POJOKSATU.id - Setelah sukses menyelesaikan Praktik Pengalaman lapangan (PPL) di Komisi Penyiaran Indonesia, lima Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam, Universitas Ibn Khaldun (KPI UIKA) persembahkan buku dengan judul “Dinamika Penyiaran Televisi”

Diketahui, persembahan buku “Dinamika Penyiaran Televisi” merupakan sebagai bentuk hadiah yang diberikan oleh 5 mahasiswa KPI UIKA kepada lembaga Komisi Penyiaran Indonesia

Persembahan buku “Dinamika Penyiaran Televisi” hasil karya 5 orang mahasiswa KPI UIKA itu, diberikan saat penutupan kegiatan PPL pada Jumat (05/01/24) di Auditorium Komisi Penyiaran Indonesia.

5 Mahasiswa KPI UIKA yang berhasil membuat karya buku “Dinamika Penyiaran Televisi” dihantarkan langsung oleh Ketua Program studi KPI, Asep Gunawan, Dosen Pembimbing Lapangan, Dewi Angraini untunk melaksanakan penutupan PPL.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, PMII UIKA Sukses Gelar PKD Se-Jabar, Peserta Beri Respon Positif

Dan kedatangan 5 Mahasiswa KPI disambut secara khusus oleh Bidang Kelembaggaan Komisi Penyiaran Indonesia Amin Shabana & Evri Rizqi Monarsih serta turut dihadiri Umri selaku Sekretariat KPI Pusat dan beberapa staf Humas lainnya.

Buku yang berjudul “Dinamika Penyiaran Televisi” ditulis oleh Shabrina Khairani, Mufti Miftahudin, Disya Firnanda, M Alif Utama, dan Fikri Rizalulhaque serta dosen pembimbing akademik, Kelima nama tersebut merupakan mahasiswa kebanggaan KPI UIKA

Di hadapan Para Komisioner dan Staf, Ketua Program Studi, Asep Gunawan menyampaikan keberhasilan utama pelaksanaan PPL di Komisi Penyiaran Indonesia Pusat.

"Kegiatan PPL ini merupakan kegiatan mengasah potensi mahasiswa dalam berkiprah di dunia kerja khususnya dalam Industri Penyiaran, sehingga dari sini mahasiswa dapat mengkomparasikan teori yang di dapat di perkuliahan dengan dunia kerja yang sesungguhnya." Jelas Asep

Kabarnya, PPL menjadi salah satu program akhir yang wajib ditempuh oleh mahasiswa KPI UIKA sebelum melanjutkan pada tahapan penulisan skripsi, dan diselenggarakan selama 3 Bulan yang dimulai sejak Oktober lalu.

Baca Juga: HIMA KPI UIKA Gelar Festival KPI 2023 Bersama 5 Himpunan Mahasiswa Universitas Lain

Keberhasilan lima Mahasiswa KPI UIKA dalam penyusunan buku, diberi respon positif oleh Dewi Anggratni, selaku Dosen Pembimbing Akademik.

Dengan penuh kebanggaan Dewi berharap penerbitan buku tersebut dapat menjadi pendorong dan motivasi bagi mahasiswanya untuk terus berkarya.

"Meski masih terdapat kekurangan dalam penulisan, harapannya buku ini dapat menjadi pendorong dan motivasi bagi para mahasiswa untuk dapat memperdalam analisis dan menghasilkan lebih banyak lagi riset dan penelitan untuk memperkaya sumber literatur mengenai siaran." Ungkap Dewi.

Senada dengan Dewi, Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, Umri juga turut menyampaikan apresiasi atas karya yang dihasilkan oleh 5 mahasiswa KPI UIKA tersebut.

"Terima Kasih banyak kepada para mahasiswa dan saya berikan Apresiasi atas penyusunan buku yang telah para Mahasiswa susun. Ini merupakan pertama kalinya mahasiswa/i magang dapat menghasilkan sebuah karya buku dengan waktu yang singkat." Tegas Umri.

Diketahui proses penyusunan buku yang dilakukan oleh lima mahasiswa KPI UIKA, dilakukan hanya dalam kurun waktu 2 bulan, terhitung sejak November dan berhasil rampung pada Desember akhir lalu.

Salah satu dari 5 mahasiswa KPI UIKA, Shabrina Khairani kerap membagikan cerita saat proses penyusunan buku tersebut.

Baca Juga: Tanggapi Isu Kesehatan Mental di Kalangan Gen Z, BKPI UIKA Gelar Seminar Nasional, Pesertanya Membeludak!

"Didalam buku hasil karya kami, terdiri dari 4 bab, masing masing dari kami membahas satu bab yang memang dikuasai dan menjadi titik fokus selama PPL, selepas pulang PPL, kami selalu membahas hasil temuan dihari itu, untuk dijadikan bahan tulisan dalam buku tersebut." Jelas Shabrina

Sementara itu, Komisioner Bidang Kelembanggaan Komisi Penyiaran Islam, Amin Shabana, mengaku bahwa pihaknya sangat terbuka untuk melakukan kerja sama dengan siapapun, termasuk bagi para kalangan mahasiswa atau akademisi.

"Komisi Penyiaran Indonesia, sebagai lembaga penyiaran tentunya tidak dapat berdiri sendiri, perlu adanya kerjasama yang dibangun dengan lembaga akademis untuk menciptakan kajian kajian penelitian serta sumber literatur mengenai penyiaran.

Oleh karenanya kami berterima kasih kepada program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Univ. Ibn Khaldun yang telah mendelegasikan mahasiswa/i nya untuk melaksanakan kegiatan PPL di Lembaga KPI." Jelasnya.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa dan Dosen FAI UIKA Satukan Doa untuk Palestina: Penampilan Teatrikal Menambah Haru Suasana

"Dengan tangan terbuka kami menyambut apabila mahasiswa/i hendak melakukan riset mengenai penyiaran agar sama sama kita mewujudkan kembali industri penyiaran yang sehat." Lanjut Shabana.

Diakhir kegiatan penutupan PPL, Evri Rizqi Monarsih sebagai Komisioner Bid. Kelembagaan juga kerap berpesan.

"Dengan berakhirnya masa PPL ini, harapannya 5 mahasiswa tadi dapat menjadi agen agen penyiaran yang memiliki fungsi untuk mengajak kembali teman temannya menonton tv, karena hanya dari media main stream lah publik dapat mengkonfirmasi kebeneran suatu informasi."

Kegiatan PPL, ditutup dengan pemberian buku secara simbolis, dan cindra mata dari masing masing lembaga, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.***