POJOKSATU.id - Kesempatan mendapatkan pengalaman kerja di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kembali terbuka melalui Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan II Tahun 2026.

Pendaftaran peserta berlangsung selama enam hari, mulai 3 hingga 8 September 2026.

Program ini merupakan bagian dari Pemagangan Nasional yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Pada Batch 2 Angkatan II, pemerintah menyediakan 50.000 kuota pemagangan secara nasional.

Peserta nantinya memperoleh pengalaman kerja sekaligus kesempatan mengembangkan kompetensi melalui pembelajaran langsung di lingkungan profesional.

Baca Juga: ASN Wajib Tahu, Begini Prosedur Resmi Cek Nilai Profiling ProASN Lewat Aplikasi MyASN!

Peserta juga perlu segera mengecek posisi yang tersedia sebelum pendaftaran ditutup.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan bahwa pemagangan harus memberikan pengalaman yang relevan dengan kompetensi peserta.

“Kami ingin pemagangan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja dan pembelajaran yang relevan dengan kompetensinya, bukan sekadar mengikuti program.”

Karena itu, calon peserta diminta mencermati bidang dan posisi pemagangan yang tersedia sebelum menentukan pilihan.

Jadwal Pemagangan Nasional Batch 2
Berdasarkan jadwal Kemnaker, tahapan Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan II 2026 berlangsung sebagai berikut:

Baca Juga: Kemendikdasmen Terapkan Skema RPL dan Kuliah Fleksibel bagi Guru Penerima Kualifikasi S-1/D-4 2026

- 3-8 September 2026: Pendaftaran peserta.

- 9-15 September 2026: Rekrutmen dan pengusulan peserta oleh mitra penyelenggara.

- 16-18 September 2026: Seleksi dan penetapan peserta oleh Kemnaker.

- 18 September 2026: Pengumuman hasil seleksi.

- 21 September 2026: Peserta mulai menjalani pemagangan.

Kesempatan pemagangan di lingkungan Komdigi dapat menjadi sarana bagi peserta untuk mengenal secara langsung lingkungan kerja kementerian, khususnya yang berkaitan dengan sektor komunikasi dan digital.

Komdigi memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem digital nasional.

Baca Juga: Sebanyak 32.828 Guru Lolos Seleksi Program Kualifikasi S-1/D-4 Gelombang 3 Kemendikdasmen 2026

Salah satu bidang yang ditangani kementerian tersebut adalah perumusan dan pelaksanaan kebijakan terkait infrastruktur digital.

Pengalaman tersebut dapat membantu peserta memahami proses kerja pemerintahan sekaligus mengembangkan keterampilan profesional sesuai posisi yang tersedia.

Pernah Buka Posisi AI Engineer
Kesempatan magang di Komdigi sebelumnya juga mencakup bidang teknologi digital. Pada awal 2026, Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Komdigi mencatat pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch 2 untuk posisi AI Engineer dengan sembilan peserta terpilih.

Program tersebut dirancang tidak hanya sebagai sarana memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran dan kontribusi nyata bagi peserta.

Baca Juga: Korban Keracunan MBG di Karo Masih Alami Gangguan Ingatan, Kini Jalani Rawat Jalan di Adam Malik

Target 150.000 Peserta
Secara keseluruhan, Program Pemagangan Nasional 2026 menargetkan 150.000 peserta, meningkat dibandingkan kuota 100.000 peserta pada 2025.

Khusus Batch 2 Angkatan II, pemerintah menyediakan 50.000 kuota. Peserta juga mendapatkan uang saku yang disebut setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Yassierli menegaskan kualitas proses belajar menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pemagangan.

“Mitra penyelenggara pemagangan perlu memastikan peserta mendapatkan kesempatan belajar dan pengalaman kerja yang relevan selama mengikuti pemagangan.”

Dengan demikian, program ini diharapkan tidak hanya menambah pengalaman dalam CV, tetapi juga membantu peserta memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat Lagi, 4 Saham Ini Masuk Radar Investor Hari Ini

Cara Daftar Magang Komdigi
Calon peserta yang ingin mengikuti pemagangan dapat memantau posisi dan persyaratan melalui mekanisme resmi Program Pemagangan Nasional/MagangHub.

Peserta perlu memperhatikan persyaratan setiap posisi dan memastikan pendaftaran dilakukan melalui kanal resmi. ***