POJOKSATU.id — Kantor Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi membuka rekrutmen Tenaga Pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rekrutmen ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Arab Saudi dan ingin berkontribusi langsung dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Panitia menegaskan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Peserta diminta waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan panitia dan meminta imbalan, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan.
Baca Juga: LOWONGAN KERJA Susi Air Januari 2026 Dibuka, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar Gratis
Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi pelamar antara lain WNI yang tinggal di Arab Saudi, beragama Islam, sehat jasmani, serta tidak dalam kondisi hamil.
Pendaftaran terbuka bagi laki-laki maupun perempuan yang memiliki komitmen tinggi dalam pelayanan jemaah haji.
Pelamar juga diwajibkan mampu mengoperasikan Microsoft Office serta aplikasi pelaporan berbasis Android atau iOS, yang dibuktikan melalui surat pernyataan.
Selain itu, pendaftar harus memiliki integritas, kredibilitas, serta rekam jejak yang baik.
Kemampuan berbahasa Arab menjadi nilai tambah, disertai izin tertulis dari kafil atau sponsor.
Baca Juga: 3 Cara Mengubah PDF ke Word dengan Mudah dan Cepat, Bisa Offline Maupun Online
Dari sisi usia dan status domisili, WNI mukimin tetap di Arab Saudi harus berusia 25 hingga 57 tahun.
Sementara mahasiswa yang menempuh pendidikan di Arab Saudi minimal semester tiga jenjang S1 dapat mendaftar dengan batas usia 20 hingga 45 tahun.
Seluruh pelamar wajib memiliki Iqamah yang masih berlaku setidaknya hingga 30 Muharram tahun berikutnya.
Untuk formasi tertentu, terdapat syarat tambahan.
Pendaftar pengemudi wajib memiliki SIM dan surat izin mengemudi resmi, sedangkan pelamar teknisi harus memiliki keahlian sesuai bidangnya, seperti mekanik, listrik, atau teknologi informasi.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Bangkalan 'Kapan Gaji Kami Cair?', Ini Jawaban Resmi BPKAD Termasuk Besarannya
Dalam rekrutmen ini, panitia membuka lebih dari 30 formasi jabatan teknis dan fungsional dengan total ratusan posisi.
Beberapa di antaranya Pelaksana Akomodasi sebanyak 60 orang, Pengemudi 114 orang, Pelaksana Pramusaji dan Kebersihan 76 orang, Pendamping Jemaah Lansia 68 orang, serta Pengendali Transportasi AKAP 44 orang.
Selain itu, tersedia pula formasi lain seperti penerjemah dokumen, sekretariat, media haji, hingga teknisi IT jaringan dan listrik.
Pelamar diimbau mencermati kesesuaian antara keahlian yang dimiliki dengan posisi yang dilamar.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://petugas.haji.go.id/#/registrasi.
Baca Juga: Yayasan PSPIAI dan Universitas Djuanda, Merawat Pendidikan Bangsa Berbasis Tauhid
Adapun jadwal seleksi dimulai dengan pengumuman pada 15 Januari 2026.
Pendaftaran peserta dibuka mulai 16—23 Januari 2026 pukul 00.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Tahap verifikasi dokumen berlangsung pada 17–28 Januari 2026, dilanjutkan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 29 Januari 2026.
Tes CAT dan wawancara dijadwalkan berlangsung di Madinah pada Senin-Rabu, 2–4 Februari 2026, serta di Jeddah pada Minggu-Selasa, 8–10 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WAS.
Bagi WNI di Arab Saudi yang ingin berperan aktif dalam pelayanan jemaah haji Indonesia, kesempatan ini menjadi momentum tepat untuk mengabdi sekaligus menambah pengalaman berharga.***




