POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Jambi mulai serius membenahi sistem pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menggandeng Pemerintah Kota Surabaya untuk mereplikasi sistem manajemen ASN.

Nah yang berbasis kinerja dan teknologi yang selama ini dinilai berhasil diterapkan di Kota Pahlawan.

Kerja sama tersebut dilakukan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Jambi dengan BKPSDMD Kota Surabaya.

Baca Juga: Pemprov Jateng Konsisten Terapkan Manajemen Talenta ASN demi Birokrasi Profesional

Tujuannya jelas, yakni menghadirkan sistem pengelolaan ASN yang lebih transparan, objektif, dan berbasis kinerja nyata.

 

Tim Teknis Jambi Belajar Langsung ke Surabaya

Sebelum penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS), Pemkot Jambi terlebih dahulu mengirimkan tim teknis ke Surabaya.

Selama dua hari, tim tersebut mempelajari langsung bagaimana sistem manajemen ASN berbasis teknologi dijalankan.

“Sudah dua hari tim kami berada di Surabaya untuk mempelajari teknis sistem ini secara detail,” ungkap perwakilan BKPSDMD Kota Jambi dikutip Pojoksatu.id dari beritasatu.com pada25/01/2026.

Baca Juga: Viral Menu MBG Berisi Jagung dan Telur Mentah di SMAN 1 Cigemblong, SPPG Buka Suara untuk Klarifikasi

Langkah ini dilakukan agar saat sistem diterapkan di Jambi nanti, tidak sekadar meniru, tetapi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

 

Setiap ASN Punya Akun Kinerja Sendiri

Salah satu poin utama dari sistem yang akan direplikasi adalah akun kinerja individu untuk setiap ASN.

Melalui akun tersebut, aktivitas, beban kerja, dan capaian kinerja pegawai bisa dipantau secara langsung.

“Nantinya setiap ASN punya akun sendiri. Dari situ pimpinan bisa melihat kinerja secara real time,” ujar pejabat Pemkot Jambi.

Dengan sistem ini, penilaian ASN tidak lagi hanya berdasarkan laporan manual.

Baca Juga: SK Tak Diperpanjang, Honorer Dompu Minta Pemda Carikan Pekerjaan Demi Menyambung Hidup

Atau penilaian subjektif, tetapi berbasis data yang tercatat secara digital.

 

Penilaian Kinerja Lebih Transparan dan Objektif

Sistem manajemen ASN berbasis kinerja ini memungkinkan pimpinan daerah melihat dengan jelas kontribusi setiap pegawai.

Beban kerja dan hasil yang dicapai bisa dibandingkan secara objektif antarindividu.

Baca Juga: TPG Januari 2026 Cair Akhir Bulan? Ini Perkiraan Jadwal dan Tanda-Tanda Dana Sudah Diproses

Dalam jangka panjang, sistem ini juga diharapkan mendukung penerapan manajemen talenta ASN.

Nah di mana promosi, mutasi, dan pengembangan karier benar-benar didasarkan pada kinerja, bukan sekadar senioritas atau faktor lain.

“Inilah yang nanti direplikasi di Kota Jambi,” ungkap pihak Pemkot Surabaya.

 

Surabaya Siap Dampingi hingga Sistem Jalan

Tidak hanya berhenti pada penandatanganan kerja sama, Pemkot Surabaya juga akan memberikan pendampingan lanjutan.

Tim ahli dari Surabaya dijadwalkan datang ke Jambi untuk membantu proses implementasi hingga sistem benar-benar berjalan.

Selain sistem kinerja ASN, Pemkot Jambi juga tertarik mengadopsi praktik baik Surabaya.

Dalam hal optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terintegrasi dengan kinerja perangkat daerah.

 

Langkah Strategis Perkuat Birokrasi Jambi

Kerja sama ini dinilai sebagai langkah maju Pemkot Jambi dalam membangun birokrasi modern.

Dengan sistem berbasis teknologi, diharapkan kinerja ASN lebih terukur, pelayanan publik meningkat.

Baca Juga: Kepala SMPN 2 Karawang Timur: Prestasi Dukati Lahir dari Budaya Disiplin

Lalu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah semakin kuat.

Di sisi lain, ASN juga dituntut untuk lebih disiplin dan profesional karena setiap aktivitas kerja terekam secara sistematis.

Demikian kolaborasi Pemkot Jambi dan Pemkot Surabaya dalam replikasi sistem manajemen ASN berbasis kinerja.

Nah akan menjadi langkah strategis menuju birokrasi yang lebih transparan dan profesional.

Baca Juga: Viral! 8 Tahun Mengabdi, Guru di Depok Baru Diangkat PPPK Paruh Waktu dengan Gaji Rp2,5 Juta

Dengan penilaian kinerja secara real time dan berbasis individu, diharapkan ASN Jambi semakin produktif dan pelayanan publik makin berkualitas.***