POJOKSATU.ID - Kabar baik bagi masyarakat yang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 3 dan tahap 4 pada tahun 2026.

Total formasi yang disiapkan mencapai 32.460 posisi dan dibuka untuk umum, tidak terbatas pada jalur internal.

Rekrutmen ini menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia nasional di sektor gizi.

Baca Juga: Batas Usia Pensiun ASN Berubah? Revisi UU ASN Picu Kekhawatiran PNS Senior

Seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

 

Pengumuman Resmi Rekrutmen PPPK BGN

Rencana pembukaan seleksi PPPK tahap 3 dan 4 disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Program MBG dan pembangunan SPPG bersama Komisi IX DPR RI pada 20 Januari 2026.

Baca Juga: Nasib Guru PPPK Tuban, Kontrak Tak Diperpanjang, Kesehatan dan Masa Depan Terancam, Ini Penjelasannya

Dalam rapat tersebut, Dadan menjelaskan bahwa penguatan SDM menjadi kunci keberhasilan program gizi nasional.

Oleh karena itu, BGN membuka seleksi PPPK secara luas untuk menjaring tenaga profesional dari berbagai latar belakang.

 

Total 32.460 Formasi Dibuka untuk Umum

BGN menyiapkan total 32.460 formasi PPPK untuk tahap 3 dan tahap 4. Rekrutmen ini terbuka bagi masyarakat umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi peserta dari seleksi sebelumnya.

Dikutip Pojoksatu.id dari Antara News, 20 Januari 2026, Dadan Hindayana menyatakan:

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian PANRB untuk melakukan seleksi PPPK tahap III dan IV. Kita akan buka nanti secara umum dengan jumlah formasi masing-masing 32.460.”

Pembukaan seleksi secara umum ini dinilai sebagai peluang besar, khususnya bagi tenaga di bidang gizi, kesehatan, manajemen.

Serta bidang pendukung lainnya yang dibutuhkan dalam operasional SPPG di seluruh Indonesia.

Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem layanan gizi yang berkelanjutan dan merata.

 

Tahapan Rekrutmen PPPK BGN Sebelumnya

Rekrutmen PPPK BGN dilakukan secara bertahap. Pada tahap 1, sebanyak 2.080 orang telah resmi diangkat menjadi ASN PPPK dan mulai bertugas sejak 1 Juli 2025.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Kerja Dulu, Gaji Menyusul, Kok Bisa? Simak Penjelasannya Disini

Sementara itu, seleksi tahap 2 diikuti sekitar 32.000 peserta. Peserta tahap ini terdiri dari 31.250 calon Kepala SPPG serta tenaga akuntan dan tenaga gizi.

Proses seleksi tersebut menjadi fondasi awal pembentukan struktur ASN di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Tahap 3 dan 4 menjadi lanjutan strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BGN.

 

Target Besar ASN BGN Tahun 2026

BGN menargetkan total ASN di lingkungan lembaga ini dapat mencapai sekitar 99.000 orang pada tahun 2026.

Baca Juga: PLN Akhirnya Mengakui Dampak Kerusakan Listrik Akibat Banjir-Longsor Aceh Lebih Parah dari Tsunami 2004

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari seluruh tahapan rekrutmen PPPK yang telah dan akan dilaksanakan.

Target ini sejalan dengan perluasan Program Makan Bergizi Gratis dan peningkatan jumlah SPPG di berbagai wilayah.

Dengan jumlah ASN yang memadai, BGN diharapkan mampu menjalankan program gizi nasional secara optimal dan berkelanjutan.

Peluang dan Harapan bagi Pelamar

Pembukaan PPPK BGN tahap 3 dan 4 secara umum memberikan peluang besar bagi masyarakat yang ingin berkarier sebagai ASN, khususnya di sektor gizi dan pelayanan publik.

Rekrutmen ini juga dinilai membuka lapangan kerja baru dalam skala nasional.

Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari pemerintah terkait jadwal, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran agar tidak tertinggal kesempatan.

Baca Juga: Mengenal Akad Istishna dalam Ekonomi Syariah: Pengertian, Rukun, Syarat, dan Penerapannya

Rekrutmen PPPK Badan Gizi Nasional tahap 3 dan 4 tahun 2026 menjadi salah satu seleksi ASN terbesar dengan total 32.460 formasi yang dibuka untuk umum.

Langkah ini merupakan bagian dari penguatan SDM nasional di sektor gizi dan mendukung target BGN mencapai sekitar 99.000 ASN.

Seleksi ini diharapkan memberi kesempatan luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat layanan gizi nasional.***