POJOKSATU.id - Mahasiswa Pascasarjana IPB University, Muhamad Rafi Anggara, menjadi salah satu peserta sekaligus presenter yang ikut memeriahkan kegiatan dalam Konferensi Internasional ICONZ 2023 ke-7.
ICONZ 2023 atau Indonesian Conference of Zakat merupakan konferensi internasional diadakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Acara ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Muhamad Rafi Anggara, mahasiswa Pascasarjana IPB University dari Program Studi Ilmu Manajemen (PSIM), Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM).
Baca Juga: IPB University Masuk Ranking Ke-35 Dunia Berdasarkan QS World University Rankings 2024
Tema ICONZ 2023 tahun ini adalah ‘Building Bridges to Economic Prosperity: Zakat's Role in Driving Inclusive and Sustainable Transformation’.
Pada konferensi internasional yang dihadiri oleh berbagai kalangan dari dalam dan luar negeri, termasuk praktisi zakat, akademisi, mahasiswa, pemerintah dan tokoh nasional, Rafi Anggara berkesempatan mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul ‘Optimization of Agricultural Zakat: Study on Implementation of Zakat Core Principles in BAZNAS Majalengka Regency’.
Rafi, yang juga penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tersebut fokus meneliti potensi zakat pertanian di Kabupaten Majalengka.
Dalam presentasinya, ia menyoroti permasalahan utama terkait kurang optimalnya zakat pertanian di Majalengka.
Baca Juga: BEM KM IPB University dan Forum Akademisi Muslim Nyatakan Sikap Tolak Kekerasan Manusia di Palestina
“Permasalahan utama berasal dari kurangnya literasi, terutama di Majalengka yang sebagian besarnya adalah masyarakat pedesaan. Solusi utamanya dapat dilakukan melalui edukasi atau sosialisasi yang masif dari pemerintah, khususnya Baznas Majalengka,” ungkapnya.
“Penelitian ini kami lakukan sebagai bentuk kontribusi kami terhadap Majalengka, tempat tinggal kami, yang memiliki potensi zakat pertanian tinggi, tetapi belum teroptimalkan,” kata dia.
Rafi menyebut, kehadirannya dalam acara ini menunjukkan peran aktif mahasiswa IPB University dalam menyumbangkan ide dan pemikiran untuk memajukan peran zakat dalam transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Konferensi ini, lanjut dia, menjadi forum penting untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, membangun jejaring serta merancang solusi konkret untuk meningkatkan efektivitas peran zakat dalam pembangunan ekonomi. (*/Rz)***



