POJOKSATU.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi membuka proses seleksi calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan.

Rekrutmen ini ditujukan untuk mengisi tiga jabatan strategis, yakni Direktur Administrasi dan Keuangan, Direktur Pelayanan dan Bisnis, serta Direktur Operasional.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Hanafi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum.

Baca Juga: Gagal Daftar PPPK KemenHAM 2026, Apakah Peluang CPNS Masih Terbuka? Simak Penjelasannya

Hanafi menegaskan bahwa seleksi ini bersifat terbuka dan memberikan kesempatan bagi para profesional yang memenuhi kualifikasi.

Peserta diharapkan mampu memenuhi persyaratan umum maupun administrasi, serta memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan yang kuat.

"Seleksi ini terbuka bagi profesional yang memenuhi persyaratan, baik persyaratan umum maupun administrasi serta memiliki integritas dan kepemimpinan," kata Hanafi.

Lebih lanjut, Hanafi menjelaskan bahwa proses seleksi ini dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola perusahaan agar berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, Pemkot Bogor juga menargetkan peningkatan kualitas layanan air minum bagi masyarakat melalui penguatan jajaran manajemen Perumda Tirta Pakuan.

Baca Juga: Alih-alih Fokus Korban Bencana Banjir, Mendagri Tito Malah Ingatkan Soal Kayu Boleh Dipakai Tapi Jangan Sampai Dijual

Ia menyebutkan bahwa ke depan terdapat penambahan tugas dan fungsi, khususnya terkait pengelolaan air limbah, serta penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

Penyesuaian tersebut dilakukan berdasarkan Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum dan telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

"Tentu harapan kami mendapatkan direksi yang profesional di bidangnya," ujarnya.

Terkait persyaratan, Hanafi menjelaskan bahwa setiap peserta seleksi wajib memenuhi ketentuan umum dan administrasi sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku.

Seleksi ini menyasar kalangan profesional dengan rekam jejak yang baik, memiliki integritas, serta kemampuan kepemimpinan yang sesuai dengan bidang jabatan yang dilamar.

Informasi rinci mengenai persyaratan dan kelengkapan dokumen dapat diakses melalui laman resmi panitia seleksi.

Baca Juga: Prabowo Sindir Pajak–Bea Cukai, Purbaya Deg-degan 'Saya Disindir Lagi di Hambalang'

Adapun tahapan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Tahun 2026 dimulai dengan pengumuman dan pendaftaran yang dibuka pada 8 hingga 14 Januari 2026.

Selanjutnya, seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dilaksanakan pada 15 hingga 23 Januari 2026 dengan pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 26 Januari 2026.

Tahap berikutnya adalah Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang meliputi psikotes, ujian tertulis keahlian, serta penulisan makalah yang akan digelar pada 27 hingga 28 Januari 2026.

Peserta yang lolos akan mengikuti presentasi makalah dan wawancara pada 10 hingga 11 Februari 2026.

Pengumuman hasil UKK sekaligus penyampaian hasil seleksi kepada kepala daerah dijadwalkan pada 13 Februari 2026.

Tahapan seleksi kemudian dilanjutkan dengan wawancara akhir yang direncanakan berlangsung pada 18 Februari 2026, bersifat tentatif.

Baca Juga: KDM Emosi! Sampah di Bekasi 'Kayak Orang Gila Muter-Muter', Dedi Mulyadi Sindir Pejabat Cuek Ngurus Skincare

Selanjutnya, nama calon direksi akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri pada 19 Februari 2026.

Penetapan calon terpilih serta pelantikan akan dilakukan menyesuaikan dengan terbitnya surat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri.

Pendaftaran dan pengunggahan seluruh dokumen persyaratan dilakukan secara daring melalui laman resmi https://pansel.kotabogor.go.id.

Panitia menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi ini tidak dipungut biaya.

Melalui proses seleksi ini, Pemkot Bogor berharap dapat menjaring jajaran direksi yang kompeten dan profesional, sehingga mampu membawa Perumda Tirta Pakuan semakin adaptif dalam menjawab tantangan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Bogor.***