POJOKSATU.id – Menjelang akhir tahun 2025, ribuan guru di berbagai daerah masih menunggu kabar baik, kapan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 3 akhirnya cair?

Ironisnya, sebagian guru justru sudah menerima TPG Triwulan 4 lebih dulu.

Mengapa bisa begitu? Apakah ada sistem baru yang membuat penyalurannya tidak berurutan seperti tahun-tahun sebelumnya?

Artikel ini mengulas tuntas penyebab keterlambatan TPG Triwulan 3.

Baca Juga: Sosok Orang Tua Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Terungkap, Pegawai Usaha Kuliner di Cilincing

Perubahan mekanisme tahun 2025, serta langkah yang harus dilakukan agar pencairan tidak tertunda lagi.

 

Mekanisme Baru Pencairan TPG Tahun 2025

Mulai tahun ini, Kemendikdasmen bersama Kementerian Keuangan menerapkan mekanisme penyaluran baru berbasis data validasi digital.

Jika dulu dana disalurkan lewat kas daerah, kini sebagian besar pembayaran dilakukan langsung ke rekening guru penerima.

Baca Juga: Belum Cair Hingga November! TPG Triwulan 3 Masih Mandek, Ini Faktor Penghambatnya di Info GTK!

Namun, sistem baru ini menuntut sinkronisasi data Dapodik dan Info GTK secara real-time.

Ketika data guru belum valid (misalnya jam mengajar, NUPTK, sekolah induk, atau status kepegawaian belum ter-update), maka pencairan otomatis tertunda.

 
Mengapa Triwulan 4 Bisa Lebih Dulu Cair?

Berdasarkan laporan di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan, Triwulan 4 lebih cepat cair karena:

1. Data validasi guru sudah dinyatakan bersih sejak akhir Oktober.

2. KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) sudah menyetujui SP2D lebih dulu untuk batch Triwulan 4.

3. Pemerintah memprioritaskan anggaran triwulan akhir tahun agar terserap sebelum tutup buku APBN 2025.

Artinya, bukan karena Triwulan 3 “dilewati”, tapi karena data batch Triwulan 4 lebih cepat lolos verifikasi di sistem keuangan pusat.


Faktor-Faktor yang Membuat TPG Triwulan 3 Terlambat

Menurut laporan resmi Kemendikdasmen dan Kemenkeu, beberapa alasan utama keterlambatan TPG Triwulan 3 adalah:

1. Sinkronisasi Dapodik terlambat di sekolah induk.

Baca Juga: Dari Mabes ke Meja Reformasi, Reuni Mantan Kapolri Kembali Terlibat Apakah Pilihan Prabowo akan Efektif?

2. SKTP baru terbit akhir Oktober, sehingga dana belum sempat diproses di SP2D.

3. Rekening guru tidak aktif atau berbeda nama.

4. Verifikasi berlapis di daerah masih menunggu approval pejabat pengelola keuangan daerah.

Baca Juga: Saksi Ahli Tegaskan Transaksi CMNP dan Hary Tanoe Adalah Tukar-Menukar Surat Berharga

5. Adanya update sistem Info GTK versi 2025, yang menunda sebagian proses validasi otomatis.

 
Apakah Dana TPG Triwulan 3 Akan Hangus?

Tidak, Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada dana TPG yang hangus.

Semua guru yang memenuhi syarat tetap akan menerima haknya meskipun prosesnya mundur.

Menurut Dirjen GTK, target penyelesaian pencairan paling lambat akhir November 2025.

 
Cara Mengecek Status Pencairan TPG Triwulan 3

Guru bisa memantau status pencairan lewat:

1. Info GTK

Cek pada laman https://info.gtk.kemdikbud.go.id

Pastikan status SKTP “aktif” dan muncul kode 08 atau 09.

Baca Juga: Saksi Ahli Tegaskan Transaksi CMNP dan Hary Tanoe Adalah Tukar-Menukar Surat Berharga

2. Dashboard Dapodik Sekolah

Pastikan beban mengajar sudah valid.

3. Bank Penyalur

Cek aktivitas rekening dan mutasi SP2D.

Baca Juga: TPG Triwulan 4 Tak Perlu Tarik Data Baru, Cair Bertahap Akhir November–Desember 2025

4. Dinas Pendidikan Daerah

Untuk konfirmasi SP2D atau kendala administrasi.

 
Langkah Cepat Agar TPG Segera Cair

1. Segera sinkronkan data Dapodik terbaru.

2. Pastikan NUPTK dan sekolah induk valid.

3. Laporkan kendala ke operator sekolah atau dinas.

4. Pantau dashboard GTK setiap minggu.

5. Gunakan rekening aktif atas nama sendiri.

Keterlambatan TPG Triwulan 3 bukan karena anggaran tidak tersedia, tetapi akibat transisi sistem baru yang menuntut keakuratan data.

Guru tidak perlu khawatir, dana tetap disiapkan, hanya perlu memastikan semua data valid agar segera cair sebelum akhir tahun.***