POJOKSATU.id — Kesempatan menarik datang bagi siswa SMK dan mahasiswa yang tengah mencari lokasi praktik kerja lapangan (PKL) maupun pengalaman profesional di lingkungan pemerintahan.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) kembali membuka program magang tahun 2026 dengan proses pendaftaran yang telah dimulai sejak Jumat, 23 Mei 2026.

Program magang tersebut direncanakan berlangsung pada kuartal III tahun 2026 dengan masa pelaksanaan sekurang-kurangnya dua bulan.

Baca Juga: Tak Hanya Konsolidasi, NasDem Cirebon Siapkan Asuransi Ketenagakerjaan untuk Pengurus

Kesempatan ini terbuka bagi siswa SMK serta mahasiswa aktif yang ingin memperluas pengalaman kerja sekaligus mengenal lebih dekat sistem kerja di instansi pemerintahan.

Bagi pelajar dan mahasiswa yang sedang menjalani kewajiban PKL atau membutuhkan pengalaman sesuai bidang akademik, program magang Kemensetneg dapat menjadi salah satu opsi yang patut dipertimbangkan.

Lalu, apa saja persyaratan untuk mengikuti program magang Kemensetneg 2026 dan bagaimana mekanisme pendaftarannya?

Baca Juga: Sejarah Universitas Muria Kudus, Berawal dari STE hingga Raih Akreditasi Unggul

Berdasarkan informasi resmi yang tersedia melalui laman OLIMPUS Setneg, terdapat sejumlah aturan dan ketentuan yang wajib dipahami calon peserta sebelum mengajukan pendaftaran.

Dalam ketentuannya, peserta magang diwajibkan mengikuti program selama minimal dua bulan.

Kesempatan ini hanya diperuntukkan bagi siswa SMK maupun mahasiswa aktif yang dapat membuktikan statusnya melalui surat pengantar resmi dari sekolah atau perguruan tinggi masing-masing.

Baca Juga: Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah Jelang Iduladha, Kebutuhan Pokok Dijual dengan Harga Terjangkau

Selain itu, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem resmi yang telah disediakan oleh Kemensetneg.

Peserta juga diwajibkan mengunggah dokumen yang lengkap serta sesuai dengan identitas dan data diri yang dimiliki.

Pada program magang tahun ini, Kemensetneg membuka berbagai formasi yang dapat dilamar oleh peserta dari latar belakang pendidikan berbeda.

Salah satunya adalah posisi arsiparis yang terbuka untuk jurusan D3/D4 Kearsipan, D3 Administrasi Perkantoran, S1 Manajemen, D4/S1 Administrasi Perkantoran, S1 Kearsipan, hingga D3 Manajemen.

Baca Juga: Beli Rumah Tanpa KPR Bank Kini Makin Diminati, Ini Skema Pembayaran yang Banyak Dipakai Developer

Selain itu, tersedia pula formasi analis kebijakan yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari jurusan S1 Ilmu Hukum, S1 Ilmu Pemerintahan, serta S1 Administrasi Negara, Administrasi Publik, maupun Manajemen Kebijakan Publik.

Untuk peserta dengan latar belakang ilmu perpustakaan, Kemensetneg juga membuka posisi pustakawan bagi mahasiswa D3/D4 Ilmu Perpustakaan, S1 Perpustakaan, serta S1 Ilmu Perpustakaan.

Sementara itu, formasi content creator dapat dilamar oleh peserta dari jurusan S1 Desain Grafis, D3 Desain Komunikasi Visual (DKV), S1 Ilmu Komunikasi, S1 DKV, S1 Multimedia, hingga D4 Desain Grafis.

Baca Juga: Muhammad Firdaus Hilang 8 Hari di Makkah Ketika Tawaf, Dishalatkan Ribuan Orang di Masjidil Haram

Kemensetneg juga membuka posisi analis hukum/perancang dan analis hukum yang secara khusus diperuntukkan bagi peserta dari jurusan S1 Ilmu Hukum.

Tak hanya formasi tersebut, masih banyak posisi magang lain yang tersedia sesuai kebutuhan unit kerja di lingkungan Kemensetneg.

Informasi lebih lengkap mengenai seluruh formasi yang dibuka dapat diakses melalui laman resmi OLIMPUS Setneg.

Baca Juga: Sambil Kenakan Syal Palestina, 9 WNI Diculik Israel Disambut Menlu Sugiono di Bandara Soetta

Bagi calon peserta yang tertarik mengikuti program ini, proses pendaftaran dimulai dengan membuat akun pada sistem OLIMPUS melalui situs resmi.

Setelah akun berhasil dibuat, peserta diminta melengkapi biodata sekaligus mengunggah dokumen pendukung yang dipersyaratkan.

Tahap berikutnya adalah memilih serta mendaftarkan diri pada posisi magang yang tersedia sesuai minat dan latar belakang pendidikan.

Setelah itu, proses seleksi akan dilakukan oleh unit kerja terkait bersama PPKASN Kemensetneg.

Peserta yang dinyatakan memenuhi kualifikasi akan menerima pemberitahuan resmi melalui email.

Selanjutnya, peserta akan menjalani program magang selama dua bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Tersangka Bukan Pacar Anggi Korban Pembunuhan di Yasmin, Keluarga Berharap Febry Dihukum Mati

Setelah program selesai, peserta diwajibkan mengisi formulir evaluasi sebagai bagian dari penyelenggaraan magang.

Sertifikat magang nantinya akan dikirim melalui sistem OLIMPUS sebagai bukti telah menyelesaikan program.

Bagi siswa SMK maupun mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus memahami tata kelola birokrasi pemerintahan secara langsung, program magang Kemensetneg 2026 ini dapat menjadi peluang yang sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga: Lautan Bobotoh Padati Bandung Saat Pawai Juara Persib 2026, 122 Insiden Terjadi tapi Acara Tetap Kondusif

Pastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipersiapkan dengan baik agar proses pendaftaran berjalan lancar.***