POJOKSATU.id - Pemerintah menyiapkan 4.770 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui jalur sekolah kedinasan tahun 2026.

Pengumuman pembukaan seleksi peserta didik sekolah kedinasan direncanakan berlangsung pada Agustus 2026. 

Sementara itu, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ditargetkan pada September 2026.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meminta calon peserta mempersiapkan diri sejak dini.

“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Juga: Putri Anne Blak-blakan Kembali ke Agama Kristen, Akuinya Masih Ada Niat Menikah Lagi, Tegaskan Tidak Suka Diperintah Suami

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 melalui SSCASN

Setelah pengumuman resmi dibuka, pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal SSCASN BKN.

Peserta dapat mengakses informasi dan pendaftaran melalui laman sscasn.bkn.go.id.

Pada tahun ini, terdapat sembilan instansi yang membuka formasi sekolah kedinasan di bawah naungannya.

Berikut daftar formasi sekolah kedinasan 2026:

  1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di bawah Kementerian Dalam Negeri: 1.410 formasi.

  2. 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan: 891 formasi.

  3. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) di bawah Kementerian Keuangan: 1.000 formasi.

  4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) di bawah BSSN: 50 formasi.

    Baca Juga: Bupati Aep Bangga 50 Paskibraka Karawang Dikukuhkan, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

  5. Politeknik Statistika STIS di bawah Badan Pusat Statistik: 564 formasi.

  6. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) di bawah Kementerian Hukum: 250 formasi.

  7. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi.

  8. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) di bawah BMKG: 130 formasi.

  9. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di bawah BIN: 100 formasi.

Total formasi tersebut mencapai 4.770 kebutuhan.

Jumlah ini meningkat cukup signifikan dibandingkan seleksi sekolah kedinasan tahun 2025 yang menyediakan 3.257 formasi.

Baca Juga: Taman Alun-alun Bandung Dibuka Kembali 17 Agustus 2026, Lengkap dengan Pesta Rakyat HUT ke-81 RI

SKD Sekolah Kedinasan 2026 Gunakan CAT

Seleksi sekolah kedinasan 2026 tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Sistem tersebut digunakan untuk menjaga proses seleksi tetap transparan dan meminimalkan praktik kecurangan, termasuk joki maupun upaya menggunakan “orang dalam”.

Rini mengingatkan calon peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan jaminan kelulusan.

“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas Rini.

Artinya, peserta harus mengandalkan kemampuan sendiri selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Baca Juga: Naskah Akademik Ranperda Sampah Tak Sinkron, Pansus 16 DPRD Kota Bandung Soroti Iuran hingga Program Gaslah

Materi SKD Sekolah Kedinasan 2026

SKD sekolah kedinasan ditargetkan berlangsung pada September 2026.

Seperti seleksi CASN lainnya, SKD terdiri atas tiga materi utama, yaitu:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

  • Tes Intelegensia Umum (TIU)

  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Setelah menyelesaikan SKD, peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan.

Jadwal dan mekanisme seleksi lanjutan ditentukan oleh masing-masing sekolah kedinasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Pesan Budayawan Erros Djarot di HUT 81 RI, Kita Ini Bosnya Presiden, Bukan Terbalik Ya

Pesan Menteri PANRB untuk Calon Peserta

Rini meminta calon peserta tidak hanya mengejar peluang menjadi ASN, tetapi juga mempersiapkan kompetensi dan karakter yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Dukungan orang tua juga dinilai penting agar peserta dapat mengikuti proses seleksi secara sehat dan percaya diri.

Pemerintah berharap seleksi sekolah kedinasan 2026 menghasilkan generasi muda yang memiliki kompetensi, integritas, kedisiplinan, serta komitmen terhadap kepentingan masyarakat.

Karena itu, calon peserta sebaiknya mulai mempersiapkan diri sebelum pendaftaran resmi dibuka, terutama dengan memahami persyaratan dan berlatih menghadapi materi SKD. ***