POJOKSATU.id — Empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), resmi membuka pendaftaran untuk kelas khusus olahraga sejak Senin, 5 Mei 2025.
Proses pendaftaran akan berlangsung selama dua pekan, hingga Jumat, 23 Mei 2025, pada jam kerja.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menyebutkan bahwa empat sekolah yang membuka kelas khusus olahraga adalah:
-
SMP Negeri 1 Ngawen
-
SMP Negeri 1 Playen
-
SMP Negeri 1 Saptosari
-
SMP Negeri 1 Rongkop
“Iya sudah dibuka mulai hari ini, sampai 23 Mei 2025, khusus kelas olahraga,” ujar Nunuk.
Pembukaan jalur ini merupakan bagian dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, yang tertuang dalam Surat Edaran No: B/400.3/280/2025 tentang Persiapan SPMB 2025. P
endaftaran dilakukan langsung di masing-masing satuan pendidikan pada hari kerja, Senin hingga Jumat.
Kuota Masih Didata, Seleksi Akan Dilakukan
Nunuk menambahkan, hingga saat ini jumlah kuota dari masing-masing sekolah masih dalam proses pendataan.
Meski begitu, seleksi untuk kelas olahraga akan diberlakukan guna menjaring calon siswa yang memenuhi kriteria.
“Pendaftaran dilakukan satuan pendidikan yang telah ditetapkan untuk membuka kuota untuk kelas khusus olahraga,” katanya.
Kepala SMP Negeri 1 Ngawen, Titik Purwanti, menjelaskan bahwa sekolahnya membuka tiga kelompok belajar untuk kelas khusus olahraga dengan total kuota 96 siswa.
Menurut Titik, para calon siswa wajib mengikuti seleksi yang mencakup aspek akademik, tes kebugaran fisik, serta minat terhadap cabang olahraga yang diminati.
“Calon siswa yang akan masuk lewat jalur kelas olahraga, maka harus melalui tahapan seleksi sesuai dengan olahraga yang diminati,” jelasnya.
Cetak Atlet Muda Sejak Dini
Program kelas khusus olahraga ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengembangkan potensi siswa di bidang olahraga sekaligus mempersiapkan atlet muda dari Kabupaten Gunungkidul.
Dinas Pendidikan setempat berharap, animo masyarakat terhadap kelas ini dapat meningkat setiap tahunnya.
Informasi lanjutan mengenai persyaratan dan teknis seleksi bisa diperoleh langsung di sekolah penyelenggara.
Jadi bagaimana, apakah berminat menempa diri sejak dini menjadi seorang atlet? Kirim pebdapat dan berbagilah informasi, agar para orang tua dan murid mendapatkan referensi dan pertumbangan. Tulis di kolom komentar ya. ***




