POJOKSATU.ID - Ini adalah bagian terakhir (bagian ke-4) dari artikel contoh soal Seleksi Substansi bakal calon kepala sekolah (BCKS) 2025.

Pada tiga artikel sebelumnya, Pojoksatu.id sudah ditampilkan 30 contoh soal seleksi Substansi BCKS 2025.

Berikut contoh soal seleksi substansi BCKS 2025 bagian ke-4, nomor 31-40:

31. Kompetensi Profesional

Kasus: Dalam rapat sekolah, ditemukan bahwa banyak guru belum membuat analisis hasil evaluasi siswa. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya tindak lanjut pembelajaran.

Baca Juga: Kumpulan Contoh Soal dan Kunci Jawaban Seleksi Substansi BCKS 2025, Lengkap Kunci Jawaban BAGIAN 3

Pertanyaan: Apa langkah profesional yang sebaiknya dilakukan kepala sekolah?

A. Membuat surat peringatan bagi guru yang lalai.

B. Memberikan pelatihan analisis hasil evaluasi dan mengawalnya secara berkala.

C. Menugaskan guru senior untuk menganalisis seluruh hasil evaluasi.

D. Membuatkan format analisis tanpa melibatkan guru.

Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Guru Non ASN TW 2 Sudah Cair di Beberapa Daerah, Ini Penyebab Lebih Lambat dari Guru ASN

Kunci Jawaban: B

32. Kompetensi Sosial

Kasus: Beberapa siswa SD Harapan sering terlambat karena orang tuanya bekerja dan tidak bisa mengantar ke sekolah tepat waktu.

Pertanyaan: Apa pendekatan sosial yang dapat dilakukan kepala sekolah?

A. Memberi sanksi tegas tanpa kompromi.

B. Menerima kondisi tersebut dan membiarkan siswa datang terlambat.

C. Mengajak komite sekolah untuk merancang solusi bersama, seperti program antar jemput atau pembinaan orang tua.

D. Melarang siswa tersebut mengikuti pelajaran.

Baca Juga: Olah TKP Gabungan di Kos Staf Kemlu Arya Daru Digelar Ketiga Kalinya, Kapolda Beri Penjelasan Hasilnya

Kunci Jawaban: C

33. Kompetensi Kepribadian

Kasus: Pak Agus, kepala sekolah SD Berani, diminta menjadi narasumber seminar pendidikan di luar kota pada hari yang sama dengan ujian akhir semester.

Pertanyaan: Apa keputusan yang mencerminkan integritas kepala sekolah?

A. Tetap pergi seminar karena itu meningkatkan citra sekolah.

B. Menugaskan wakil kepala sekolah mengelola ujian.

C. Menolak undangan seminar demi memastikan ujian berlangsung baik.

D. Mengatur ulang jadwal ujian agar bisa tetap pergi seminar.

Kunci Jawaban: C

34. Kompetensi Profesional

Kasus: Guru kelas 4 di SD Lestari menggunakan metode ceramah terus-menerus, sehingga siswa kurang antusias dan hasil belajar rendah.

Pertanyaan: Langkah pembinaan yang tepat dilakukan kepala sekolah adalah:

A. Memberikan teguran keras kepada guru.

B. Menugaskan guru lain untuk mendampingi.

C. Melakukan supervisi kelas dan memberikan umpan balik berbasis refleksi.

D. Mengalihkan guru tersebut ke tugas non-mengajar.

Baca Juga: 40 Contoh Soal Seleksi Substansi Calon Kepala Sekolah, Lengkap Kunci Jawaban (Bagian 1)

Kunci Jawaban: C

35. Kompetensi Sosial

Kasus: SD Mekar ingin meningkatkan citra sekolah di mata masyarakat setelah sebelumnya muncul kasus bullying yang viral di media sosial.

Pertanyaan: Tindakan sosial kepala sekolah yang tepat adalah:

A. Menyampaikan klarifikasi melalui media lokal dan memperkuat komunikasi dengan orang tua.

B. Membatasi penggunaan media sosial siswa.

C. Menghindari pertemuan dengan pihak luar untuk sementara.

D. Menyalahkan guru yang terlibat dalam kasus tersebut secara terbuka.

Kunci Jawaban: A

36. Kompetensi Kepribadian

Kasus: Pak Rino, kepala sekolah SD Sejahtera, sering mengambil keputusan sendiri tanpa mempertimbangkan masukan guru. Akibatnya, banyak guru merasa tidak dihargai.

Pertanyaan: Sikap kepribadian yang perlu dikembangkan Pak Rino adalah:

A. Keterbukaan dan menghargai partisipasi kolektif.

B. Ketegasan dalam menentukan arah sekolah.

C. Ketelitian agar semua keputusan akurat.

D. Kepemimpinan tunggal agar sekolah lebih terarah.

Baca Juga: Kebijakan Dedi Mulyadi Berat, SMA-SMK Pasundan 2 di Tasikmalaya Terancam Tutup di PPDB 2025, Pernah Jadi Favorit

Kunci Jawaban: A

37. Kompetensi Profesional

Kasus: Di SD Hebat, laporan kinerja guru untuk kenaikan pangkat banyak yang tertunda karena kurang pemahaman dalam menyusun dokumen penilaian angka kredit.

Pertanyaan: Tindakan profesional kepala sekolah adalah:

A. Menyusun laporan semua guru secara pribadi.

B. Mengundang narasumber untuk pelatihan penyusunan DUPAK.

C. Menyarankan guru untuk belajar mandiri dari internet.

D. Meminta guru untuk menyalin dari laporan guru lain.

Kunci Jawaban: B

38. Kompetensi Sosial

Kasus: Sekolah Anda menerima siswa pindahan yang berkebutuhan khusus. Fasilitas dan guru pendamping belum tersedia secara optimal.

Baca Juga: Dibuka! Pendaftaran Program Talent Scouting 2025 untuk Dosen dan Tendik : Simak Jadwal, Syarat, dan Materinya

Pertanyaan: Langkah sosial yang harus dilakukan kepala sekolah adalah:

A. Menolak siswa tersebut karena keterbatasan sumber daya.

B. Mengadakan pertemuan dengan orang tua dan mengusulkan kolaborasi bersama dinas dan komunitas difabel.

C. Menugaskan siswa tersebut untuk belajar mandiri.

D. Mengikutsertakan siswa dalam kelas reguler tanpa modifikasi pembelajaran.

Kunci Jawaban: B

39. Kompetensi Kepribadian

Kasus: Dalam diskusi guru, kepala sekolah dihadapkan pada dua pendapat berbeda yang sama-sama kuat. Jika tidak disikapi, perbedaan ini dapat menimbulkan konflik.

Pertanyaan: Apa sikap kepribadian yang perlu ditunjukkan kepala sekolah?

A. Menunda keputusan sampai suasana mereda.

B. Menengahi dan mencari jalan tengah yang adil bagi kedua belah pihak.

C. Memilih pendapat mayoritas agar tidak disalahkan.

D. Menghindari diskusi lanjutan untuk menjaga harmoni.

Kunci Jawaban: B

40. Kompetensi Profesional

Kasus: SD Terpadu sedang mengembangkan website sekolah. Namun, hanya satu guru yang paham tentang pengelolaan teknologi informasi.

Pertanyaan: Apa strategi profesional kepala sekolah?

A. Mengandalkan guru tersebut sepenuhnya tanpa melibatkan guru lain.

B. Mengadakan pelatihan internal agar lebih banyak guru memahami TIK.

C. Menugaskan guru tersebut sebagai operator tunggal permanen.

D. Menghapus rencana website karena keterbatasan SDM.

Kunci Jawaban: B

Melalui contoh soal seleksi substansi calon kepala sekolah yang berbasis kasus dan kontekstual, proses penilaian terhadap kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional dapat dilakukan secara lebih mendalam dan relevan dengan kondisi nyata di sekolah.

Soal-soal ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga integritas, keterampilan kepemimpinan, serta kemampuan menjalin hubungan sosial yang positif.

Dengan pemahaman yang baik terhadap format dan jenis soal, para calon kepala sekolah diharapkan mampu mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi seleksi.

Oleh karena itu, memahami contoh soal seleksi substansi calon kepala sekolah menjadi langkah penting dalam meraih sukses di jalur karier kepemimpinan pendidikan.

Disclaimer :

Contoh Soal Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah 2025 yang kami share di sini merupakan contoh soal yang dikutip dari KepalaSekolah.id. Soal ini hanya semata-mata sebagai bahan referensi saja, serta latihan soal dan bahan belajar untuk Calon kepala sekolah yang akan mengikuti tes substantif tahun ini. Dan soal ini tidak terkoneksi atau melihat dari alat tes resmi lembaga manapun.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan mudah dan cepat, bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android

Versi iOS

Anda juga bisa bergabung dalam saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id melalui link di bawah ini:

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Demikian artikel tentang contoh soal seleksi substansi BCKS 2025 bagian keempat atau terakhir.***