POJOKSATU.id - Pencairan TPG THR Guru 2025 kembali menjadi perhatian besar para guru ASN di berbagai daerah.
Banyak guru mempertanyakan mengapa tunjangan yang dinanti-nantikan tersebut baru mulai bergerak di bulan Desember, padahal pada tahun-tahun sebelumnya sebagian daerah sudah menerima lebih awal.
Isu ini memunculkan beragam spekulasi di kalangan guru, mulai dari anggapan adanya penundaan hak hingga kekhawatiran tunjangan tidak cair penuh.
Baca Juga: CPNS 2026 Belum Resmi Dibuka, Pemerintah Masih Analisis Kebutuhan ASN, dan Menunggu Arahan Presiden
Namun pemerintah menegaskan bahwa keterlambatan pencairan TPG THR Guru 2025 bukan disebabkan penghapusan hak, melainkan karena penyesuaian kebijakan fiskal dan mekanisme penyaluran ke daerah.
Berikut penjelasan lengkap yang perlu dipahami guru ASN agar tidak salah informasi.
Alasan Utama TPG THR Guru 2025 Baru Cair Desember
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa penyaluran tambahan anggaran untuk mendukung pembayaran THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah dilakukan pada penghujung tahun 2025.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Diusulkan Naik, Kapan Berlaku?
Hal ini berkaitan langsung dengan upaya menjaga stabilitas fiskal nasional sepanjang tahun anggaran berjalan.
Penyesuaian waktu penyaluran dilakukan agar pengelolaan keuangan negara tetap sehat, terutama di tengah berbagai kebutuhan belanja negara lainnya.
Karena itu, pencairan tahun 2025 tidak dilakukan di pertengahan tahun seperti yang sempat terjadi pada sebagian daerah di tahun sebelumnya.
Artinya, kebijakan THR dan gaji ke-13 tetap ada, hanya jadwal penyalurannya yang disesuaikan.
Kebijakan Sudah Ditetapkan Sejak Awal Tahun
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pembayaran THR dan gaji ke-13 untuk guru ASN daerah sebenarnya telah ditetapkan sejak awal tahun 2025.
Tidak ada perubahan substansi terkait hak guru.
Yang dilakukan pemerintah hanyalah penyesuaian waktu penyaluran anggaran agar sejalan dengan kondisi fiskal negara.
Penyaluran di akhir tahun juga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli guru menjelang pergantian tahun.
Dengan demikian, keterlambatan bukan berarti hak guru dihapus atau dikurangi.
Tambahan Dana ke Daerah, Bukan Langsung ke Rekening Guru
Penting dipahami, TPG THR Guru 2025 tidak ditransfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening guru. Skemanya melalui pemerintah daerah.
Baca Juga: Konsisten Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Impactful Grassroots Economic Empowerment
Alurnya sebagai berikut:
1. Pemerintah pusat menyalurkan tambahan dana ke rekening kas daerah.
2. Pemerintah daerah memproses administrasi pencairan.
3. Dana disalurkan ke rekening masing-masing guru sesuai ketentuan.
Karena itu, kecepatan pencairan sangat bergantung pada kesiapan administrasi di setiap daerah.
Ada daerah yang bisa lebih cepat, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama.
Kenapa Tidak Semua Daerah Menerima Tambahan Dana?
Fakta lain yang membuat banyak guru bertanya-tanya adalah tidak semua daerah tercatat sebagai penerima tambahan dana untuk TPG THR dan gaji ke-13 guru ASN.
Hal ini disebabkan beberapa faktor, antara lain:
1. Sebagian daerah telah memiliki kemampuan fiskal sendiri melalui APBD.
2. Ada daerah yang memiliki skema tambahan penghasilan lain bagi guru.
3. Kelengkapan administrasi dan ketepatan waktu pengajuan dari pemerintah daerah.
Akibatnya, hanya daerah-daerah tertentu yang mendapatkan tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Guru Sertifikasi dan Non-Sertifikasi Sama-sama Berpeluang Menerima
Tidak hanya guru bersertifikat yang menjadi sasaran kebijakan ini.
Baca Juga: Memperkaya Buku Sejarah: Menghubungkan Fakta dan Rasa
Guru ASN non-sertifikasi juga masuk dalam skema penerima melalui mekanisme tunjangan tambahan.
Untuk guru non-sertifikasi ASN daerah, besaran yang diterima menyesuaikan ketentuan tunjangan yang berlaku, sehingga tetap ada dukungan pemerintah bagi kesejahteraan guru secara menyeluruh.
Kenapa Tahun Ini Terasa Lebih Lambat dari 2024?
Banyak guru membandingkan pencairan 2025 dengan tahun 2024 yang dinilai lebih cepat.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Diusulkan Naik, Kapan Berlaku?
Perbedaan ini terjadi karena kebijakan fiskal setiap tahun tidak selalu sama.
Tahun 2025, pemerintah memilih menyalurkan tambahan dana di akhir tahun agar pengelolaan anggaran negara tetap terkendali.
Karena itu, meskipun kebijakan THR tetap ada, jadwalnya terasa lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya.
Imbauan Penting untuk Guru ASN
Agar tidak terjebak informasi keliru, guru ASN diimbau untuk:
1. Memantau informasi resmi dari pemerintah daerah.
2. Berkoordinasi dengan bendahara sekolah atau dinas pendidikan setempat.
3. Memastikan data kepegawaian dan rekening bank aktif.
4. Tidak mudah percaya informasi dari pesan berantai atau media sosial yang tidak jelas sumbernya.
5. Memahami bahwa keterlambatan di daerah tidak selalu berarti dana belum tersedia di pusat.
Dengan memahami alur dan kebijakan ini, guru diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang menyesatkan.
TPG THR Guru 2025 yang baru cair di bulan Desember bukan disebabkan penghapusan hak guru, melainkan akibat penyesuaian kebijakan fiskal dan mekanisme penyaluran ke daerah.
Pemerintah memastikan kebijakan THR dan gaji ke-13 tetap berjalan, sementara realisasi pencairan di masing-masing daerah bergantung pada kesiapan administrasi pemerintah daerah.
Guru ASN diimbau terus memantau informasi resmi dan bersabar menunggu proses penyaluran hingga dana benar-benar masuk ke rekening masing-masing.***




