POJOKSATU.ID - Sebuah unggahan viral di media sosial menampilkan komentar netizen yang mengkritik judul film 'Merah Putih: One for All'.
Netizen dengan akun bagusgigih mempertanyakan judul yang menggunakan Bahasa Inggris, padahal film tersebut bertema nasionalisme Indonesia.
Kritik tersebut memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosial.
Sebagian setuju bahwa penggunaan judul berbahasa Inggris pada film bertema kebangsaan kurang relevan.
Sementara sebagian lain berpendapat bahwa penggunaan bahasa asing bertujuan untuk menarik penonton internasional dan tidak mengurangi esensi nasionalisme film.
Komentar tersebut menunjukkan adanya perhatian publik yang besar terhadap simbol-simbol nasional, termasuk dalam industri perfilman.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Komisi X DPR maupun pihak pembuat film terkait kritik tersebut.
Meski demikian, perbincangan ini menyoroti bagaimana masyarakat memandang perpaduan unsur-unsur lokal dan global dalam karya seni.***
Baca Juga: SE Terbaru Menpan RB: 1 Dokumen Ini Jadi Penentu Pengusulan PPPK Paruh Waktu
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:




