POJOKSATU.ID - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memulai awal tahun 2026 dengan terobosan besar.

Melalui pembukaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Seleksi ini tidak hanya ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tetapi juga membuka peluang bagi kalangan profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di sektor industri olahraga, industri kreatif, serta wisata olahraga.

Baca Juga: Info Terbaru! Gaji PPPK Mulai Cair 1 Februari 2026, Ini Penjelasan Aturan dan Nominalnya

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kemenpora dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis pada sistem merit.

Serta menjaring sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan dan inovasi substansial dalam pengembangan industri olahraga nasional.

 

Terobosan Seleksi Terbuka untuk ASN dan Profesional

Seleksi terbuka Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga merupakan kali pertama Kemenpora membuka kesempatan bagi profesional non-ASN untuk bersaing dengan ASN.

Hal ini dinilai penting agar posisi strategis tersebut diisi oleh figur yang memiliki rekam jejak kuat dan pemahaman mendalam tentang dinamika industri olahraga.

Baca Juga: ASN Diminta Jadi Garda Depan Lawan Hoaks, Wali Kota Beri Pesan Penting, Simak Lengkapnya

Menpora Erick Thohir menekankan bahwa keterlibatan para profesional di luar birokrasi akan membawa perspektif baru serta keahlian yang diperlukan dalam merumuskan.

Serta mengimplementasikan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri olahraga nasional secara berkelanjutan.

 

Menguatkan Industri Olahraga Sebagai Penggerak Ekonomi

Kemenpora melihat bahwa industri olahraga memiliki potensi besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga semata, sektor ini juga mencakup aspek industri kreatif, pariwisata olahraga, serta peluang investasi yang signifikan.

Dengan membuka posisi Deputi yang fokus pada industri olahraga, Kemenpora berharap dapat memperkuat ekosistem.

Yang akan mendukung penciptaan lapangan kerja, menarik investasi, dan membangun citra Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Mulai Terlihat Titik Terang, Ini Fakta Terbarunya

Figur pemimpin yang terpilih diharapkan mampu merancang kebijakan strategis dan inovatif untuk mengoptimalkan potensi besar tersebut.

 

Komitmen pada Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional

Seleksi ini bukan semata-mata membuka peluang besar, tetapi juga menjadi wujud nyata penerapan sistem merit dalam birokrasi.

Sistem merit menekankan prinsip keterbukaan, kompetisi sehat, serta penilaian yang objektif berdasarkan kualifikasi dan prestasi individu.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat menekan praktik nepotisme atau intervensi yang tidak sesuai dengan prinsip tata pemerintahan yang baik.

Baca Juga: Rapel Gaji Pensiun Resmi Cair Bertahap, Ini Penjelasan Lengkap untuk Pensiunan ASN TNI Polri

Kemenpora ingin memastikan bahwa jabatan strategis seperti Deputi Pengembangan Industri Olahraga dapat diisi oleh sosok yang layak dan tepat sesuai kriteria profesionalisme.

 

Jadwal dan Tahapan Seleksi

Pendaftaran seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga akan dibuka mulai 3 hingga 17 Februari 2026.

Seluruh tahapan seleksi dirancang secara transparan dan kompetitif, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Informasi lengkap mengenai persyaratan administrasi, tahapan seleksi, serta jadwal pelaksanaannya dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Calon peserta diimbau untuk membaca semua ketentuan dengan seksama sebelum mendaftar.

 

Harapan bagi Pengembangan Industri Olahraga Nasional

Dengan seleksi terbuka ini, diharapkan akan terpilih figur pemimpin yang tidak hanya memahami aspek olahraga secara umum.

Baca Juga: Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KEMENHAM 2026 Diprediksi 30 Januari, Ini Jadwal Lengkap, Masa Sanggah, dan Cara Ceknya

Tetapi juga mampu mengintegrasikan sektor industri, kreatif, dan pariwisata olahraga dalam satu kesatuan strategi yang kuat dan berkelanjutan.

Posisi Deputi ini memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan, pengembangan program inovatif, dan sinergi lintas sektor untuk mempercepat pertumbuhan industri olahraga di Indonesia.

Kemenpora RI membuka seleksi terbuka Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga untuk ASN dan profesional.

Baca Juga: Dari Kursus Komputer hingga Universitas Unggulan, Perjalanan Panjang Universitas Dian Nuswantoro

Sebagai bentuk terobosan baru di awal 2026 dalam birokrasi dan pengembangan sektor olahraga nasional.

Seleksi ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menerapkan tata kelola yang profesional dan meritokratis serta memperkuat kontribusi industri olahraga terhadap ekonomi nasional.***