POJOKSATU.ID - Aliansi Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Indonesia menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung membantu program Kemensos.

Kesiapan ini muncul setelah adanya pertemuan intensif antara pengurus pusat mahasiswa dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta.

Menanggapi ajakan tersebut, pihak mahasiswa menyatakan bahwa agenda sosial memang menjadi prioritas utama kepengurusan mereka.

Organisasi ini bahkan telah merancang program pengabdian masyarakat secara serentak di tingkat nasional sebagai bentuk aksi nyata.

Baca Juga: Kemensos Gandeng DEMA PTKIN Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat KKN

Untuk memaksimalkan gerakan ini, aliansi mahasiswa memanfaatkan jaringan luas mereka yang terbagi dalam lima wilayah kepengurusan di seluruh Indonesia.

Wilayah tersebut mencakup area Jawa-Nusa Tenggara, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga kawasan Maluku-Papua.

Seluruh perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama seperti UIN, IAIN, dan STAIN dipastikan akan terlibat aktif.

Potensi besar dari ribuan mahasiswa keagamaan ini dinilai menjadi modal utama yang sangat berharga untuk menyukseskan program pemerintah.

Baca Juga: Para Menteri Dampingi Presiden Resmikan Operasional 1.061 KDKMP atau Koperasi Desa!

Pergerakan mahasiswa yang aktif di bidang sosial ini diharapkan mampu menyentuh langsung lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Aksi pengabdian serentak ini direncanakan akan mulai dimatangkan setelah agenda pelantikan pengurus baru terlaksana.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus aliansi tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Bandung dalam waktu dekat.

Momentum tersebut akan digunakan untuk merumuskan teknis pendampingan Sekolah Rakyat di berbagai pelosok daerah.

Mahasiswa nantinya tidak hanya sekadar mengajar, tetapi juga melakukan pemberdayaan ekonomi dan sosial budaya bagi warga sekitar.

Kehadiran mahasiswa di lapangan diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Melalui persiapan yang matang ini, Aliansi DEMA PTKIN optimistis dapat menjadi mitra strategis Kementerian Sosial yang dapat diandalkan.***