POJOKSATU.id - Kemdiktisaintek bersama ITB dan Pusdikjas Disjasad melaksanakan pembekalan wawasan kebangsaan untuk mahasiswa ADik di Bandung, Kamis, 30 Oktober 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan materi akademik, latihan fisik, dan pembinaan mental.

Puluhan mahasiswa penerima Beasiswa ADik dari berbagai perguruan tinggi Jawa Barat mengikuti program ini, termasuk peserta dari daerah 3T dan anak TKI.

Baca Juga: FKUB Tangsel Gelar Rakor Perkuat Kolaborasi Antarumat Beragama

Muni Ika, Ketua Tim Kerja KIP Kuliah dan ADik PPAPT, menekankan bahwa tujuan program adalah menanamkan disiplin.

Semangat bela negara, dan karakter kepemimpinan bagi mahasiswa ADik.

“Mahasiswa ADik harus unggul akademik sekaligus tangguh mental, berjiwa Pancasila, dan memiliki integritas tinggi,” ujar Muni Ika.

Baca Juga: Antusias Tinggi, 60 Ribu Siswa di Tangsel Manfaatkan Bus Sekolah Gratis

ITB menjadi tuan rumah akademik, sementara Pusdikjas Disjasad membimbing latihan kedisiplinan fisik dan mental peserta.

Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan Kemdiktisaintek dan melihat mahasiswa ADik sebagai calon pemimpin masa depan.

Wakil Komandan Pusdikjas Disjasad, Tatang Subina, menambahkan pentingnya pembinaan kedisiplinan untuk membentuk karakter tangguh.

Baca Juga: Sejarah Rumah Djiauw Kie Siong di Rengasdengklok, Saksi Penculikan Soekarno dan Hatta

Mahasiswa peserta, seperti Praycilia Merwelsar Korwa dari Papua, mengaku mendapatkan pengalaman berharga.

Mulai dari materi wawasan kebangsaan hingga interaksi dengan teman-teman baru dari berbagai perguruan tinggi.

Selama kegiatan, peserta mengikuti diskusi tematik, latihan baris-berbaris, serta pembekalan karakter yang menguatkan kesadaran bela negara dan cinta tanah air.

Program ini diharapkan menghasilkan generasi mahasiswa ADik yang siap menjadi agen perubahan di daerah asal, berintegritas, dan memiliki semangat juang tinggi.***