POJOKSATU.id - Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta) mengajak seluruh calon mahasiswa memanfaatkan peluang masuk kampus melalui jalur prestasi, Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN).

Mengingat, pendaftaran SPAN PTIN di UIN Jakarta akan ditutup pada tanggal 28 Februari 2026 mendatang.

UIN Jakarta menyediakan 30 Prodi unggulan di jalur seleksi ini dengan mendaftar secara daring melalui laman pendaftaran SPAN PTKIN 2026 (https://siswa.ptkin.ac.id/web/site/login).

“Masa pendaftaran calon mahasiswa baru di jalur SPAN PTKIN segera ditutup. Mohon siswa dan santri didukung pihak sekolah atau madrasahnya untuk segera menuntaskan pendaftarannya,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi M.H. M.A, dilansir dari laman resmi UIN Jakarta.

Baca Juga: Dari Gaji hingga TPG 100 Persen, Ini Fakta Lengkap Tunjangan Guru 2026 yang Banyak Disalahpahami

Berdasarkan jadwal dari Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, masa pendaftaran jalur SPAN PTKIN dijadwalkan untuk ditutup pada 28 Februari 2026.

“Siswa dan santri yang belum memutuskan pilihannya, mohon segera dipilih prodi sesuai bidang ilmu yang paling diminati," jelasnya.

Berdasar jadwal yang sama, pengumuman hasil seleksi di jalur SPAN PTKIN sendiri ditargetkan pada 7 April 2026. Sedang jadwal pendaftaran siswa/santri yang lolos seleksi akan ditetapkan kemudian.

Baca Juga: Aksi Paksa di Tol Kaligawe Berujung Bui, Enam Debt Collector Resmi Jadi Tersangka dan Terancam 5 Tahun

Diketahui SPAN PTKIN merupakan SPAN-PTKIN jalur seleksi berbasis prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio tanpa ujian tertulis.

Siswa dan santri lulusan 2026 dari MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pensantren Salafiyah/Mu'adalah Muallimin/Mua'dalah Salafiyah dengan izin penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah dipersilahkan mendaftar di jalur ini.

Selain itu, di jalur prestasi ini, siswa dan satri pelamar diperbolehkan memilih 2 (dua) PTKIN yang diminati. Pada masing-masing PTKIN, siswa/santri pelamar bisa memilih dua prodi yang diminati. Sehingga total pilihan yang bisa diambil dua PTKIN dengan empat prodi pilihan.

Baca Juga: Perjalanan UNTAG Cirebon: Berawal dari APP 1961 hingga Menjadi Kampus Perjuangan di Kota Udang

Namun, urutan pilihan PTKIN dan program studi sendiri menyatakan prioritas pilihan. Untuk itu, siswa dan santri peminat kuliah di UIN Jakarta disarankan menempatkan UIN Jakarta sebagai PTKIN urutan pertama.

Sementara itu, UIN Jakarta sendiri menawarkan 30 Prodi unggulan di jalur SPAN PTKIN.

Selain mayoritas berakreditasi A atau Unggul, berbagai Prodi yang ditawarkan telah mengantongi akreditasi internasional seperti dari AUN QA, ASIIN, dan ACQUIN.

Baca Juga: UIN Suska Berdarah, Seorang Mahasiswi Dibacok Teman Mahasiswanya di Depan Ruang Sidang Sempro

Berikut 30 Prodi Jalur SPAN PTKIN beserta Kuotanya:

-Pendidikan Agama Islam (75)
-Pendidikan Bahasa Arab (50)
-Tadris Bahasa Inggris (50)
-Tadris Biologi (50)
-Tadris Fisika (40)
-Manajemen Pendidikan (50)
-Tadris Bahasa lndonesia (50)
-Tadris IPS (50)
-Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (75)
-Pendidikan Islam Anak Usia Dini (40)
-Bahasa dan Sastra Arab (46)
-Sejarah Peradaban Islam (47)
-Tarjamah (24)
-Studi Agama Agama (28)
-Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir (46)
-Ilmu Hadis (28)
-Aqidah dan Filsafat Islam (28)
-Ilmu Tasawuf (28)
-Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) (50)
-Perbandingan Mazhab (55)
-Hukum Tata Negara (Siyasah) (40)
-Hukum Pidana Islam (Jinayah) (40)
-Hukum Ekonomi Syariah ( Mua`malah)(46)
-Komunikasi dan Penyiaran Islam (64)
-Bimbingan Penyuluhan Islam (40)
-Dirasat Islamiyah (46)
-Manajemen Dakwah (48)
-Pengembangan Masyarakat Islam (38)
-Perbankan Syariah (56)
-Ekonomi Syariah (60)

Baca Juga: Kapolri Tegaskan Siap Terima Kritik, Minta Maaf Jika Ada Anggota Polri Cederai Rasa Keadilan Publik

Demikianlah informasi seputar pendaftaran SPAN PTIN di UIN Jakarta yang dibuka pada 11 Februari hingga 28 Februari 2026, sedangkan Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 7 April. ***