POJOKSATU.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dari IPB University sukses menggelar dua program utama di Desa Tapos 1, Tenjolaya, Bogor, Jawa Barat.

Program yang dilaksanakan adalah SASET (Sampah Jadi Aset) dan Explore My Dream, menyasar dua kelompok masyarakat berbeda di lokasi yang sama.

Program SASET berlangsung pada 12 Juli 2025 di Majelis Tapos Udik dan 21 Juli 2025 di Posko KKN-T IPB Desa Tapos 1.

Baca Juga: Mau Jadi Penulis Digital? Kamu Wajib Tahu Dulu Perbedaan Content Writer dan Copywriter

SASET menyasar ibu-ibu sebagai peserta utama. Sementara itu, Explore My Dream ditujukan bagi siswa SD dan kelas 12 SMA Negeri 1 Tenjolaya.

Explore My Dream berlangsung pada 22 Juli 2025 untuk siswa SD dan 24 Juli 2025 untuk siswa SMA.

Program SASET hadir sebagai respon atas minimnya pemahaman warga soal pemilahan dan pengelolaan sampah organik dan anorganik rumah tangga.

Baca Juga: Kronologi Kasus Dua Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Tewas Usai Terserempet Truk di Ciawi

Kegiatan dilakukan dalam bentuk diskusi untuk merumuskan solusi nyata pengelolaan sampah berdasarkan kondisi riil masyarakat sekitar.

Diskusi antara mahasiswa dan warga, termasuk Ketua RW Syamsuri, menghasilkan ide pengolahan sampah organik dengan metode budidaya maggot.

Solusi ini diterapkan melalui tiga box container berukuran satu meter sebagai tempat sampah organik yang ditanami maggot.

Baca Juga: GAWAT! Ribuan Buruh di Ambang PHK Massal, Sektor Padat Karya Kian Terpuruk

Box tersebut digunakan warga sebagai tempat buang sampah organik, menggantikan praktik membakar sampah yang sebelumnya umum dilakukan.

Di Kampung Muara Atas, ibu-ibu membuat tempat sampah organik dan anorganik dari limbah galon air mineral bekas.

Tempat sampah ini diletakkan di titik-titik strategis jalan desa agar mudah diakses seluruh warga.

“Alhamdulillah berkat adik-adik IPB, kami kurangi kebiasaan membakar sampah. Meski geli, ternyata maggot bermanfaat,” kata Syamsuri, Ketua RW.

Tak hanya fokus pada lingkungan, mahasiswa juga memperkenalkan Explore My Dream untuk tanamkan semangat dan motivasi belajar anak-anak desa.

Siswa SD diajak mengenal beragam profesi lewat aktivitas kreatif bertajuk 'Pohon Cita-Cita' guna menumbuhkan mimpi setinggi mungkin.

Baca Juga: Kerja Kreatif tapi Gaji Tipis, Inilah Rincian Upah Animator di Indonesia yang Jarang Diketahui

Sementara itu, siswa SMA berdiskusi seputar pilihan pasca-lulus, seperti kuliah, bekerja, atau wirausaha, dan mengenal prospek tiap jurusan.

“Terima kasih kakak-kakak, aku jadi terinspirasi untuk kuliah di IPB,” ujar Warren, salah satu peserta siswa SMA.

Koordinator Desa KKN-T, Farrel Zulficar, berharap program ini mendorong kemandirian desa dari aspek lingkungan, pendidikan, dan ekonomi.

“Semoga Desa Tapos 1 bisa mandiri secara pariwisata, UMKM, dan pengelolaan sampah,” kata Farrel.

Ia juga berharap generasi muda desa semakin rajin dan bercita-cita tinggi agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

Baca Juga: 7.648 Mahasiswa Baru DITERIMA, Begini Cara UNRI Sambut Mahasiswa Baru Lewat PKKMB 2025, Usung Tema Menuju Indonesia Emas

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat, mudah dan tanpa iklan bisa download aplikasi Pojoksatu.id melalui tautan berikut ini:

Versi Android

Versi iOS

Anda juga bisa bergabung dalam saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id melalui link di bawah ini:

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Demikian informasi tentang kegiatan KKN-T mahasiswa IPB University di Tenjolaya, Bogor.***