POJOKSATU.id - Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 memasuki rangkaian tahapan yang perlu diperhatikan calon peserta.
Berdasarkan jadwal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), pendaftaran dibuka 18-30 Agustus 2026, sedangkan seleksi administrasi berlangsung hingga 1 September 2026.
Setelah seleksi administrasi, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan mengikuti tahapan pembayaran PNBP dan kemudian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan metode CAT BKN pada 22 September-7 Oktober 2026.
Hasil SKD dijadwalkan diumumkan secara bertahap pada 1-13 Oktober 2026.
Karena SKD menjadi salah satu tahapan penting, peserta dapat mulai memperbanyak latihan soal TWK, TIU, dan TKP untuk mengasah kemampuan sebelum ujian.
Baca Juga: Jangan Bingung, Ini Cara Cek dan Bayar Kode Billing Sekolah Kedinasan 2026, Simak Langkahnya
Materi SKD Sekolah Kedinasan 2026
Materi SKD terdiri dari tiga bagian utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Berikut contoh soal yang telah dimodifikasi sebagai bahan latihan.
Contoh Soal SKD Sekolah Kedinasan 2026
Soal Nomor 1
Indonesia memiliki beragam produk lokal yang mampu bersaing dengan produk luar negeri. Rani dan Siska memilih menggunakan produk buatan Indonesia karena ingin ikut mendukung pelaku usaha dalam negeri.
Sikap Rani dan Siska merupakan contoh penerapan nasionalisme berupa...
A. Mengutamakan produk impor karena lebih terkenal.
B. Mengajak semua orang membeli produk luar negeri.
C. Menggunakan dan membeli produk buatan dalam negeri.
D. Membatasi seluruh produk asing masuk Indonesia.
E. Menganggap produk lokal selalu lebih baik daripada produk asing.
Pembahasan:
Nasionalisme dapat diwujudkan dengan menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap bangsa.
Salah satunya melalui penggunaan dan pembelian produk dalam negeri sehingga turut mendukung pelaku usaha serta perekonomian nasional.
Jawaban: C. Menggunakan dan membeli produk buatan dalam negeri.
Soal Nomor 2
Raka baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum. Ia mempelajari visi dan misi setiap calon sebelum menentukan pilihannya.
Menurut Raka, menggunakan hak suara secara bertanggung jawab merupakan bentuk partisipasi dalam kehidupan demokrasi.
Sikap tersebut merupakan penerapan Pancasila sila ke...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Pembahasan:
Sila keempat Pancasila menekankan prinsip kerakyatan, permusyawaratan, dan perwakilan.
Menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab merupakan salah satu bentuk partisipasi warga negara dalam kehidupan demokrasi.
Jawaban: D. 4
Baca Juga: Politisi PSI Nilai Budi Arie Seperti Jebak Jokowi, Dia Sibuk Hadapi Percepatan Siklus Lima Tahunan
Soal Nomor 3
Ketua panitia kegiatan kampus mengadakan rapat untuk menentukan konsep acara.
Dalam rapat tersebut, setiap anggota diberi kesempatan menyampaikan pendapat sebelum keputusan bersama ditetapkan.
Sikap tersebut mencerminkan pengamalan nilai...
A. Ketuhanan
B. Kemanusiaan
C. Persatuan
D. Kerakyatan
E. Keadilan sosial
Pembahasan:
Memberikan kesempatan kepada anggota untuk menyampaikan pendapat sebelum mengambil keputusan bersama merupakan bentuk penerapan nilai kerakyatan yang berkaitan dengan sila keempat Pancasila.
Jawaban: D. Kerakyatan
Baca Juga: Dadang Supriatna Ajak Pelajar di Bandung Biasakan Menabung Sejak Dini
Soal Nomor 4
Manakah kalimat yang paling efektif?
A. Para siswa-siswa sedang mengikuti upacara.
B. Keluarga Haikal berlibur ke Labuan Bajo saat libur sekolah.
C. Dalam rapat tersebut membahas mengenai persiapan kegiatan.
D. Ia sangat amat senang sekali mendapatkan penghargaan.
E. Demi untuk menjaga kesehatan, ia berolahraga setiap pagi.
Pembahasan:
Kalimat efektif harus jelas, tepat, dan tidak menggunakan kata secara berlebihan. Pilihan A menggunakan bentuk jamak ganda, C tidak memiliki subjek yang jelas, sedangkan D dan E mengandung pemborosan kata.
Pilihan B memiliki struktur kalimat yang jelas dan ringkas.
Jawaban: B. Keluarga Haikal berlibur ke Labuan Bajo saat libur sekolah.
Baca Juga: Ini Cara Lolos Seleksi Riset OMI 2026, dari Proposal hingga Grand Final dan Expo
Soal Nomor 5
Manakah kalimat yang menggunakan kata baku dengan tepat?
A. Rafi mendapat rangking pertama di kelas.
B. Ayah sedang mengurus pasport di kantor imigrasi.
C. Sinta merupakan pengrajin kain tradisional.
D. Siswa kelas 8B mempersiapkan proyek P5 bersama wali kelas.
E. Kelompok putera dan puteri mengikuti perlombaan tersebut.
Pembahasan:
Sejumlah pilihan menggunakan kata tidak baku, seperti “rangking”, “pasport”, “pengrajin”, “putera”, dan “puteri”.
Pilihan D tidak menggunakan bentuk kata tersebut sehingga menjadi pilihan yang tepat.
Jawaban: D. Siswa kelas 8B mempersiapkan proyek P5 bersama wali kelas.
Soal Nomor 6
Kalimat berikut yang menggunakan kata baku dengan tepat adalah...
A. Tina terpilih sebagai sekretaris OSIS.
B. Ia memperoleh resiko akibat keputusan tersebut.
C. Raport siswa dibagikan pada akhir semester.
D. Sejumlah bangunan roboh akibat gempa yang terjadi pagi tadi.
E. Bapak memberikan sedekah kepada tetangga di sekitar rumah.
Pembahasan:
Kata “resiko” pada pilihan B tidak baku karena bentuk yang benar adalah “risiko”. Sementara “raport” pada pilihan C seharusnya ditulis “rapor”.
Pilihan D menggunakan kata baku dan susunan kalimat yang tepat.
Jawaban: D. Sejumlah bangunan roboh akibat gempa yang terjadi pagi tadi.
Baca Juga: Tarif LRT Jakarta Masih Rp5.000 hingga Oktober 2026, Rute Velodrome-Manggarai Rampung
Soal Nomor 7
Seorang tokoh perjuangan dikenal berani menghadapi penjajah. Karena sulit dikalahkan dalam pertempuran, pihak penjajah kemudian menyusun rencana secara diam-diam untuk menjebaknya.
Mereka bahkan melibatkan orang di lingkungan sekitar sang tokoh dengan imbalan tertentu.
Berdasarkan cerita tersebut, pihak yang menunjukkan watak licik adalah...
A. Tokoh perjuangan
B. Pasukan perjuangan
C. Masyarakat
D. Penjajah
E. Pemimpin perjuangan
Pembahasan:
Watak tokoh dapat diketahui dari tindakan dalam cerita.
Pihak penjajah menggunakan tipu daya, menyusun rencana secara diam-diam, dan memberikan imbalan kepada orang lain untuk menjalankan rencananya.
Tindakan tersebut menunjukkan sifat licik.
Jawaban: D. Penjajah
Soal Nomor 8
Hubungan kata berikut memiliki pola tempat dan aktivitas:
Pasien : rumah sakit : berobat = ...
A. Guru : sekolah : mengajar
B. Mahasiswa : dosen : belajar
C. Dokter : pasien : rumah sakit
D. Apoteker : obat : apotek
E. Polisi : kantor : kendaraan
Pembahasan:
Pasien berhubungan dengan rumah sakit sebagai tempat dan berobat sebagai aktivitas. Pola yang sama terdapat pada guru, sekolah, dan mengajar karena guru melakukan aktivitas mengajar di sekolah.
Jawaban: A. Guru : sekolah : mengajar
Baca Juga: Besok Mau Beraksi, Polisi Bubarkan Paksa Massa Demo 27 Agustus dari Gedung DPR Rabu Malam
Soal Nomor 9
Baterai merupakan sumber energi bagi mobil-mobilan listrik. Hubungan tersebut dapat dianalogikan sebagai:
Mobil-mobilan : baterai = manusia : ...
A. Makanan
B. Bensin
C. Otot
D. Tulang
E. Gerak
Pembahasan:
Baterai menjadi sumber energi bagi mobil-mobilan listrik. Pada manusia, makanan merupakan sumber energi yang diperlukan tubuh untuk menjalankan aktivitas.
Jawaban: A. Makanan
Baca Juga: Pesan Laskar Trisakti Demo 27 Agustus 2026 Besok, Jangan Anarkis dan Provokatif
Soal Nomor 10
Jika Bima lolos perankingan SKD, ia dapat mengikuti tes psikologi. Jika Bima dapat mengikuti tes psikologi, ia berpeluang mengikuti tes kesehatan.
Kesimpulan yang paling tepat adalah...
A. Jika Bima mengikuti tes psikologi, ia pasti lulus tes kesehatan.
B. Bima lolos perankingan SKD dan pasti lulus tes kesehatan.
C. Jika Bima tidak lolos perankingan SKD, ia pasti lulus tes kesehatan.
D. Jika Bima lolos perankingan SKD, ia dapat mengikuti tes psikologi.
E. Jika Bima lolos perankingan SKD, ia berpeluang mengikuti tes kesehatan.
Pembahasan:
Diketahui bahwa lolos perankingan SKD memungkinkan Bima mengikuti tes psikologi. Selanjutnya, mengikuti tes psikologi membuatnya berpeluang mengikuti tes kesehatan.
Dengan menggabungkan kedua hubungan tersebut, jika Bima lolos perankingan SKD, ia berpeluang mengikuti tes kesehatan.
Jawaban: E. Jika Bima lolos perankingan SKD, ia berpeluang mengikuti tes kesehatan.
Baca Juga: Bersiap OMI 2026, Cek Cabang Lomba, Syarat Peserta, Jadwal dan Tahapan Seleksi
Tips Persiapan SKD Sekolah Kedinasan 2026
Peserta sebaiknya tidak sekadar menghafalkan jawaban. Pahami pola pertanyaan dan alasan di balik setiap jawaban agar lebih siap menghadapi variasi soal.
Untuk TWK, pelajari Pancasila, UUD 1945, nasionalisme, integritas, bela negara, dan sejarah Indonesia. Sementara TIU dapat dilatih melalui soal verbal, numerik, logika, analisis, dan penalaran.
Untuk TKP, peserta perlu membiasakan diri menganalisis situasi dan memilih respons yang paling tepat sesuai karakteristik pelayanan publik, integritas, profesionalisme, dan kerja sama.
Latihan dengan batas waktu juga penting agar peserta terbiasa mengatur waktu ketika mengerjakan SKD berbasis CAT.
Itulah contoh soal SKD Sekolah Kedinasan 2026 lengkap dengan pembahasan yang dapat digunakan sebagai bahan latihan.
Baca Juga: Tak Ada Perintah Merekam, Budi Arie Sebut Silaturahmi dengan Jokowi Sangat Sensitif, Video Bocor
Dengan pelaksanaan SKD CAT BKN dijadwalkan 22 September-7 Oktober 2026, peserta masih memiliki waktu untuk memperkuat persiapan.
Selain berlatih TWK, TIU, dan TKP, peserta juga perlu memantau pengumuman resmi terkait lokasi, waktu, dan sesi ujian yang dijadwalkan diumumkan pada 18-21 September 2026.
Pastikan seluruh tahapan diikuti sesuai jadwal agar kesempatan melanjutkan ke seleksi lanjutan Sekolah Kedinasan 2026 tetap terbuka. ***




