POJOKSATU.id - Menjelang akhir masa studi pada jenjang S1, S2, hingga S3, mahasiswa umumnya diwajibkan mempublikasikan karya tulis ilmiah pada jurnal yang terakreditasi Science and Technology Index (SINTA).
SINTA merupakan portal nasional yang memuat data jurnal ilmiah Indonesia dan menjadi acuan mutu publikasi akademik di perguruan tinggi.
Secara regulasi, sistem akreditasi jurnal ilmiah nasional hingga saat ini masih berlandaskan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah.
Baca Juga: Catat Jadwalnya, Ini Pengumuman Seleksi Kompetensi PPPK KemenHAM 2026
Aturan tersebut belum dicabut maupun digantikan oleh peraturan menteri baru.
Namun, seiring perubahan struktur kelembagaan, pengelolaan pendidikan tinggi dan sistem akreditasi jurnal kini berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Penyesuaian yang dilakukan lebih bersifat teknis dan operasional, seperti mekanisme penilaian melalui ARJUNA, periode pengajuan akreditasi, serta integrasi data SINTA, tanpa mengubah dasar hukum utama yang ditetapkan pada 2018.
Baca Juga: Resmi! Pemkot Bontang Tak Ajukan Rekrutmen CPNS 2026, Ini Alasannya
Pengertian Jurnal SINTA
SINTA adalah sistem pemeringkatan jurnal ilmiah nasional yang menilai kualitas jurnal berdasarkan tata kelola editorial, konsistensi penerbitan, mutu substansi artikel, serta dampak sitasi.
Hasil penilaian tersebut kemudian dikelompokkan ke dalam enam tingkatan, dari SINTA 1 sebagai peringkat tertinggi hingga SINTA 6 sebagai peringkat dasar.
Tingkatan Jurnal SINTA
1. SINTA 1
SINTA 1 merupakan peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi jurnal nasional. Jurnal pada level ini umumnya telah terindeks di basis data internasional bereputasi seperti Scopus.
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Ditangkap di Karawang, Bawa Pistol Mainan
Selain itu, jurnal SINTA 1 memiliki tata kelola yang sangat kuat, konsistensi penerbitan tinggi, serta nilai akreditasi ARJUNA di atas 85 hingga 100. Jurnal pada level ini menjadi rujukan utama publikasi ilmiah nasional dan internasional.
2. SINTA 2
SINTA 2 menempati posisi kedua tertinggi. Jurnal yang masuk kategori ini telah terakreditasi melalui ARJUNA dengan nilai antara 70 hingga 85.
Dari sisi kualitas, SINTA 2 dinilai sangat baik dan stabil, dengan proses editorial yang ketat serta artikel yang memiliki kontribusi keilmuan signifikan. Banyak jurnal SINTA 2 juga telah bersiap atau dalam proses menuju indeksasi internasional.
Baca Juga: Science Camp GreenTrans Edu Satukan Kampus Eropa–ASEAN, Bahas Transformasi Hijau
3. SINTA 3
SINTA 3 merupakan tingkatan menengah dalam pemeringkatan SINTA. Jurnal pada level ini memperoleh skor akreditasi antara 60 hingga 70.
Umumnya, jurnal SINTA 3 telah memiliki sistem pengelolaan yang cukup baik, rutin terbit, dan memenuhi standar jurnal nasional. Level ini sering menjadi tujuan awal mahasiswa dan dosen dalam mempublikasikan karya ilmiah.
4. SINTA 4
SINTA 4 berada satu tingkat di bawah SINTA 3 dengan skor akreditasi berkisar antara 50 hingga 60.
Jurnal pada kategori ini telah memenuhi standar minimum akreditasi nasional, namun masih memerlukan penguatan pada aspek kualitas artikel, konsistensi sitasi, serta tata kelola editorial agar dapat naik ke peringkat lebih tinggi.
5. SINTA 5
SINTA 5 merupakan tingkatan kedua terendah. Jurnal pada level ini telah terdaftar di sistem ARJUNA dan melalui proses evaluasi awal dengan skor antara 40 hingga 50.
Biasanya, jurnal SINTA 5 masih dalam tahap pengembangan, baik dari sisi manajemen jurnal, kualitas naskah, maupun jejaring penulis dan reviewer.
6. SINTA 6
SINTA 6 adalah tingkatan paling dasar dalam sistem SINTA. Jurnal pada kategori ini telah terdaftar di ARJUNA dan dinyatakan memenuhi kelengkapan administratif serta standar minimal akreditasi dengan skor sekitar 30 hingga 40.
Meski berada di level awal, SINTA 6 tetap diakui sebagai jurnal nasional dan menjadi pijakan awal peningkatan mutu jurnal ilmiah.
Baca Juga: UPDATE CPNS 2026! BKN Ungkap Peluang Seleksi Bergantung Pada Ini
Pemahaman terhadap tingkatan Jurnal SINTA menjadi penting bagi mahasiswa dan peneliti agar dapat menyesuaikan target publikasi dengan kebutuhan akademik dan kualitas karya ilmiah. ***




