POJOKSATU.id, EMPAT siswa dan siswi terbaik Tanah Air resmi mewakili Indonesia dalam ajang World Schools Debating Championship (WSDC) 2025 yang digelar di Panama City, Panama, pada 22 Juli hingga 1 Agustus 2025.

Partisipasi para peserta didik Indonesia di kancah internasional ini merupakan hasil pembinaan intensif yang dilakukan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Keempat siswa yang terpilih mewakili Indonesia adalah, Audrey Effendi (SMAK IPEKA Integrated Christian School, Jakarta); Chelsea Cecillia Cang (SMA Kristen 6 Penabur Jakarta); Anzea Wirasasmita (SMA Negeri 4 Denpasar) dan Raymond Arvin (SMA Maitreyawira Batam).

Baca Juga: Cek, Hasil Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Teknis Pelamar Tambahan KemenPANRB Tahun Anggaran 2024 Resmi Diumumkan

Keempat Delegasi Indonesia itu dipilih melalui proses seleksi ketat yang berlangsung pada bulan April 2025.

Seleksi melibatkan 10 peserta terbaik dari Lomba Debat Indonesia (sebelumnya NSDC) dan satu siswa dari program pembinaan tahun lalu. Dari proses ini, empat siswa terbaik ditetapkan sebagai delegasi resmi Indonesia.

Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto, menyampaikan harapannya dalam acara pelepasan delegasi ajang internasional baru-baru ini.

“Saya percaya, dengan kerja keras, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah, adik-adik dapat mencetak prestasi yang gemilang,” ujar Mariman.

Baca Juga: PPG Akan Diintegrasikan dengan S1 Pendidikan, Peluang Atau Ancaman untuk Guru? Pro-Kontra Warganet

Sementara itu, Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, menjelaskan bahwa keempat siswa tersebut telah menjalani pembinaan dua tahap secara intensif.

“Lewat Pembinaan WSDC, adik-adik telah dipersiapkan dengan baik. Dengan usaha maksimal dan rasa percaya diri, mereka pasti akan meraih hasil terbaik,” tegas Irene.

Debaters Siap Harumkan Nama Indonesia

Rachmat Nurcahyo dari Universitas Negeri Yogyakarta selaku Koordinator Pembina WSDC 2025 menyebutkan bahwa pembinaan dilakukan dalam dua tahap untuk mengasah kemampuan debat para peserta secara komprehensif.

“Kami berharap tahun ini prestasi yang diraih lebih meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Pencurian Uang Rp 200 Juta di Halaman Parkiran Walikota Jakarta Utara, Polisi Selidiki Pelaku

Salah satu delegasi, Raymond Arvin, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diperoleh.

“Tahun ini kesempatan terakhir saya untuk berpartisipasi di WSDC. Tentu saja saya dan teman-teman lainnya sudah siap mengharumkan nama Indonesia,” ucap Raymond.

Senada dengan itu, Chelsea Cecillia Cang menyatakan target tim Indonesia di WSDC 2025 adalah melangkah sejauh mungkin.

“Kami ingin melangkah lebih jauh dan meraih hasil yang membanggakan untuk Indonesia,” tuturnya.

Tentang WSDC

World Schools Debating Championship merupakan ajang debat internasional paling bergengsi untuk pelajar tingkat menengah atas dari seluruh dunia.

Baca Juga: Buntut Kasus Oknum Guru di Sekotong Rudapaksa Siswi dari SD Hingga SMA: Polisi Periksa Enam Saksi

Lebih dari 70 tim nasional berpartisipasi dalam ajang ini setiap tahun, memperdebatkan isu-isu global seperti hubungan internasional, ekonomi, kebijakan publik, hingga olahraga dan budaya.

 Klik, follow & subscribe website & medsos kami untuk mendapatkan informasi terbaru;

VERSI ANDROID 

VERSI iOS 

LINK SALURAN WHATSAPP 

Fanpage Edugov

Ajang ini tidak hanya menguji kecakapan berpikir kritis dan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga memperkuat nilai kolaborasi dan toleransi antarbangsa.

Kehadiran tim Indonesia di WSDC 2025 diharapkan mampu menorehkan prestasi terbaik dan membawa pulang kebanggaan untuk Tanah Air. ***