POJOKSATU.id - Di antara sembilan penyelam yang berbaris di dasar Teluk Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kehadiran dua pelajar berseragam selam lengkap mencuri perhatian.

Mereka adalah Nazwa Haura dan Sandiyuda, dua remaja yang membuktikan bahwa rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan laut dapat diwujudkan dengan cara yang tidak biasa.

Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, keduanya ikut turun ke dasar laut hingga kedalaman sekitar tujuh meter.

Dengan perlengkapan selam lengkap, Nazwa dan Sandi berlutut khidmat memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang berkibar di bawah permukaan laut Sukabumi.

Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka 18 Agustus, Cek Nilai Ambang Batas SKD dan Tahapan Seleksinya

Nazwa Baru Lima Kali Latihan Selam

Bagi Nazwa Haura, pengalaman tersebut menjadi momen yang mendebarkan sekaligus membanggakan.

Siswi kelas 2 SMP IT Adzkia itu baru menjalani sekitar lima kali pertemuan latihan selam sebelum mengikuti upacara bawah laut.

Ketertarikannya terhadap olahraga selam bermula dari ajakan teman ibunya.

"Awalnya hanya coba-coba karena teman Bunda ada yang menyelam, ternyata seru. Kesulitannya tadi cuma agak susah turun ke bawah, tetapi akhirnya dibantu instruktur. 

Ini pertama kalinya saya menyelam di laut lepas dan langsung ikut mengibarkan bendera," ungkap Nazwa seusai mendarat di pesisir, Senin, 17 Agustus 2026.

Baca Juga: Kawan SMK 2026 Diperpanjang hingga 31 Agustus, Cek Syarat, Tahapan Seleksi dan Link Pendaftaran

Kesulitan saat turun ke kedalaman tujuh meter sempat membuat Nazwa harus mendapatkan bantuan dari instruktur.

Namun, rasa gugup itu perlahan hilang ketika ia berhasil mencapai dasar laut.

Di bawah permukaan laut, Nazwa justru mendapatkan pengalaman yang tidak pernah ia lupakan. 

Terumbu karang dan ikan-ikan kecil menjadi pemandangan yang menyambutnya saat berada di dasar Teluk Palabuhanratu.

"Di bawah melihat banyak terumbu karang dan ikan-ikan kecil, pemandangannya sangat indah. Senang dan bangga sekali bisa ikut upacara kemerdekaan di dasar laut," tuturnya.

Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa Susulan? Ini Panduan untuk Tetap Aman

Sandi Sudah Dua Tahun Menyelam

Pengalaman berbeda dimiliki Sandiyuda atau yang akrab disapa Sandi.

Siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Kota Sukabumi berusia 16 tahun itu telah menekuni olahraga selam sejak kelas 2 SMP.

Kecintaannya terhadap dunia selam tumbuh karena kerap diajak sang ayah menyelam. 

Selama sekitar dua tahun, Sandi pun memiliki pengalaman latihan yang lebih panjang dibandingkan Nazwa.

Meski demikian, mengibarkan dan memberikan penghormatan kepada Merah Putih di dasar laut tetap menghadirkan perasaan yang berbeda.

Baca Juga: Demo BEM UI Bubar Tak Sampai ke Bundaran HI, Tak Bisa Tembus Barikade Berlapis Polisi

"Biasanya kita melihat pengibaran bendera di lapangan sekolah atau di darat, sekarang melihat langsung bendera ditancapkan dan berkibar di dasar laut. Tentu merasa sangat kagum dan antusias," ujar Sandi.

Bagi Sandi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata rasa nasionalisme.

Remaja yang bercita-cita menjadi perwira TNI Angkatan Darat itu berharap generasi muda tidak hanya memaknai kemerdekaan melalui seremoni, tetapi juga dengan melakukan tindakan yang bermanfaat bagi Indonesia.

"Di mana pun kita berada, kita harus terus bangga menjadi bagian dari Indonesia dan berbuat sesuatu untuk negeri," tegasnya.

Baca Juga: Dorong Tasikmalaya Bebas Sampah, Pertamina JBB Salurkan Puluhan Tong dan Gerobak Pemilah

Pelajar Jadi Regenerasi Penyelam Sukabumi

Keterlibatan Nazwa dan Sandi mendapat apresiasi dari para penyelam senior.

Pengawas Komunitas Konservasi Penyu Sukabumi, Andri Prayoga, melihat kehadiran kedua pelajar tersebut sebagai tanda positif bagi regenerasi penyelam sekaligus pegiat konservasi laut di Sukabumi.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem perairan di wilayah tersebut.

"Partisipasi tahun ini sangat membanggakan karena ada regenerasi dari adik-adik pelajar. 

Kami berharap ke depan makin banyak anak muda Sukabumi yang memiliki keahlian menyelam sehingga bisa ikut menjaga dan memantau terumbu karang kita secara berkelanjutan," ujar Andri.

Baca Juga: Pelatihan Non Gelar ke Tsinghua dan Zhejiang University 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kehadiran pelajar dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa dunia penyelaman tidak hanya berkaitan dengan olahraga atau petualangan.

Kemampuan menyelam juga dapat menjadi bekal untuk mengenali kondisi ekosistem laut secara lebih dekat dan turut menjaga kekayaan alam di dalamnya.

Upacara Bawah Laut Bawa Pesan Konservasi

Upacara pengibaran bendera di dasar laut Teluk Palabuhanratu digelar oleh komunitas Pegiat Konservasi Nyelam Sukabumi (Penyu).

Sembilan penyelam mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Namun, kegiatan itu tidak berhenti sebagai seremoni memperingati kemerdekaan.

Baca Juga: Syarat Poltekimipas 2026 Lengkap, Jadwal dan Cara Daftar, Pendaftaran Dibuka 18-30 Agustus

Para penyelam sekaligus membawa pesan tentang pentingnya perlindungan terumbu karang dan biota laut di kawasan pesisir Sukabumi.

Upacara bawah laut tersebut juga menjadi penutup rangkaian pelatihan lisensi selam yang dipandu instruktur dari Bandung Scuba Centre.

Bagi Nazwa dan Sandi, pengalaman menyelam hingga tujuh meter untuk memberikan penghormatan kepada Merah Putih menjadi cerita kemerdekaan yang berbeda. 

Sementara bagi para penyelam senior, kehadiran keduanya menjadi harapan bahwa kecintaan terhadap laut dan semangat menjaga Indonesia akan terus diwariskan kepada generasi berikutnya. ***