POJOKSATU.ID — Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan bahwa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru mereka belum aktif meski sudah diumumkan dan disalurkan.

Hal ini menjadi penghambat penyaluran bansos PKH, BPNT, atau bantuan lainnya.

Berikut panduan langkah yang bisa diambil agar kartu KKS segera aktif dan dana bantuan bisa masuk.

1. Cek Status di Sistem Resmi (SIKS-NG)

Langkah pertama adalah memeriksa status rekening KKS Anda melalui sistem SIKS-NG, sistem data terpadu Kemensos yang dipakai untuk verifikasi rekening KKS.

Baca Juga: Begini Mekanisme Pencairan Tiga Tahap Bansos Sekaligus di KKS Baru

Jika di sana tertulis “proses cek rekening” atau belum aktif, berarti verifikasi bank belum rampung.

Mengetahui status di SIKS-NG sangat krusial untuk memahami apakah kendala aktivasi berasal dari pihak Kemensos, bank, atau data rekening.

2. Hubungi Pendamping Sosial Setempat

Jika status verifikasi belum terbaca jelas di SIKS-NG, KPM disarankan untuk segera menghubungi pendamping sosial PKH / bansos di desa atau kelurahan.

Pendamping sosial biasanya bisa membantu mengklarifikasi masalah, apakah data KKS tidak cocok, atau butuh pemadanan ulang. 

Baca Juga: KPM Eks Pos Harus Tahu, Estimasi Penyaluran Rapelan PKH BPNT Saat Migrasi ke KKS

Pendamping juga bisa memfasilitasi komunikasi dengan pihak bank penyalur agar proses aktivasi dipercepat.

3. Datang ke Bank Penyalur

Jika pengecekan melalui sistem belum membuahkan hasil, KPM bisa langsung mendatangi kantor bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, atau BSI) yang menerbitkan KKS.

Bawa dokumen penting seperti:

KKS baru fisik

KTP pemilik KKS

Buku tabungan (jika diberikan)

Bukti status verifikasi di SIKS-NG atau laporan dari pendamping sosial

Pada bank, jelaskan bahwa KKS Anda belum aktif meski sudah diterima.

Baca Juga: Begini Cara Cek Aktivasi KKS Baru untuk Penerima Bansos yang Belum Cair

Pihak bank biasanya bisa melakukan aktivasi rekening atau memperbaiki status jika memang ada kesalahan data atau belum disetujui.

4. Pantau Saldo Aktivasi SI (Standing Instruction)

Setelah bank mengkonfirmasi rekening KKS aktif, pastikan Standing Instruction (SI) sudah di-set oleh Kemensos.

SI ini penting agar bantuan sosial bisa secara rutin ditransfer ke KKS. 

Menurut kebijakan, setelah SI aktif, pencairan bansos bisa masuk dalam 1–7 hari kerja. 

Baca Juga: Kontraktor Proyek Rp2 Miliar SMKN Batujaya Karawang Terancam Pidana Akibat Langgar K3

Gunakan mobile banking, ATM, atau internet banking untuk mengecek saldo KKS setiap hari.

Jika saldo belum muncul meskipun SI dinyatakan aktif, catat tanggalnya dan laporkan ke pendamping sosial atau bank.

5. Lapor Masalah Secara Resmi

Jika sudah melakukan langkah-langkah di atas namun KKS tetap belum aktif, ajukan laporan resmi ke:

Kemensos melalui kanal aduan ban­sos resmi atau aplikasi Cek Bansos.

Baca Juga: BLT Kesra vs PKH BPNT, Seberapa Sering Cair dan Apa Bedanya?

Desa atau kelurahan: laporkan kepada kepala desa atau petugas setempat agar data KPM divalidasi ulang di SIKS-NG.

Bank Penyalur: minta catatan atas keluhan Anda agar bisa ditindaklanjuti oleh petugas bank terkait aktivasi rekening.

6. Pastikan Data Anda Konsisten

Kesalahan data sering menjadi penyebab aktivasi gagal. Beberapa hal yang harus dicek:

NIK dan nama lengkap di KTP/Kartu Keluarga harus cocok dengan data di sistem bank dan SIKS-NG. 

Alamat: pastikan alamat di data penerima bansos sama dengan kondisi riil, agar pendamping sosial atau petugas desa bisa mengonfirmasi verifikasi dengan mudah.

Dokumen pendukung: jika ada surat atau formulir dari pendamping sosial saat registrasi KKS, simpan dan tunjukkan saat ke bank.

7. Bersabar dan Pantau Berkala

Karena proses peralihan dari Pos ke KKS melibatkan banyak pihak (bank, Kemensos, pendamping sosial), butuh waktu agar rekening benar-benar aktif dan pencairan bansos bisa berjalan.

Baca Juga: Miris di Majene Sulawesi Barat, Siswa SD Terpaksa Belajar di Gedung Sekolah yang Nyaris Ambruk

Bahkan menurut laporan, proses birokrasi (verifikasi rekening, SI, aktivasi) sedang dipercepat, dan pencairan bisa dilakukan dalam 1–7 hari kerja setelah SI aktif. 

Sementara menunggu, terus pantau status melalui SIKS-NG, cek saldo, dan tetap komunikasi dengan pendamping sosial serta bank.***