POJOKSATU.id - Pencairan TPG (Tunjangan Profesi Guru) Triwulan I dijadwalkan rampung pada akhir bulan Maret 2025 ini.

Namun fakta di lapangan justru banyak bapak ibu guru yang belum mendapatkan TPG bahkan hingga akhir bulan Maret 2025.

Bapak ibu guru pun mengeluhkan lamanya pencairan TPG Triwulan I tahun 2025.

Mereka bertanya-tanya apa sebenarnya penyebab pencairan TPG Triwulan I ini menjadi lama.

Baca Juga: Link Nonton dan Prediksi Liga Inggris Arsenal vs Fulham: The Gunners Pede Bukayo Saka Comeback

Bahkan pencairannya pun tidak bisa dilakukan secara serentak.

Menyikapi keresahan dari bapak ibu guru, operator GTK pusat pun buka suara.

Operator GTK pusat membeberkan beberapa alasan yang membuat pencairan TPG Triwulan I menjadi lebih lama.

Dijelaskan oleh oprator GTK pusat bahwa pda tahun 2025 ini 1,5 juta guru dari 500 kabupaten dan kota yang mendapatkan TPG.

Tidak mudah untuk mengumpulkan data dari total 1,5 juta guru.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Arsenal vs Fulham: The Gunners Diunggulkan, bakal Menang Tipis

Bahkan setelah data terkumpul pemerintah masih harus melakukan cleansing data karena ternyata masih banyak kesalahan yang ditemukan pada proses pengumpulan data.

Berbagai permasalahan teknis yang dihadapi inilah menjadi salah satu penyebab lamanya pencairan TPG Triwulan I.

Oleh karena itu pemerintah meminta seluruh bapak ibu guru untuk bersabar.

Pemerintah memastikan bahwa 1,5 juta guru ini akan memdapatkan TPG Triwulan I tahun 2025.

Baca Juga: Warga Tambal Jalan Rusak Secara Mandiri Sambut Pemudik di Desa Pandansari

Dan meskipun data mereka baru valid pada bulan Maret, besaran TPG yang diterima akan tetap utuh mulai dari bulan Januari 2025.

****