POJOKSATU.id, KEMENTERIAN Komunikasi dan Digital (Komdigi) Berkolaborasi dengan DQLab meluncurkan program pelatihan daring dan hackathon nasional melalui skema Digital Talent Scholarship (DTS). Program ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia, baik pemula maupun profesional yang ingin meningkatkan keterampilan digitalnya.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menegaskan pentingnya inisiatif ini. Menurutnya, pengembangan SDM menjadi kunci dalam kesuksesan transformasi digital, bukan hanya soal pembangunan infrastruktur teknologi semata.
“Transformasi digital tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal manusianya. Komdigi melalui BPSDM berkomitmen menyiapkan SDM digital yang mampu memahami dan mengelola data sebagai aset utama abad ke-21. Kolaborasi dengan DQLab adalah contoh nyata dari sinergi pemerintah dan ekosistem teknologi,” jelas Bonifasius saat peluncuran program di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, dilansir dari laman resmi Komdigi, Selasa, 5 Juli 2025.
Baca Juga: PB PGRI Desak Konversi PPPK Jadi PNS, Diskriminasi Status Dinilai Makin Tajam
Program pelatihan DTS ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan di era digital, khususnya dalam bidang data analytics, data engineering, dan machine learning. Ketiga bidang ini menjadi landasan penting dalam pemanfaatan data untuk mendukung berbagai sektor industri dan pemerintahan.
Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Komdigi, Said Mirza Pahlevi, menyebut bahwa pelatihan ini adalah batu loncatan penting bagi masyarakat untuk memasuki dunia kerja berbasis teknologi dan menjadi pelaku transformasi digital di masa depan.
“Kami di Komdigi percaya bahwa penguasaan keterampilan digital, khususnya di bidang data, adalah langkah strategis untuk menyiapkan talenta digital Indonesia yang kompetitif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kompetensi tersebut semakin relevan seiring meningkatnya permintaan tenaga kerja digital di berbagai sektor.
Sementara itu, Program Manager DQLab, Yovita, menekankan bahwa keterampilan dalam bidang data telah menjadi kebutuhan mendesak di pasar kerja global. Oleh karena itu, pelatihan ini memberikan akses kepada peserta untuk memperoleh keahlian praktis yang langsung relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
“Di era digital saat ini, keahlian dalam data bukan hanya nilai tambah, tetapi kebutuhan. Belajar data membuka banyak pintu peluang, dan di DQLab, kami berkolaborasi dengan Komdigi untuk memberikan pelatihan yang aplikatif dan membumi,” jelasnya.
Baca Juga: Cek, Daftar Nama 67 Mahasiswa Lolos ke Tahap Seleksi Wawancara Progam Beasiswa Garuda ACE 2.0
Seluruh pelatihan dilakukan secara daring dan terbuka untuk masyarakat umum di seluruh Indonesia. Selain belajar teori dan praktik, peserta juga berkesempatan mengikuti hackathon online, di mana mereka dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam proyek nyata yang menantang dan membangun portofolio digital.
Adapun tiga kelas utama dalam program ini meliputi:
1. Fundamental of Data Analyst: Memberikan pemahaman menyeluruh tentang peran dan keterampilan dasar seorang Data Analyst, mulai dari mengenali ekosistem data, tools yang relevan, hingga proyek analisis data.
2. Fundamental of Data Engineering: Membekali peserta dengan pengetahuan dasar dalam merancang sistem pengolahan data berskala besar menggunakan Python, SQL, dan Pandas.
3. Fundamental of Machine Learning: Mengupas dasar-dasar Data Science dan Machine Learning, termasuk pemahaman statistik, algoritma, dan membangun model prediktif menggunakan Python.
Link pendaftaran resmi (gratis):
1. Data Analytics: https://s.id/dts-data-analyst
2. Data Engineering: https://s.id/dts-data-engineering
3. Machine Learning: https://s.id/dts-machine-learning3
Ikut berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
Fanpage Edugov. ***



