POJOKSATU.id - Beranggotakan sembilan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian, FMIPA, dan Fahutan, Tim Mahasiswa KKN T Inovasi IPB 2024 Desa Dramaga menyelenggarakan lokakarya di Desa Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Balai Desa Dramaga dengan tujuan memperkenalkan program-program inovasi untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan di Desa Dramaga.

Lokakarya tersebut mencakup berbagai program seperti peningkatan kualitas peternakan, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), edukasi gizi seimbang, hingga edukasi science experiment untuk anak sekolah.

Baca Juga: Alumni IPB Dr. Yurdi Yasmi Ditunjuk sebagai Direktur FAO

Program Kerja Inovatif

Dalam Lokakarya ini, Tim Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB yang diwakili oleh Koordinator Desa, Arizal Muhammad Fadilah, memaparkan teknologi dan strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas peternakan.

Salah satu inovasi utama yang ditawarkan adalah penggunaan pakan ternak berbasis fermentasi dan penerapan manajemen pemberian pakan yang lebih efisien.

Dengan teknologi ini, diharapkan peternak lokal dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil ternak mereka.

Selain itu, program penguatan UMKM juga menjadi perhatian utama.

Tim mahasiswa memberikan pendampingan dalam perbaikan proses produksi hingga strategi pemasaran, sehingga pelaku UMKM di Desa Dramaga dapat lebih kompetitif di pasar lokal maupun regional.

Baca Juga: Menuju Kampung Iklim di Desa Leuweung Kolot, PPK Ormawa HMIT IPB University Membuat 61 Lubang Resapan Biopori

Tidak hanya berfokus pada orang dewasa, program kerja KKN-T ini juga melibatkan anak-anak sekolah melalui kegiatan edukasi science experiment.

Anak-anak diajak untuk melakukan eksperimen sains sederhana yang menyenangkan dan edukatif.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat anak-anak terhadap sains sejak dini, sehingga mereka terdorong untuk terus belajar dan berinovasi,” ujar Arizal Muhammad Fadilah.

Sebagai bagian dari kampanye kesehatan, mahasiswa juga menyelenggarakan edukasi tentang pentingnya pola makan sehat melalui konsep tumpeng gizi seimbang yang dipopulerkan oleh Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Ditjen PKTL dan BP2SDM KLHK Libatkan IPB University Dalam Pelatihan Inventarisasi Hutan Nasional di Bogor

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan yang sesuai dengan kebutuhan gizi harian.

Dukungan Aparat Desa

Dosen pembimbing lapang dari IPB University, Dr. Fahim M. Taqi, turut hadir dalam acara ini dan memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dalam menyusun serta menjalankan program-program inovatif.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari transformasi positif di Desa Dramaga, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan,” ungkapnya.

Kepala Desa Dramaga Yayat Supriatna, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas langkah nyata para mahasiswa IPB dalam membantu masyarakat desa.

Baca Juga: Tim PKM SaPapua IPB Lakukan ToT Sistem Pendidikan Logoterapi untuk Masa Depan Anak Papua

“Kami berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan baik untuk menyelesaikan beberapa masalah di lapangan dengan program-program yang sudah dirancang, sehingga bisa memberikan dampak jangka panjang bagi program ketahanan pangan berupa peternakan, UMKM, dan masyarakat secara umum di Desa Dramaga,” ujar Yayat.

Lokakarya ini diakhiri dengan sesi diskusi bersama warga untuk menampung masukan dan harapan terkait keberlanjutan program-program serupa di masa mendatang.

Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, aparat desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi Desa Dramaga.***Hanin Nur Azizah