POJOKSATU.ID - Setiap pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), jutaan pelamar berlomba-lomba masuk ke instansi favorit yang sudah terkenal memiliki gaji, tunjangan, dan gengsi tinggi.
Namun, data seleksi CPNS tahun-tahun sebelumnya menunjukkan fakta menarik.
Yakni instansi yang kurang populer justru menawarkan peluang lolos jauh lebih besar karena jumlah pelamarnya relatif sedikit.
Baca Juga: Jangan Asal Daftar! CPNS 2026 Segera Dibuka, Ini Daftar 8 Instansi dengan Tukin Paling Menggiurkan
Strategi melirik instansi sepi peminat kini mulai banyak dibahas sebagai cara cerdas menghadapi ketatnya persaingan CPNS, termasuk untuk seleksi CPNS 2026 jika resmi dibuka pemerintah.
Kenapa Instansi Favorit Selalu Padat Pelamar?
Instansi besar seperti kementerian keuangan, pemerintah daerah besar, atau lembaga yang sering terekspos publik hampir selalu dibanjiri pelamar.
Dalam satu formasi, jumlah pendaftar bisa mencapai ribuan orang.
Baca Juga: Menpan RB Ungkap Perkembangan CPNS 2026, Jutaan Calon Pelamar Menanti Kabar Baik Ini
Akibatnya, persaingan menjadi sangat ketat dan peluang lolos secara statistik menjadi sangat kecil, meskipun pelamar memiliki nilai ujian yang baik.
Instansi Sepi Peminat, Peluang Lebih Besar
Berdasarkan tren CPNS sebelumnya, terdapat sejumlah instansi pusat yang peminatnya relatif sedikit dibanding jumlah formasi yang tersedia.
Artinya, secara matematis peluang lolos jauh lebih besar.
Beberapa instansi pusat yang dikenal relatif sepi peminat antara lain:
1. Sekretariat Jenderal Komnas HAM
2. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
3. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
4. Kementerian PAN-RB
Baca Juga: Bantuan Asing ke Sumatera Bukanlah Aib, Kemanusiaan Tak Dibebani Harga Diri dan Batas Negara
5. Sekretariat Jenderal MPR
6. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
7. Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (KY)
8. Badan Informasi Geospasial (BIG)
Baca Juga: 321 Daerah Masuk Daftar Penerima Tambahan TPG, THR, dan Gaji ke-13 2025, Ini Penjelasan Resminya
Instansi-instansi ini cenderung tidak menjadi tujuan utama pelamar umum, padahal formasi dan jenjang kariernya tetap jelas sebagai ASN.
Data Rasio Formasi vs Pelamar Jadi Kunci
Data seleksi CPNS 2024 menunjukkan bahwa instansi dengan kuota besar dan pendaftar relatif sedikit memiliki peluang lolos yang jauh lebih tinggi.
Beberapa contoh instansi dengan rasio formasi dan pelamar yang menguntungkan antara lain:
1. Mahkamah Agung RI
2. Kementerian PUPR
3. Kementerian Pertahanan
3. Kemendikdasmen
4. Kejaksaan Agung
5. Sekretariat Jenderal KPU
6. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Rasio ini membuktikan bahwa jumlah formasi besar tidak selalu diikuti lonjakan pendaftar.
Kenapa Banyak Pelamar Melewatkan Instansi Ini?
Ada beberapa alasan instansi tertentu sepi peminat, di antaranya:
Baca Juga: Heboh Nasional! Atalia Gugat Cerai Ridwan Kamil di PA Bandung, Publik Langsung Kaget
1. Kurang dikenal publik
2. Minim sorotan media
3. Dianggap kurang prestisius
4. Formasi bersifat teknis dan spesifik
Padahal, dari sisi status ASN, hak, dan jenjang karier, instansi tersebut tetap setara dengan instansi favorit.
Tips Strategi Memilih Instansi CPNS 2026
Agar peluang lolos lebih besar, calon pelamar CPNS 2026 disarankan:
1. Tidak hanya mengejar instansi populer
2. Melakukan riset data peminat CPNS sebelumnya
3. Menyesuaikan formasi dengan latar pendidikan
4. Fokus persiapan SKD dan SKB secara matang
5. Memilih instansi dengan rasio formasi-pelamar sehat
6. Strategi ini terbukti lebih rasional dibanding sekadar mengikuti tren.
Baca Juga: Setelah Viral, Honorer Lebak yang Tinggal di Rumah Reyot Akhirnya Dibantu Oleh Dinas Pendidikan
Demikian instansi sepi peminat adalah strategi cerdas dalam seleksi CPNS.
Data menunjukkan bahwa instansi dengan pelamar sedikit dan formasi besar memberikan peluang lolos jauh lebih tinggi.
Menjelang CPNS 2026, calon pelamar sebaiknya tidak asal memilih instansi, tetapi mempertimbangkan peluang secara objektif berdasarkan data dan rasio formasi.***




