POJOKSATU.id – Kabar baik bagi masyarakat yang bercita-cita menjadi aparatur sipil negara (ASN) di bidang pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menyiapkan rekrutmen guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pusat untuk ditempatkan di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan guru maupun kepala sekolah di SNT nantinya akan berstatus PNS Pusat. Namun, proses pengisian formasi akan dilakukan secara bertahap.

"Gurunya nanti PNS, kepala sekolahnya PNS. PNS pusat, tapi nanti proses seleksinya juga bertahap," ujar Abdul Mu'ti.

Baca Juga: Mau Join Ekskul Marching Band? Begini Materi Latihan, Kegiatan dan 11 Manfaat yang Membentuk Siswa Lebih Disiplin

Guru SNT Direkrut Melalui Seleksi Bertahap

Kemendikdasmen menyiapkan mekanisme seleksi khusus untuk mendapatkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi unggul.

Pada masa transisi, kebutuhan guru akan dipenuhi terlebih dahulu hingga proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dibuka.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa guru SNT merupakan rekrutmen baru sehingga prosesnya dilakukan secara bertahap.

"Rekrut baru, cuma untuk masa transisi kita penuhi gurunya sampai ada seleksi CPNS," kata Nunuk.

Baca Juga: Menakar Bedanya SNT, Sekolah Unggul Garuda, dan Sekolah Rakyat Milik Pemerintah

Syarat dan Kriteria Calon Guru Sekolah Nasional Terintegrasi

Kemendikdasmen menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon pelamar guru SNT.

Kualifikasi minimal yang harus dimiliki adalah lulusan Strata 1 (S1). 

Namun, pelamar yang memiliki pendidikan jenjang S2 atau S3 akan menjadi prioritas dalam proses seleksi.

Selain latar belakang pendidikan, calon guru juga diutamakan memiliki kemampuan bahasa asing yang dibuktikan melalui sertifikat tes berstandar internasional, seperti TOEFL.

Baca Juga: Mengenal SNT, Sekolah Modern Gratis yang Siap Cetak Generasi Emas Indonesia

Tidak hanya itu, beberapa kompetensi lain yang menjadi nilai tambah meliputi:

  • Memiliki sertifikat pelatihan atau lokakarya di bidang pendidikan.

  • Menguasai teknologi pembelajaran dan pemanfaatannya di kelas.

  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

  • Kreatif dalam merancang proses pembelajaran.

  • Mampu mengelola kelas secara efektif.

Baca Juga: SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dibuka Dua Jalur, Kemendikdasmen Hanya Jaring 80 Siswa Berprestasi untuk SMP dan SMA, Ini Testingnya

Wajib Ikut Pelatihan Selama 2,5 Bulan

Pelamar yang dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi tidak langsung ditempatkan sebagai guru.

Mereka diwajibkan mengikuti program pelatihan selama 2,5 bulan sebagai bagian dari persiapan sebelum mengajar.

Program tersebut terdiri atas:

  • Lokakarya selama 1,5 bulan.

  • Internship in class atau magang mengajar selama 1 bulan.

Pada tahap lokakarya, peserta akan mendapatkan pembelajaran tatap muka dengan materi yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan yang akan diampu.

Baca Juga: Sinopsis Spooky in Love, Drakor Horor Romantis Park Eun-bin dan Yang Se-jong, Tayang di Netflix

Selanjutnya, pada tahap internship in class, para calon guru akan menerapkan hasil pelatihan secara langsung di sister school atau sekolah mitra.

Selama masa magang tersebut, peserta juga akan memperoleh pendampingan serta evaluasi berkala untuk memastikan kompetensi mengajar telah memenuhi standar Sekolah Nasional Terintegrasi.

Cara Mendaftar Guru Sekolah Nasional Terintegrasi

Hingga saat ini, Kemendikdasmen belum membuka pendaftaran resmi rekrutmen guru PNS Pusat untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan proses rekrutmen akan dilakukan secara bertahap, sedangkan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menyatakan pengisian guru SNT masih berada pada tahap persiapan hingga seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dibuka.

Baca Juga: Mulai Agustus 2026, Pencatatan Hak Cipta Lagu Gratis, Pemerintah Perkuat Sistem Royalti Musik

Dengan demikian, masyarakat belum dapat mengirimkan lamaran atau membuat akun pendaftaran khusus guru SNT.

Meski demikian, calon pelamar disarankan mulai mempersiapkan diri dengan:

  • Menyelesaikan pendidikan minimal S1, atau memiliki kualifikasi S2/S3 sebagai nilai tambah.
  • Menyiapkan sertifikat kemampuan bahasa asing, seperti TOEFL atau sertifikasi lain yang diakui.
  • Mengumpulkan sertifikat pelatihan, lokakarya, maupun pengembangan profesi di bidang pendidikan.
  • Meningkatkan kompetensi penguasaan teknologi pembelajaran, komunikasi, kreativitas, dan manajemen kelas.
  • Memantau pengumuman resmi Kemendikdasmen terkait pembukaan seleksi CPNS dan rekrutmen guru SNT.

Baca Juga: Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Resmi Rangkap Tiga Jabatan Sekaligus

Jadwal Pendaftaran Guru SNT

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada jadwal resmi pendaftaran guru Sekolah Nasional Terintegrasi.

Kemendikdasmen juga belum mengumumkan tanggal pembukaan seleksi administrasi, pelaksanaan tes, maupun jadwal rekrutmen CPNS khusus guru SNT.

Pemerintah baru memastikan bahwa rekrutmen akan dilakukan secara bertahap dan guru yang lolos nantinya wajib mengikuti pelatihan selama 2,5 bulan sebelum bertugas di Sekolah Nasional Terintegrasi. ***