POJOKSARU.ID - Ada kabar keren nih dari Pemkot Batam! Jadi, mereka lagi serius banget mau ngerapihin sistem kerja para pegawainya (ASN) lewat program yang namanya Manajemen Talenta.
Beritanya makin hangat karena Kepala BKN pusat, Prof. Zudan, sampe dateng langsung ke Batam buat ngasih jempol dan bimbingan hari Selasa kemarin.
Penasaran nggak sih apa intinya? Yuk, kita bedah pake bahasa santai biar lebih enak dibahas pas lagi ngopi!
Apa sih Manajemen Talenta Itu?
Gampangnya begini, Pemkot Batam pengen pastiin kalau setiap pegawai dapet posisi yang bener-bener pas sama keahliannya.
Baca Juga: Dorong Sistem Merit, BKN dan Kepala Daerah Riau Kepri Resmi Terapkan Manajemen Talenta ASN
Istilah kerennya itu the right man on the right place. Jadi, nggak ada lagi tuh cerita orang yang jago IT tapi malah disuruh ngurusin taman.
Atau orang yang jago komunikasi tapi malah ditaruh di gudang.
Semuanya bakal diukur pake data yang objektif. Ada yang namanya Nine Box Matrix.
Nah itu kayak kunci utama buat meliat siapa sih pegawai yang kinerjanya oke dan potensinya gede.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Nganjuk Wajib Tahu! Selain Gaji Pokok, Ini Deretan Tunjangan yang Akan Diterima
Jadi, kalau ada jabatan kosong, Pemkot tinggal liat data itu. Siapa yang paling jago, dia yang naik.
Kenapa Batam Pengen Banget Terpakan Ini?
Menurut Bu dr. Anda Hasna yang jadi bos di BPKSDM Batam, ini semua demi mendukung sistem kerja nasional. Batam pengen birokrasinya nggak jadul lagi.
Dengan sistem ini, ada beberapa keuntungan:
1. Karier Pegawai Jadi Jelas
ASN nggak perlu bingung atau cari muka ke atasan biar bisa naik jabatan.
Selama kinerjanya bagus dan potensinya ada, jalan kariernya bakal kebuka lebar secara transparan.
2. Rencana Suksesi
Jadi kalau ada pejabat yang pensiun, Pemkot nggak bakal kelabakan nyari pengganti. Mereka udah punya stok talenta yang siap naik panggung.
3. Visi-Misi Kota Tercapai
Nah, karena pegawainya jago-jago dan ditaruh di posisi yang tepat, program pembangunan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pun jadi lebih cepet beres.
Kata Pak Wali Kota dan BKN
Pak Wali Kota Batam, Dr. Amsakar Achmad, juga seneng banget. Beliau bilang manajemen talenta ini penting banget biar birokrasi tetep profesional dan objektif.
Intinya, ASN jangan gerak sendiri-sendiri, tapi harus satu komando buat majuin Batam.
Nah, Prof. Zudan dari BKN juga nambahin poin penting.
Beliau bilang kalau promosi atau rotasi jabatan itu harus berdasarkan data, bukan karena urusan politik atau titipan personal.
ASN itu satu kesatuan nasional, jadi cara kerjanya harus bener-bener terukur dari pusat sampe ke daerah.
Dampaknya Buat Kita Apa?
Mungkin kita mikir,itu kan urusan internal kantor mereka. Tapi sebenernya, kalau manajemen ASN-nya bagus, yang untung ya kita juga sebagai warga. Simak alasannya.
Karena, pelayanan publik jadi lebih cepet dan nggak ribet.
Baca Juga: Wacana Lama Muncul Lagi, Mendagri Sebut Pilkada oleh DPRD Bertentangan Dengan UU Pilkada
Pembangunan kota lebih tertata karena diurus sama orang-orang yang emang ahli di bidangnya.
Anggaran daerah jadi lebih efektif karena dikelola oleh orang-orang kompeten.
Nah demikian, langkah Pemkot Batam ini patut kita apresiasi.
Dengan sistem yang lebih transparan dan profesional, harapannya Batam bisa jadi contoh buat daerah lain di Indonesia.
Baca Juga: Purbaya Buka Opsi Kocok Ulang PNS Pajak! Dari Kantor Nyaman Hingga ke Daerah Terpencil
ASN bukan lagi cuma sekadar kerja absen pagi pulang sore, tapi bener-bener jadi penggerak kemajuan kota.***




