POJOKSATU.id — Pemerintah menegaskan tidak akan melakukan perubahan pada sekolah-sekolah yang sudah berkualitas dan kini menjadi bagian dari program Sekolah Garuda Transformasi.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menjelaskan, pemerintah hanya akan melakukan pembinaan agar lulusan sekolah tersebut siap bersaing untuk masuk ke perguruan tinggi top dunia.

"Pembinaan ini sama sekali tidak mengubah kurikulum, guru, maupun status sekolah.

Hanya kita memberikan pembinaannya," ujar Stella usai menghadiri acara 2025 China-Indonesia Education-Industry Collaboration Summit di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: 20 Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Nilai UTBK SNBT, Peluang Emas untuk Lulusan SMA 2026

Ia menambahkan, pemerintah juga tidak akan mengubah status sekolah yang sebelumnya swasta menjadi negeri.

Menurutnya, sekolah-sekolah swasta yang sudah bagus harus tetap dibiarkan beroperasi sebagaimana mestinya.

"SMA-SMA yang sudah bagus ini, kalau sudah bagus jangan kita otak-atik," tegasnya.

Lebih lanjut, Stella memastikan bahwa guru dan pegawai yang sudah bekerja dengan baik di sekolah-sekolah tersebut tidak akan diganti.

Baca Juga: Tidak Ditentukan Oleh Tanggal Terbitnya SKTP! Ini Dua Hal yang Jadi Penentu Cepat Lambatnya Pencairan TPG Triwulan 3!

Pemerintah hanya akan memberikan bantuan untuk memperkuat hal-hal yang masih kurang, terutama dalam mempersiapkan siswa agar mampu menembus kampus-kampus terbaik dunia.

"Jadi kurikulumnya tidak kita ubah, gedungnya tidak kita ubah, sama sekali. Bahkan, guru-gurunya juga tidak kita ubah untuk Sekolah Garuda Transformasi," ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menjelaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo.

Program ini menjadi upaya nyata pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak berprestasi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Turki Umumkan Beasiswa Penuh S1, S2, dan S3 untuk WNI Mulai Januari 2026 Tanpa Kewajiban Pulang ke Indonesia Setelah Lulus

“Sekolah Garuda akan menjadi instrumen penting untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas. Sekaligus mendukung perjuangan kita menuju Indonesia sebagai negara maju,” kata Qodari.

Ia meyakini, Sekolah Garuda akan menjadi sistem pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Ini menjadi harapan baru bagi anak-anak muda Indonesia, terutama yang berbakat,” tambahnya.

Menurut Qodari, Sekolah Garuda hadir untuk menyatukan berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan yang sebelumnya berjalan secara individual menjadi lebih sistematis dan terarah.

Baca Juga: Guru Honorer Bakal Terima Tunjangan dengan Nominal yang Besar di Tahun 2026? Begini Penjelasan dari Mendikdasmen!

“Dengan adanya Sekolah Garuda, harapannya akan semakin banyak anak-anak cerdas, sukses, dan berprestasi yang dilahirkan oleh bangsa Indonesia,” ujarnya optimis.

Sekolah Garuda nantinya akan menerapkan dua skema pembiayaan.

Sebanyak 80 persen siswanya akan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah, sementara 20 persen sisanya akan berstatus berbayar.

Pemerintah menargetkan 100 Sekolah Garuda akan beroperasi penuh pada 2029.

Baca Juga: Pakar Internasional Berkumpul di UNSIKA Bahas Ancaman Kelaparan Abad 21

Dari jumlah tersebut, 80 di antaranya merupakan Sekolah Garuda Transformasi, dan 20 lainnya adalah Sekolah Garuda baru.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Bantu kirim tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya. ***