POJOKSATU.id, MEDAN— Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mendesak Polda Sumut menahan para tersangka kasus PPPK Langkat 2023. Total kini sudah lima orang dijadikan tersangka.
Terbaru, tiga tersangka ditetapkan Polda Sumut antara lain Kadis Pendidikan Saiful Abdi, Kepala BKD Eka Syahputra Depari, dan Kasi Kesiswaan Bidang SD Disdik Alek Sander.
"LBH Medan mendesak Polda Sumut segera menahan ketiga tersangka yang baru ditetapkan Polda serta 2 kepala sekolah yang sebelumnya telah ditetapkan tersangka," kata Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, Jumat (13/9/2024).
LBH Medan menduga masih ada aktor intelektual lain yang merupakan aktor utama dalam seleksi PPPK Langkat Tahun 2023. Dan saat ini belum menjadi tersangka.
Oleh karena itu LBH Medan meminta secara tegas kepada Polda Sumut untuk mengungkap aktor utama dan aktor intelektual dalam seleksi PPPK Langkat Tahun 2023 ini.
Irvan juga meminta tiga pejabat Langkat yang baru dijadikan tersangka tersebut membuka dengan seterang-terangnya dalang dari permasalahan PPPK Langkat 2023.
Baca Juga: Gugur di Semifinal, Jojo dan Ginting Tetap Bawa Pulang Hadiah Hong Kong Open 2024 Sebanyak Ini
Menurut Direktur LBH Medan ini, penetapan status tersangka terhadap Kadis Pendidikan, Kepala BKD dan Kasi Kesiswaan Bidang SD Disdik ini, membuktikan secara nyata dan hukum jika telah terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif dalam penyelenggaraan seleksi PPPK Langkat 2023.
“Dan hal ini merugikan ratusan guru honorer Langkat," tegasnya.
Diketahui, tiga tersangka baru kasus PPPK 2023 Langkat ditetapkan Polda Sumut, Jumat (13/9). Total sudah lima orang dijadikan tersangka dalam kasus ini.
Tiga tersangka baru kasus seleksi PPPK Langkat 2023 ini antara lain Kadis Pendidikan Saiful Abdi, Kepala BKD Eka Syahputra Depari dan Kasi Kesiswaan Bidang SD Disdik Langkat Alek Sander.
“Kesimpulan dan rekomendasi gelar perkara ditetapkan tiga tersangka tambahan. Ketiga tersangka baru yaitu SA, ED dan AS,” ujarnya, Jumat (13/9/2024).
Sebelumnya, Polda Sumut juga telah menetapkan dua tersangka kasus PPPK 2023 ini pada Maret lalu. Keduanya kepala sekolah SD di Langkat yakni Awaluddin dan Rahayu Ningsih.***




