POJOKSATU.id - Kabar baik bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus penghasilan melalui program magang.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan pendaftaran Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch II Tahun 2026 mulai dibuka pada September mendatang dengan kuota mencapai 50 ribu peserta.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pembukaan pendaftaran peserta ditargetkan berlangsung sekitar 20 September 2026.

Sebelum itu, pemerintah akan lebih dulu membuka pendaftaran bagi perusahaan penyelenggara untuk menjalani proses verifikasi.

Baca Juga: KDM Introgasi Pelaku Tabrak Lari Aiptu Asep, Adam Ngaku Kuliah di STT Mandala, Asal Kota Palu

"Target kita sekitar 20-an September akan mulai lagi batch kedua (sebanyak) 50 ribu," ujar Yassierli dalam Kick off Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch I di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Agustus 2026.

Upah Mengikuti UMK, Peserta di Jakarta Bisa Terima Rp5,7 Juta
Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja di perusahaan mitra, tetapi juga upah yang mengikuti standar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tempat peserta menjalani magang.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan peserta yang ditempatkan di Jakarta dapat menerima upah sekitar Rp5,5 juta hingga Rp5,7 juta per bulan.

Selain uang saku, peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikat pengalaman kerja, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikasi kompetensi sesuai ketentuan program.

Baca Juga: Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Jember Sukses Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Syarat Peserta Magang Nasional 2026
Kemnaker melalui platform MagangHub menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon peserta, yaitu:

Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid.

Lulusan D3 atau S1 dari perguruan tinggi yang terdaftar.

Maksimal satu tahun sejak lulus berdasarkan tanggal ijazah.

Usia maksimal 27 tahun saat mendaftar.

Belum pernah mengikuti Program Magang Nasional sebelumnya.

Baca Juga: Kenapa Pelari Pemula Banyak Pilih Nike Pegasus 41?

Sehat jasmani dan rohani.

Dokumen yang Harus Disiapkan
Calon peserta perlu menyiapkan dokumen berikut:

Scan KTP yang masih berlaku.

Ijazah asli (bukan Surat Keterangan Lulus/SKL).

Transkrip nilai.

Pas foto terbaru.

Curriculum Vitae (CV).

Baca Juga: Blak-blakan Ketua DPRD Jember Usai Temui Ratusan Kades: Mereka Tak Peduli Utang atau Talangan, yang Penting Infrastuktur Desa Dibangun

Surat lamaran magang.

Sertifikat pelatihan atau pengalaman kerja (jika ada).

Kemnaker juga menegaskan tidak ada ketentuan IPK minimum dari pemerintah. Namun, perusahaan mitra dapat menetapkan syarat tambahan, termasuk IPK tertentu.

Lini Masa Pendaftaran Magang Nasional Batch II
Berdasarkan pola pelaksanaan Batch I dan keterangan Kemnaker, berikut perkiraan lini masa Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch II:

Pekan ketiga Agustus–awal September 2026: Pendaftaran dan verifikasi perusahaan mitra.

Sekitar 20 September 2026: Pembukaan pendaftaran peserta.

Baca Juga: Dana Desa Dipangkas, Ratusan Kades Geruduk DPRD Jember Dukung Dana Pinjaman Rp786 Miliar

September–Oktober 2026: Seleksi administrasi dan wawancara oleh perusahaan.

Oktober 2026: Penetapan peserta dan mulai penempatan magang.

Masa magang: Umumnya berlangsung sekitar enam bulan, menyesuaikan ketentuan masing-masing perusahaan.

Link Pendaftaran Resmi
Pendaftaran Program Magang Nasional dilakukan secara daring melalui platform resmi MagangHub Kemnaker.

Calon peserta dapat mengakses informasi dan membuat akun melalui:

MagangHub Kemnaker

Baca Juga: Pelaku Tabrak Lari Aiptu Asep Suhara Ditangkap Polisi, Hanya Pinjam Mobil Sedan Oknum TNI

Sementara informasi syarat dan ketentuan lengkap tersedia di:

Halaman Persyaratan Magang Nasional Kemnaker

Lowongan yang Tidak Sesuai Kompetensi Akan Ditolak
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah menegaskan pemerintah akan memverifikasi secara ketat perusahaan dan posisi yang ditawarkan.

Lowongan yang dinilai tidak sesuai dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi, seperti kasir, front office tertentu, atau posisi sales umum, dapat ditolak dalam proses seleksi perusahaan.

"Misalnya sales-sales yang buat jualan dan sebagainya itu kita cut semua. Itu kan levelnya operator ya, bukan level untuk yang di perguruan tinggi," ujar Darmawansyah.

Baca Juga: Telkom University Masih Buka Pendaftaran hingga 31 Agustus 2026, Cek Syarat, Jurusan dan Biaya Kuliahnya

Dengan kuota 50 ribu peserta, Magang Nasional Angkatan 2 Batch II menjadi salah satu peluang besar bagi fresh graduate untuk mendapatkan pengalaman kerja yang relevan, penghasilan sesuai UMK, serta memperluas jejaring profesional sebelum memasuki dunia kerja secara penuh. ***