon dosen tidak boleh berstatus sebagai ASN, anggota TNI, POLRI, maupun pengurus partai politik.

Baca Juga: Siap-siap, Pendaftaran CPNS 2026 Segera Dibuka! Cek Persyaratan yang Harus Dipenuhi dan Cek Formasi

Mereka juga dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis atau menjadi bagian dari organisasi yang dilarang di Indonesia.

Dari sisi akademik, pelamar wajib memiliki IPK minimal 3,00 untuk jenjang S1 dan 3,25 untuk jenjang S2, baik dari perguruan tinggi luar negeri bereputasi maupun program studi dalam negeri yang telah terakreditasi internasional atau berstatus LAM Unggul/A.

Selain itu, pelamar harus memiliki sertifikat ELPT ITB minimal 77 atau TOEFL ITP ITB minimal 475, serta sertifikat TPA Bappenas dengan skor minimal 475.

ITB juga membuka peluang bagi pelamar yang masih dalam proses menyelesaikan studi doktoral dengan catatan harus lulus selambat-lambatnya pada 1 Mei 2026, serta menyertakan surat pernyataan akan lulus dari kampus asal.

Pelamar dengan pengalaman kerja di bidang yang relevan akan mendapatkan nilai tambah, dan semua kandidat harus siap ditempatkan di salah satu kampus ITB — baik di Ganesha, Jatinangor, Cirebon, maupun Jakarta.

Baca Juga: Raffi Ahmad hingga Ariel NOAH Dampingi Menteri KKP Kunjungi Tambak di Karawang

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi ITB di https://goitb.id/FormDTT2025.

Calon dosen wajib mengunggah sejumlah dokumen penting seperti surat lamaran yang mencantumkan formasi dilamar, CV, pas foto terbaru, KTP, transkrip nilai dan ijazah, serta dua surat referensi profesional.

Selain itu, pelamar juga harus menyertakan contoh karya ilmiah yang pernah dipublikasikan di jurnal bereputasi nasional atau internasional.

Tak ketinggalan, berkas administrasi lain seperti surat pernyataan bebas NAPZA, surat keterangan sehat, serta surat pernyataan tidak terlibat politik praktis juga menjadi syarat wajib.

Proses seleksi calon dosen ITB 2025 terdiri atas empat tahapan utama, yaitu seleksi administrasi, psikotes dan seleksi kompetensi bidang, wawancara dan mikroteaching, serta tes MMPI dan tes kesehatan.

Baca Juga: Gebyar SMK Expo DKI Jakarta 2025 Hadir dengan 3.000 Lowongan Kerja dan 300 Industri Mitra

Semua tahapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa dosen yang diterima benar-benar memiliki kompetensi akademik, karakter, serta integritas yang tinggi sesuai standar ITB.

Adapun jadwal pelaksanaan seleksi telah ditetapkan, dimulai dari penetapan kualifikasi pada 28 Juli 2025, pengumuman rekrutmen pada 26 September 2025, batas akhir pengiriman lamaran pada 9 November 2025, dan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 28 November 2025.

Dengan reputasinya sebagai salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia menjadi bagian dari ITB tentu menjadi impian banyak akademisi muda.

Bagi kamu yang memiliki passion di dunia pendidikan dan riset, ini adalah kesempatan langka untuk mengembangkan karier akademik di lingkungan yang penuh inovasi dan prestasi.***