POJOKSATU.ID – Suasana penuh emosi menyelimuti lokasi rintisan Sekolah Rakyat (SR) di STIA LAN Pejompongan, Jakarta Pusat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya hadir untuk meninjau langsung kesiapan fasilitas, simulasi pembelajaran, serta berinteraksi dengan para calon siswa yang akan memulai babak baru dalam hidup mereka.

Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah ketika seorang remaja asal Jakarta Timur, Muhammad Al Jabar, berdialog dengan Seskab Teddy.

Remaja berusia 15 tahun tersebut tidak mampu membendung air matanya saat menceritakan kerasnya hidup yang selama ini ia jalani di jalanan.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Bantuan Bansos, Gus Ipul Targetkan KPM Mandiri Secara Ekonomi oleh Kemensos

Sebagai anak kelima dari enam bersaudara yang telah kehilangan ayah, Al Jabar terpaksa membantu ibunya yang bekerja sebagai buruh lepas dengan cara mengamen di area lampu merah Klender.

Keterbatasan ekonomi membuat Al Jabar sama sekali belum pernah mengenyam pendidikan formal sejak kecil. Begitu pula dengan adiknya yang hanya sempat mencicipi pendidikan anak usia dini.

Di hadapan Seskab Teddy, ia mengungkapkan kerinduan yang mendalam untuk bisa belajar dan meraih cita-citanya menjadi seorang anggota kepolisian.

Al Jabar merupakan bagian dari 77 calon siswa yang terjaring melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional serta penelusuran lapangan.

Baca Juga: Kemensos Dorong Kolaborasi Desa Hingga RT untuk Pemutakhiran Data Kemiskinan Agar Bansos Tepat Sasaran

Program ini menyasar anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki akses sekolah atau mereka yang terpaksa bekerja di jalanan.

Selain Al Jabar, Seskab Teddy juga berinteraksi dengan beberapa calon siswa lain yang memiliki latar belakang serupa, seperti:

Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy memberikan motivasi serta memastikan ketersediaan fasilitas penginapan dan asupan gizi yang layak bagi para siswa selama menempuh pendidikan.

Ia juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto yang berpesan agar anak-anak di Sekolah Rakyat terus menjaga semangat belajar dan kesehatan demi meraih masa depan yang gemilang.

Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan solusi konkret dan jalan harapan bagi anak-anak yang sebelumnya terputus dari akses pendidikan.

Ia berharap dengan tata kelola yang profesional, program ini dapat mencetak lulusan yang tangguh serta mampu menjadi pemimpin di masa depan.

Fasilitas SR di STIA LAN Pejompongan ini berfungsi sebagai lokasi tambahan untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Jakarta.***