POJOKSATU.ID - Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), lembaga baru bentukan Presiden Prabowo Subianto, tengah bersiap melakukan rekrutmen besar-besaran untuk memperkuat fondasi kelembagaan menjelang pelaksanaan Haji 2026.
Uniknya, rekrutmen ini terbuka bagi semua warga negara, termasuk yang nonmuslim, menandai era baru tata kelola haji yang inklusif, profesional, dan mencerminkan semangat kebangsaan.
Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa lembaga ini bukan hanya akan menjalankan fungsi teknis penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga menjadi simbol baru integrasi kebangsaan dalam pelayanan publik.
"Kami tidak hanya membangun sistem yang profesional, tetapi juga ingin BP Haji menjadi wajah kebangsaan. Karena itu, proses rekrutmen akan terbuka bagi semua, termasuk yang beragama non-Islam," ujar Dahnil, dikutip Selasa (22/7/2025).
Langkah ini, kata Dahnil, bukan tanpa landasan historis. Menurut Dahnil, para haji di masa lalu sering kali menjadi pionir dalam menyuarakan semangat nasionalisme setelah pulang dari Tanah Suci.
Nilai-nilai inilah yang kini hendak dihidupkan kembali oleh BP Haji dalam wajah kelembagaan baru.
"Dulu, para haji bukan hanya pulang membawa pengalaman spiritual, tapi juga membawa pulang semangat persatuan dan kebhinekaan. BP Haji ingin menjadi kelanjutan dari semangat itu," katanya.
Format Seleksi Seperti CPNS, Perempuan dan Lintas Lembaga Diprioritaskan
Proses seleksi akan dilakukan secara transparan, dengan format rekrutmen mirip seleksi CPNS atau PPPK.
BP Haji menargetkan perekrutan SDM fungsional dan struktural dari berbagai kementerian dan lembaga negara, termasuk Kementerian Keuangan, Kemenkumham, Kejaksaan, TNI, Polri, hingga Kementerian Kesehatan.
Baca Juga: Viral Siswa Kelas 7 SMPN 3 Doko Blitar Jadi Korban Bullying Kakak Kelas saat MPLS
Tak hanya inklusif lintas agama, BP Haji juga menekankan pentingnya keterwakilan perempuan dalam struktur organisasinya.
"Kami ingin lembaga ini dibentuk secara proporsional dan representatif, mencerminkan semangat pelayanan yang adil dan berorientasi publik," jelas Dahnil.
Transisi dari Kemenag, Fokus pada Efisiensi dan Pelayanan
Rekrutmen ini juga menjadi bagian dari proses transisi pengelolaan haji dari Kementerian Agama ke BP Haji.
Baca Juga: Jasa Raharja Buka Lowongan Magang Langkah Bakti 2025, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar
Penataan SDM dilakukan secara sistematis dan bertahap agar pelayanan jemaah ke depan berjalan lebih efisien, aman, dan nyaman.
"Kami pastikan tahapan rekrutmen disiapkan secara terukur. Targetnya, pelayanan ibadah haji menjadi lebih profesional dan lebih baik dari sebelumnya," tambah Dahnil.
Meski belum diumumkan secara resmi, proses rekrutmen dijadwalkan akan dimulai dalam waktu dekat.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Masyarakat diimbau untuk terus memantau kanal resmi BP Haji dan pemerintah agar tidak ketinggalan informasi. ***




