POJOKSATU.id — China saat ini telah berkembang menjadi salah satu negara terdepan di dunia, khususnya dalam sektor teknologi, sains, dan pendidikan.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika para pelajarnya dikenal memiliki etos belajar yang tinggi dan daya saing kuat.

Selain itu, Negeri Tirai Bambu kian diminati sebagai destinasi studi luar negeri.

Baca Juga: Cuma Sampai Jam 2 Siang! Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Senin 27 April

Mengacu pada laporan Times Higher Education (THE), tercatat sekitar 380 ribu mahasiswa asing dari 191 negara tengah menempuh pendidikan di China.

Minat tersebut terus menunjukkan peningkatan sepanjang periode 2024–2025.

Salah satu faktor pendorongnya adalah keberhasilan diplomasi melalui program Belt and Road Initiative yang mampu menarik ratusan ribu pelajar, terutama dari Asia dan Afrika, untuk mengambil program gelar di berbagai universitas di China.

Baca Juga: Apa Itu Tsundoku? Fenomena Unik Pecinta Buku yang Jarang Disadari

Berdasarkan Asia University Rankings 2026 yang dirilis oleh THE, perguruan tinggi di China mendominasi posisi teratas di kawasan Asia.

Berikut daftar kampus terbaiknya:
- Tsinghua University: peringkat 1 Asia
- Peking University: peringkat 2 Asia
- Fudan University: peringkat 7 Asia
- Zhejiang University: peringkat 8 Asia
- Shanghai Jiao Tong University: peringkat 9 Asia
- University of Science and Technology of China: peringkat 11 Asia

Baca Juga: Siswa SMAN 1 Warunggung Kompak Pakai Baju Adat, Cara Seru Jaga NKRI Ini Bikin Pelajaran PPKn Jadi Hidup

- Nanjing University: peringkat 13 Asia
- Harbin Institute of Technology: peringkat 22 Asia
- Tongji University: peringkat 23 Asia
- Wuhan University: peringkat 24 Asia
- Beijing Normal University: peringkat 29 Asia
- Southern University of Science and Technology (SUSTech): peringkat 31 Asia
- Huazhong University of Science and Technology: peringkat 33 Asia

Baca Juga: UGM Tanggapi Nama Dosen Doktor Cahyaningrum Dewojati Terseret Kasus Daycare Aresha Jogja

- Tianjin University: peringkat 35 Asia
- Beijing Institute of Technology: peringkat 38 Asia
- Sichuan University: peringkat 38 Asia
- Xi’an Jiaotong University: peringkat 41 Asia
- Beihang University: peringkat 43 Asia
- Shandong University: peringkat 45 Asia
- Sun Yat-sen University: peringkat 47 Asia

Dalam proses pemeringkatan ini, THE menggunakan 18 indikator kinerja yang dikelompokkan ke dalam lima kategori utama, yaitu kualitas pengajaran, ekosistem penelitian, mutu riset, tingkat internasionalisasi, serta keterkaitan dengan industri.

Baca Juga: Liburan ke Baduy Makin Murah! Tiket DAMRI Hanya Rp1, Berlaku Tiap Weekend

Bagi kamu yang berencana melanjutkan pendidikan ke China, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan sejak awal.

Langkah pertama adalah menentukan universitas dan jurusan yang sesuai dengan minat.

Kamu juga perlu memastikan bahasa pengantar yang digunakan, apakah Mandarin atau Inggris.

Selanjutnya, siapkan kemampuan bahasa. Untuk program berbahasa Mandarin, biasanya dibutuhkan sertifikat HSK minimal level 4 atau 5.

Baca Juga: Universitas Bhayangkara Jakarta Raya: Kampus Berbasis Sekuriti yang Siapkan SDM Unggul dan Berintegritas

Sedangkan untuk program berbahasa Inggris, kamu perlu menyiapkan skor IELTS atau TOEFL.

Kemudian, lengkapi berbagai dokumen penting seperti ijazah dan transkrip yang telah diterjemahkan, paspor yang masih berlaku, surat rekomendasi, motivation letter, serta CV untuk jenjang S2 atau S3.

Berikutnya, pertimbangkan aspek pembiayaan atau peluang beasiswa. Salah satu yang bisa dicoba adalah Chinese Government Scholarship.

Jika memilih jalur mandiri, biaya kuliah berkisar Rp20–80 juta per tahun, dengan biaya hidup sekitar Rp3–8 juta per bulan.

Setelah itu, kamu perlu mengurus visa pelajar jenis X1 atau X2 usai memperoleh Letter of Acceptance dari kampus tujuan.

Baca Juga: Sosok Cole Tomas Allen Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Guru Bimbel Berprestasi

Selain itu, pemeriksaan kesehatan dan kepemilikan asuransi juga menjadi syarat yang harus dipenuhi selama masa studi.

Kemampuan beradaptasi juga tidak boleh diabaikan.

Perbedaan budaya, jenis makanan, hingga sistem pembelajaran yang kompetitif bisa menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa asing.

Terakhir, penting untuk menyiapkan mental serta keterampilan hidup mandiri.

Baca Juga: Universitas Paramadina: Kampus Berbasis Nilai Religius yang Lahir dari Gagasan Besar Nurcholish Madjid

Kemampuan mengelola keuangan, berkomunikasi lintas budaya, dan menjalani kehidupan sehari-hari akan sangat menentukan keberhasilan selama menempuh studi di luar negeri.

Jika kamu benar-benar ingin kuliah di China, langkah awal yang bisa dilakukan adalah menentukan jurusan, memilih kampus tujuan, serta mulai mempelajari bahasa sejak sekarang.***