POJOKSATU.id — Bullying masih menjadi masalah serius di sekolah, namun kerap dianggap sepele di tengah masyarakat.
Tidak jarang, perilaku ini dibungkus dengan candaan hingga membuat banyak orang mengabaikan dampak buruknya.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muria Kudus (UMK) yang sedang mengabdi di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kudus, menggagas sebuah program kerja bertajuk Anti Bullying yang dikemas secara kreatif dan menyentuh melalui media sosial TikTok.
Baca Juga: BGN Berikan Gizi Lengkap di Sekolah Rakyat, Mulai Sarapan Hingga Makan Malam untuk Ratusan Siswa
Dari Desa untuk Kesadaran Bersama
Program kerja Anti Bullying ini lahir dari kepedulian mahasiswa KKN terhadap lingkungan sosial, terutama anak-anak dan remaja.
Mereka menyadari bahwa candaan yang menjurus pada ejekan bisa meninggalkan luka mendalam, baik secara fisik maupun mental.
Baca Juga: Danantara University Diluncurkan, Fokus AI dan Engineering, Gandeng 9 Kampus Dunia
Melalui video yang diunggah melalui TikTok @kknumk_desatergo, pesan ini disampaikan dengan sederhana namun sarat makna, bahwa setiap ucapan memiliki dampak yang harus kita pertanggungjawabkan.
Mengemas Edukasi dengan Kreativitas
Lewat konten di TikTok, mahasiswa KKN UMK Desa Tergo menunjukkan bahwa edukasi sosial bisa disampaikan dengan cara yang dekat dengan generasi muda.
Baca Juga: BUMN Masuk Fortune Global 500, Pendapatan Rp545 Triliun Jadi Pendorong Utama
Pesan yang singkat namun kuat, seperti 'Meski pun dibungkus dengan candaan, efek bullying dapat sangat berdampak negatif kepada korban, baik secara fisik maupun mental', menjadi pengingat bahwa gurauan bukan alasan untuk menyakiti.
Memberi Ruang untuk Empati
Program kerja Anti Bullying ini mengajak masyarakat Desa Tergo untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Bukan hanya soal menghentikan perilaku yang merugikan, tetapi juga tentang menumbuhkan empati, memahami perasaan orang lain, dan menciptakan ruang aman bagi semua.
Melalui kisah inspiratif ini, mahasiswa KKN UMK Desa Tergo berharap langkah kecil yang mereka lakukan dapat menjadi pemicu perubahan besar.
Dengan kesadaran bersama, bullying dapat dicegah, dan lingkungan sosial yang sehat bisa terwujud, dimulai dari sebuah desa kecil yang peduli terhadap masa depan generasi mudanya.
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat, mudah dan tanpa iklan bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS melalui link di bawah ini:
Anda juga bisa bergabung dalam saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id melalui link di bawah ini:
Demikian informasi tentang program kerja mahasiswa KKN UMK yang kreatif dan inspiratif.***




