POJOKSATU.id - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. Sementara itu, sesi susulan akan dilaksanakan pada 11 hingga 19 Mei 2026.

Bagi siswa kelas 6 yang akan mengikuti asesmen ini, persiapan yang matang sangat penting, terutama untuk mata pelajaran matematika yang menjadi salah satu fokus utama dalam TKA.

Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa TKA matematika dirancang untuk mengukur pemahaman dasar siswa terhadap konsep-konsep penting dalam matematika.

“TKA matematika SD, MI, atau yang sederajat mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika,” demikian penjelasan Pusmendik melalui laman resminya.

Baca Juga: Bupati Rejang Lebong Minta Fee 15 Persen Dinas PUPR, Tandai Rekanan Pemenang dengan Kode Huruf

Mengukur Kemampuan Problem Solving

Selain menguji pemahaman konsep, TKA juga menilai kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah.

“TKA matematika SD juga mengukur kemampuan murid dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah, yang dikenal juga dengan kemampuan problem solving,” jelas Pusmendik.

Artinya, siswa tidak hanya dituntut menghafal rumus, tetapi juga mampu menggunakan konsep matematika dalam situasi nyata.

Baca Juga: Malam Ganjil Mulai Malam Ini, Ketahui Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar

Tiga Domain Materi TKA Matematika SD

Secara umum, materi TKA matematika SD terbagi ke dalam tiga domain utama, yaitu:

  • Bilangan
  • Geometri dan pengukuran
  • Pengolahan data

Ketiga domain tersebut mencakup materi yang telah dipelajari siswa baik dalam Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, asesmen ini tetap berkesinambungan dengan pembelajaran yang sudah berlangsung di sekolah.

Baca Juga: Penerimaan Polri 2026 Dibuka, Ini Link Daftar, Syarat, dan Tahapan Seleksinya

Contoh Materi yang Diujikan

Pada domain bilangan, salah satu submateri yang sering muncul adalah bilangan rasional. Siswa akan diuji kemampuannya dalam memahami, menerapkan, serta menalar operasi bilangan untuk memecahkan masalah tertentu.

Soal biasanya berbentuk cerita yang meminta siswa menghitung pecahan, pembagian, atau operasi hitung lainnya.

Sementara itu, pada domain pengolahan data, siswa akan diminta membaca dan menafsirkan data yang disajikan dalam berbagai bentuk, seperti tabel, diagram, atau piktogram.

Dalam beberapa soal, siswa juga perlu melakukan perhitungan berdasarkan data yang tersedia.

Baca Juga: Kasus Kanker Usus Besar Naik pada Usia Muda, Peneliti Soroti Pentingnya Skrining Sejak 45 Tahun

Contoh Bentuk Soal TKA Matematika SD

Sebagai gambaran, terdapat contoh soal yang berkaitan dengan produksi susu oat yang dikemas ke dalam botol. Soal tersebut meminta siswa menentukan kebenaran beberapa pernyataan terkait total produksi, isi setiap botol, serta jumlah keseluruhan isi botol kecil.

Soal semacam ini menguji kemampuan siswa dalam mengolah pecahan campuran serta melakukan pembagian dalam konteks cerita.

Contoh lainnya adalah soal tentang berat belanjaan yang terdiri dari alpukat dan brokoli beku. Siswa diminta menghitung berat satu buah alpukat setelah melakukan pengurangan dan pembagian dari total berat belanjaan.

Dalam soal tersebut, siswa perlu memahami konversi satuan berat serta melakukan operasi hitung desimal.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Dua Opsi untuk Penyelenggaraan Haji Tahun ini di Tengah Konflik TImur Tengah, Salah Satunya Batal Berangkat

Ada juga soal yang menggunakan piktogram untuk menunjukkan jumlah buku yang dibaca oleh beberapa siswa. Dari data tersebut, siswa harus menentukan apakah pernyataan yang diberikan benar atau salah.

Jenis soal ini menguji kemampuan siswa dalam membaca dan menginterpretasikan data visual.

Cara Latihan Simulasi TKA SD

Untuk membantu siswa berlatih sebelum menghadapi ujian sebenarnya, Pusmendik menyediakan simulasi TKA yang dapat diakses secara daring.

Simulasi ini memungkinkan siswa mencoba berbagai contoh soal sehingga lebih familiar dengan bentuk dan tingkat kesulitan soal yang akan dihadapi.

Baca Juga: Dewan Pers: Perjanjian Resiprokal Indonesia - Amerika Serikat Langgar Undang-Undang, Presiden Prabowo Wajib Kuatkan Pers Indonesia

Siswa dapat mengakses simulasi tersebut melalui situs berikut:

https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka

Melalui simulasi ini, siswa dapat melatih kemampuan matematika sekaligus mengukur kesiapan mereka sebelum mengikuti asesmen yang sebenarnya. ***