POJOKSATU.ID - Dengan memasuki bulan Desember 2025, ribuan penerima bantuan sosial di seluruh Indonesia.

Termasuk di Jawa Barat mulai merasakan manfaat dari sistem baru pencairan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru hasil peralihan dari proses lama lewat pos.

Sejak pertengahan tahun 2025, pemerintah secara resmi mengganti mekanisme penyaluran bansos.

Dari pengiriman tunai lewat pos menjadi transfer ke rekening bank (bank Himbara seperti Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI / Bank BTN/Bank Syariah Indonesia) melalui KKS baru. 

Baca Juga: Verifikasi Satu Data Dimulai, Warga Diminta Cek Status JKN

Mereka yang sebelumnya menerima melalui pos dan telah menyelesaikan migrasi disebut sebagai KPM peralihan.

Untuk kelompok ini, pencairan bisa dilakukan lebih cepatbahkan sebelum jadwal regulertergantung kapan rekannya diaktifkan dan data mereka diverifikasi. 

Selain itu, beberapa KPM peralihan baru-baru ini mendapatkan rapelan dana dari tahap sebelumnya (tahap 2, 3, dan 4) yang sempat tertunda.

Misalnya dana senilai Rp 400.000 pada akhir November 2025.

Baca Juga: Penting, Ini 5 Panduan Memilih Kartu Kredit Pertama

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya menerima bansos lewat pos dan telah menerima KKS baru lewat bank. 

KPM yang sudah diaktivasi rekeningnya mereka bisa langsung mengecek saldo lewat ATM, mobile banking, teller bank, atau e-warong. 

Menurut data terbaru, sekitar 1,6 juta KPM telah menjalani proses migrasi dan mendapat kartu KKS baru.

Baca Juga: Ratusan BTS Masih Lumpuh, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan di Sumatra

Beberapa bantuan sosial yang mulai mengisi saldo lewat KKS baru saat ini antara lain:

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bantuan pangan reguler. 

Program Keluarga Harapan (PKH) sesuai kategori penerima (anak sekolah, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dll). 

BLT Kesra Rp 900.000 tunjangan langsung untuk periode Oktober–Desember 2025, bagi KPM yang memenuhi kriteria. 

Bahkan, di awal Desember antara 1 hingga 4 Desember 2025 sudah banyak laporan KPM yang saldo bansosnya masuk ke rekening.

Baca Juga: Pesona Akhir Tahun di Bandung, City Light dan Pesona Alam yang Hadirkan Panggung Cahaya, Sisakan Cerita Kenangan

Untuk KPM peralihan, jadwal nasional biasa tidak lagi berlaku.

Mereka bisa menerima pencairan segera setelah rekening aktif jadi pencairan bisa lebih cepat atau tertunda dari kalender reguler pemerintah. 

Jika saldo belum masuk, bisa jadi karena rekening belum diaktivasi, data belum diverifikasi, atau distribusi kartu KKS baru belum merata. 

Disarankan untuk rutin mengecek saldo melalui ATM, mobile banking, teller bank atau e-warong, serta tetap memantau pengumuman resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).

Baca Juga: Nikmati Panorama Sembalun di Bukit Pergasingan, Sambut Fajar Pertama Tahun Baru dari Negeri di Atas Awan

Peralihan sistem pencairan bansos dari pos ke bank melalui KKS baru memberi angin segar bagi banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Tidak hanya mempercepat proses, skema ini memberi fleksibilitas memungkinkan penerima memantau saldo kapan saja dan menghindari antrean panjang.

Bagi Anda yang menerima bansos: segera cek saldo KKS bisa jadi dana bantuan sudah masuk tanpa pemberitahuan.

Bila belum, jangan panik tunggu aktivasi rekening atau hubungi bank penyalur atau pendamping sosial di lingkungan Anda.***